Wujudkan Aparatur Sipil Negara Berkualitas Melalui Seleksi dengan Sistem Computer Assisted Test.

Wujudkan Aparatur Sipil Negara Berkualitas Melalui Seleksi dengan Sistem Computer Assisted Test.

(Tenggah) Sekdakab Kutai Barat saat mengikuti Dialog Interaktir RRI Sendawar. Kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sejak diberlakukannya seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). memberikan dampak persaingan yang lebih kompetitif dan transparan. Siapapun dan apapun latarbelakangnya sesuai dengan persyaratan boleh mengikutinya. Tidak menutup kemungkinan, bahwa Tes CPNS di Kutai Barat juga diikuti oleh peserta dari luar Kabupaten Kutai Barat.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menanggapi hal itu, bahwa bisa jadi kedepannya formasi Cpns pemerintahan Kutai Barat diisi oleh bukan putra-putri asli daerah, hal ini tidak bisa dipungkiri jika menggunakan sistem Computer Assisted Test ini. Namun dari sisi lain dapat menjadi peluang bagi putra putri Kutai Barat untuk mengisi formasi didaerah lain di Indonesia jika ada formasi tertentu yang tidak tersedia di Kutai Barat, seperti; menjadi ASN dan berkarir diluar daerah bahkan berkesempatan berkiprah di kementerian dan pemerintahan pusat.

“Provinsi Kaltim akan menjadi Ibukota Negara, maka persaingan akan semakin ketat, diharapkan seluruh putra-putri Daerah dapat menyiapkan diri dan bersaing selain untuk mengejar karir di Kutai Barat tetapi juga ikut mengejar karir diluar daerah seperti; dikementerian,” harapnya saat menjadi narasumber  pada acara dialog interaktif oleh RRI Sendawar, berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kutai Barat. Jumat, 06 Maret 2020.

Ditambahkan Sekdakab Kutai Barat, bahwa bukan hanya tes Cpns yang diadakan seleksi untuk mendapat orang yang tepat, bahkan kedepan untuk jabatan seorang kepala dinas pun dilakukan penyeleksian menggunakan sistem Komputerisasi.

“Sejak tahun 2017 untuk jabatan tinggi pratama diadakan dengan seleksi, maka untuk menjadi kepala dinas harus mengikuti seleksi. Oleh sebab itu bagi para ASN yang telah memenuhi syarat bisa mengikuti proses seleksi dengan salah satu syaratnya minimal telah 2 kali menduduki jabatan eselon III dan telah mengikuti pendidikan pim III,” terangnya.

Kemudian Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan Dan Pelatihan (BKP2D) Kutai Barat Nopandel  mengungkapkan tes Cpns dengan sistem CAT ditahun ini merupakan yang kedua kalinya. Selama pelaksanaannya sudah berjalan dengan baik dan sesuai jadwal dengan mengunakan metode sistem CAT dapat  mewujudkan PNS yang berkualitas.

“Menurut Badan Kepegawaian Nasional sistem CAT ini sangat adil, karena yang dari daerah berkesempatan untuk kepusat demikian sebaliknya dari pusat bisa kedaerah, jadi hasilnya dapat  terseleksi sesuai kompetensi dari personalnya tersaring dengan adil dan jujur agar semuanya punya hak yang sama,” tuturnya.

Ditambahkan Kepala BKP2D Kutai Barat menginformasikan, garis besar tapahan Tes CPNS  yang sedang berjalan di Kutai Barat, untuk tahun anggaran 2019 Kutai Barat menerima formasi sebanyak 159 berdasarkan Surat Keputusan MENPAN RB Nomor 757 Tahun 2019. Hingga saat ini pelaksanaan seleksi telah terlaksana tahapan I Seleksi Kompetisi Dasar (SKD)

“Untuk diketahui hasil pelaksanaan seleksi tahap I SKD pada tanggal 3 dan 4 februari 2020 lalu, peserta yang dinyatakan lulus passing grade berjumlah 338 orang peserta, dengan rincian sebagai berikut tenaga teknis 215 orang, tenaga kependidikan 38 orang dan kesehatan 85 orang”, jabarnya.

Dalam waktu dekat BKPPD Kutai Barat akan mengumumkan peserta yang lulus untuk mengikuti Tes Kompetensi Bidang tertentu sesuai pilihan. Untuk pelaksanaannya tes CPNS dengan sistem CAT tersebut BKPPD Kutai Barat menggunakan fasilitas SMKN 1 Sendawar Kutai Barat. Kominfo Dos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *