Tekan Angka Perkara Nakotika dengan Sosialisasi Bahaya Laten Narkotika di sekolah. Jum’at (16/08/2019)

Tekan Angka Perkara Nakotika dengan Sosialisasi Bahaya Laten Narkotika di sekolah. Jum’at (16/08/2019)

Juru Bicara Pengadilan Negeri Kutai Barat, Hario Purno Hantoro

KOMINFOKUBAR - SENDAWAR - Pengadilan Negeri Kabupaten Kutai Barat akan melaksanakan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Penyebarluasan Informasi Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba ke sekolah di Kutai Barat dan Mahakam Ulu, sosialisasi tersebut bertujuan agar siswa siswi dapat mengetahui  pengetahuan sejak dini tentang masalah bahaya narkoba dan kekerasan dalam rumah tangga.

Kegiatan tersebut dalam rangka mengurangi perkara narkotika dan tindak pidana. Karena selama ini di Pengadilan Negeri Kutai Barat perkara yang paling menonjol adalah untuk perkara pidana narkotika.

Ketua Pengadilan Negeri Kutai Barat, Jemmy Tanjung Utama menjelaskan, bahwa selama ini hampir 70 persen perkara di Pengadilan Negeri Kutai Barat adalah perkara narkotika, tidak hanya melibatkan orang dewasa, banyak juga usia anak-anak yang terlibat didalamnya, baik yang sudah putus sekolah maupun anak-anak yang masih aktif sekolah.

Pada tahun 2018 Pengadilan Negeri Kutai Barat menangani 185 perkara pidana dan mencapai 58 perkara perdata, semuanya sudah putus dan tuntas ditangani. Sedangkan pada tahun ini, sejak Januari hingga Juli sudah ada 95 perkara pidana masuk ke Pengadilan Negeri Kutai Barat, sedangkan gugatan dalam perkara perdata sudah masuk 33 gugatan.

“Untuk perkara perdata dan pidana yang masuk sejak Januari-Juli 2019, ada sebagian sudah putus, sebagian sedang berjalan. Kami berharap setelah dilakukan sosialisasi kesekolah-sekolah, tindak pidana narkotika semakin berkurang di Kutai Barat  dan Mahulu,” tandasnya.

Dilanjutkan oleh Hario Purno Hantoro selaku juru bicara, bahwa sosialisasi ini agar sekolah se-Kutai Barat dan Mahulu dapat menekan bahkan kedepan agar tidak ada lagi anak-anak sekolah yang terjatuh dalam dunia narkoba. “Anak sekolah atau dibawah umur adalah generasi harapan bangsa. Kewajiban kita semua untuk menyelamatkan mereka. Melalui sosialisasi langsung kesekolah-sekolah itu diharapkan efektif menekan bahaya laten narkoba. “Sehari lalu (Rabu 14 Agustus 2019), sudah menyempatkan diri mengunjungi beberapa sekolah di Ujoh Bilang, Kecamatn Long Bagun, Kabupaten Mahulu,” paparnya dalam konferensi pers, di Kantor Pengadilan Negeri Kutai Barat. Kominfo Lsr.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *