Penyuluh Stunting Diharapkan Peka dan Kontrubutif Dalam Program Kerja Nyata Untuk Mengiatkan Kembali dan Mengajak Masyarakat Untuk Rutin ke Posyandu (14/03/2019)

Penyuluh Stunting Diharapkan Peka dan Kontrubutif Dalam Program Kerja Nyata Untuk Mengiatkan Kembali dan Mengajak Masyarakat Untuk Rutin ke Posyandu (14/03/2019)

Ketua TP PPK Kutai Barat Yayuk Sri Rahayu Yapan, menyerahkan hadiah kepada juara Lomba Penyuluhan Stunting.Kominfo Lsr.diskominfokutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR - Ketua Tim Pengerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) resmi menutup Lomba Penyuluhan Stunting Tingkat Kabupaten, acara yang dipusatkan di Gedung PKK Kabupaten Kutai Barat berlangsung selama 2 hari (13-14 Maret 2019). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan motivasi kepada para kader penyuluh Stunting untuk mensosialisasikan pentingnya menanggulangi dampak Stunting bagi anak dimana kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama.

Rangkaian kegiatan sosialisasi dan lomba berhasi menetapkan 6 orang penyuluh terbaik  pemenang lomba Stunting yaitu juara I diraih Rahel Suharti asal Kecamatan Nyuatan, Juara II diraih atas nama Eva Yanti dari Kecamatan Muara Lawa. Juara III di raih oleh Mema Astarina asal Kecamatan Barong Tongkok. Kemudian pemenang Harapan I hingga III ialah Harapan III diraih oleh Rupina Reni asal Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Harapan II diraih Yunita Sari asal Kecamatan Bongan dan Harapan pertama diraih atas nama Sefta Agape Br. Barus asal Kecamatan Damai

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Sehingga, anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir. Dan juga Kekurangan gizi dalam waktu lama itu terjadi sejak janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1.000 Hari Pertama Kelahiran).

Ketua TP-PKK Kutai Barat Yayuk Sri Rahayu Yapan mengajak, seluruh masyarakat Kutai Barat agar rutin ke Posyandu untuk melakukan vaksin dan pemeriksaan sesuai tahapan khususnya anak dan Ibu Hamil untuk mencegah meningkatnya Stunting, Jumlah stuntingnya di Indonesia tertinggi di Asia Negara oleh sebeb itu stunting ini menjadi program prioritas. “Selain rutin melakukan pemeriksaan, orangtua harus memberi pemahaman yang benar dan penting kepada anaknya agar selalu mencuci tangan sebelum makan serta memakan sayur-sayuran atau menerapakan pola makan 4 sehat 5 sempurna,” himbaunya

"Maka dari itu TP-PKK Kecamatan maupun Kampung adalah ujung tombak untuk menerapkan ilmu dan tularkan kepada masyarakat agar tahu apa artinya stunting," tambah ketua TP PKK Kutai Barat.

Sementara Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua Pokja 4, Sumiati, menegaskan kepada seluruh Kader TP-PKK dan para pemenang Penyuluh Stunting agar peka dan kontrubutif dalam program kerja secara nyata untuk mengiatkan kembali dan mengajak masyarakat untuk rutin ke posyandu. “Jangan pernah jenuh memberikan pehamanam kepada anak dan ibu hamil serta terus memberikan yang terbaik demi kepentingan masyarakat banyak," tutupnya. Kominfo Lsr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

kubar

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemkab@kutaibaratkab.go.id