Mou Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang Untuk Fasilitas Umum dan Perkebunan Sawit

Bupati Kutai Barat, Saat menandatangai MoU. Foto: Andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, melakukan kegiatan Penandatanganan Nota kesepahaman (MoU) PT Gunung Bayan Pratama Coal dengan Pemerintah Kutai Barat tentang pemanfaatan lahan bekas Tambang untuk fasilitas umum dan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara  dengan PT Gunung Bayan Pratama Coal dengan kelompok Tani Kemank Maju Mandiri Kampung Mancong Kecamatan Jempang tentang pemanfaatan lahan bekas tambang untuk perkebunan kelapa sawit. Kegiatan  berlangsung di Balai Agung Aji Tullur Jejangkat. Selasa (9/2)

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, terjalinnya kerja sama ini dapat mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat sesuai misi pembangunan Kabupaten kutai Barat pada butir yang keempat pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan dan sektor ekonomi potensial dalam upaya untuk penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat dengan tetap memperhatikan  kelestarian lingkungan hidup.

Berbagai kegiatan pembangunan mulai dari kawasan perkampungan hingga menuju pusat Ibu kota Kabupaten terus dilakukan oleh Pemerintah  Kutai Barat. Demi suksesnya pembangunan dan penyelenggaraan Pemerintah tentu saja dibutuhkan sinergi dari seluruh elemen termasuk perusahaan dan masyarakat semua harus ambil bagian.

Adanya sinergitas yang baik dari perusahaan dan masyarakat melalui kerja sama multi pihak seperti hari ini diharapkan akan menjadi salah satu boster pembangunan daerah yang dapat memacu gerak pembangunan.

Bupati berpesan, “Lahan yang diberikan perusahaan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat melalui kelompok tani untuk penanaman kelapa sawit sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat demikian juga pemanfaatan lahan oleh perangkat daerah terkait seperti; Dinas pariwisata, Dinas pertanian dan Dinas perikanan yang juga mendapat lahan untuk pengelolaan pertanian, perkebunan dan sektor pariwisata.”

Sementara manajemen  PT Gunung Bayan Pratama Coal Yulianus Harto mengatakan, PT Gunung Bayan Pratama adalah pemegang ijin PKP2B pertambangan wilayah kecamatan jempang, siluq murai dan Muara Pahu kegiatan pertambangan dimulai sejak dari awal tahapan explorasi sudah dimulai sejak tahun 1993 dan kegiatan produksi dimulai pada tahun 1998 hingga sampai pada saat ini memasuki tahap penutupan tambang yang dimulai pada tahun 2020 untuk itu dalam mensukseskan rencana penutupan ini selalu berkomunikasi dengan pemerintah kaupaten Kutai Barat untuk pemanfaatan lahan Bekas Tambang tersebut.

program pasca tambang ada berbagai hal dan rencana pemanfaatan yang sangat dibutuhkan kerja sama dengan para pihak, baik masyarakat maupun pemerintah Kutai Barat agar peruntukannya dapat dimanfaatkan secara maksimal baik untuk objek wisata,  perkebunan Karet, perkebunan Sawit, untuk fasilitas umum dan lahan TNI.

“Khusus untuk perkebunan kelapa sawit sesuai dengan perjanjian yang sudah ada dengan Kampung Mancong sebesar 300 hektar dan saat ini dilakukan serah terima awal sebanyak 64 hektar sisanya akan diberikan secara berkala,” terang Yulianto Harto.

Penulis : Andreas, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id