Wakil Bupati Serahkan 638 Sertifikat Progaram PTSL, Di Kecamatan Penyinggahan

(Dua kiri) Wakil Bupati Kutai Barat, simbolis, menyerahkan sartifikat kepemilikan Tanah warga penyinggahan Ilir. Foto: Hms 6 (Humas- Setdakab Kutai Barat).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat bersama BPN Kutai Barat menyerahkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara simbolis kepada dua perwakilan masyarakat masing-masing, di enam kampung wilayah Kecamatan Penyinggahan oleh Wakil Bupati Kutai Barat didampingi Anggota DPRD Kutai Barat Ellyson dan Sopiansyah serta Ketua BPN Kutai Barat Idrus Alaydrus. Di Gedung BPU RT 3 Kampung Penyinggahan Ilir. Rabu,  12 Agustus 2020.

Wabup Kutai Barat Edyanto Arkan mengatakan, Kita bersyukur melalui program pemerintah pusat yang dikombinasikan dengan pemerintah daerah terkait program PTSL. Pada 2019 ini Kutai Barat mendapat 1.700 sertifikat, salah satunya, sebanyak 638 sertifikat kepemilikan Tanah diserahkan kepada masyarakat yang tersebar, dienam kampung dalam wilayah Kecamatan Penyinggahan. Yakni, Penyinggahan Ulu, Penyinggahan Ilir, Tanjung Haur, Minta, Bakung dan Loa Deras.

“Pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyukseskan program PTSL. Tentunya ini merupakan kebahagian masyarakat Kutai Barat, mengingat arti pentingnya sertifikat itu, bahwa menandakan status kepemilikan tanah yang syah. Sertifikat ini bernilai guna sebagai modal bagi masyarakat untuk membuka usaha. “Hal ini juga bagian dari upaya terwujudnya Kutai Barat yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,”jelasnya.

Wabup Kutai Barat, mengajak masyarakat untuk mendukung progam PTSL ini. Sertifikat ini harus dirawat, dijaga dan bermanfaat. Bilamana dibuat agunan (jaminan), jangan untuk kredit konsumtif. Tapi manfaatkan untuk memulai hal yang produktif atau menambah modal untuk mengembangkan usahanya, jika diperlukan,”terangnya.

“Jangan dipinjamkan kepada pihak lain yang ingin meminjamnya dan tidak bertanggungjawab menjaminkan di bank. Tolong pak camat dan pak petinggi tolong diingatkan warganya,” pungkasnya.

Semantara menurut Kepala BPN Kutai Barat Idrus Alaydrus mengatakan PTSL ini merupakan program dari pusat, yang dapat terlaksana atas perjuangan pemerintah Kutai Barat saat ini. Untuk program PTSL, sudah dilaksanakan terhitung pada 2016 lalu. Untuk diketahui, pada 2017 BPN Kutai Barat telah melakukan sertifikasi PTSL ini sebanyak 8.500. Pada 2018 sebanyak 3.500 dan pada 2019 1.700.

Sedangkan pada 2020 ini, BPN telah melakukan pengukuran sekitar 3000 bidang, yang disertifikasi adalah 2.500 dan BPN diberi amanah untuk melakukan 20 ribu bidang lagi. “Tapi 20 ribu bidang ini, untuk wilayah Bongan dan Kabupaten Mahulu,”jelasnya.

Camat Penyinggahan Masranik menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Kutai Barat dan Wabup Kutai Barat. Program  PTSL ini merupakan salah salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kutai Barat kepada masyarakat terutama di enam kampung wilayah kecamatan Penyinggahan.

Penulis: Hms 6, Editor: Hermanto Y.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id