Proses Belajar Siswa, Masih Menunggu Kebijakan Pemerintah.

Proses Belajar Siswa, Masih Menunggu Kebijakan Pemerintah.

SMAN 1 Sendawar, Tanpak Depan. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tahun ajaran baru 2020, SMAN 1 Sendawar siap menampung 252 siswa baru dan menfokuskan jalur zonasi, menerima 90 persen kuota jalur zonasi, 5 persen jalur prestasi dan juga 5 persen jalur perpindahan.

Kepala SMAN 1 Sendawar H Agus Johansyah menjelaskan, bahwa pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 secara online dan juga dilakukan secara offline untuk membantu para siswa sesuai kesepakatan panitia PPDB. Rabu 08 Juli 2020.

"Untuk proses PPDB, pihak sekolah menyediakan fasilitas komputer dan pendampingan oleh para guru untuk membantu calon siswa yang kesulitan saat PPDB dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," terangnya.

Di terangkan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan PT Telkom untuk mempermudah dan memperlancar jaringan internet dalam proses pendaftaran dan daftar ulang.

”Penerimaan offline bukan secara manual, namun siswa yang kesulitan mengakses untuk masuk aplikasi pendaftaran, pihak sekolah menyiapkan komputer dan guru pendamping untuk langsung mengarahkan dan membantu para siswa melakukan pendaftaran serta memasukan data calon siswa secara online,” ungkapnya.

H Agus Johansyah mengatakan hingga saat ini sudah banyak para siswa yang mengambil formulir daftar ulang. "Kalau  sudah mulai dikirim kembali formulirnya barulah kami bisa mengetahui jumlah siswa yang diterima. Karena bisa saja siswa mendaftar di SMAN 1 tetapi ketika mendaftar ulang, siswa tersebut memilih sekolah lain."

Lebih lanjut diungkapkannya SMAN 1 Sendawar memiliki fasilitas yang lengkap serta staf pengajar yang profesional, yang terdiri dari 21 ruang kelas, dan didukung fasilitas ruang UKS, perpustakaan, ruang agama, koperasi, 4 kantin, laboratorium biologi, laboratorium fisika, laboratorium komputer, aula, lapangan basket, voli, dan futsal. Juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler OSIS, Pramuka, PMR, lingkungan hidup, paduan suara, PIKR, dan kesenian.

“Sesuai kalender pendidikan pada 13 Juli siswa sudah aktif belajar. Namun  belum mengetahui apakah akan dilakukan belajar tatap muka atau masih belajar secara online. Dan saat ini kami menunggu edaran pemerintah. Karena dalam proses belajar mengajar kami tetap mengacu kepada keputusan pemerintah terkait protokol kesehatan saat pandemi. Intinya pihak sekolah sudah melakukan penerimaan siswa sesuai tahapan, untuk proses belajar dilakukan tatap muka atau online sekali lagi menunggu keputusan,” ujarnya.

 

Penulis : Lilis, Editor: Hermanto Y.

Ditenggah Wabah Covid-19, Sekolah Tetap Selenggarakan Ujian Secara Online.

Ditenggah Wabah Covid-19, Sekolah Tetap Selenggarakan Ujian Secara Online.

Salah satu sekolah yang menyerahkan soal ujian kepada siswinya karena tidak bisa secara online. Foto: Emilia (SDN 006 Linggang Kebut)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Ditengah wabah Pandemi Covid-19, pada hari ini Selasa, (02/06) sekolah-sekolah di Kutai Barat tetap menyelenggarakan  ujian atau ulangan dirumah dengan diawasi oleh orangtua namun memakai atribut lengkap sekolah. Selasa (02/6/2020)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat Silvanus Ngampun mengatakan, belajar dari rumah atau Learn From Home (LFH) masih dilaksanakan sampai ada kebijakan baru dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atau kebijakan Pemerintah Kutai Barat melalui Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Kutai Barat.

"Ujian dirumah secara daring atau ujian online diperbolehkan karena tidak boleh mengumpulkan siswa-siswi di sekolah dan cara ujiannya secara teknis diserahkan kepada Kepala Sekolah masing-masing," ungkap Kadisdik.

Dikatakan salah satu orangtua siswa SD 001 Linggang Bigung, untuk pengambilan soal ulangan orangtua dan anak mengambil kesekolah lalu pelaksanaan ulangan anak difoto dan dikirim ke wali kelas. Lalu usai menyelesaikan soal orangtua mengantar kembali kesekolah atau kerumah wali murid.

"Ya hari ini dikasih 3 soal untuk 3 hari, hari Kamis dikumpulkan lalu diberikan soal berikutnya," ujar Lili seorang ibu dari salah satu siswa di SDN 001 Linggang Bigung.

Dalam konfirmasi via whatshap orangtua siswa SD Katolik, juga mengatakan anaknya melakukan ulangan dirumah pakai google classroom sehari 2 mata pelajaran. "Iya benar ulangannya dirumah dengan diawasi orangtua dan pelaksanaan ulangannya hingga hari jumat dan absen secara online atau melaui aplikasi WhatsAap," terang Hetty.

"Masing-masing kelas dibuatkan grup aplikasi WhatsAap sehari sebelumnya dan sudah dibagikan jadwal ulangan. Nanti saat anak-anak mengerjakan soal difoto terus dikirim kegurunya sekalian sama jawaban soal ulangannya dengan batas waktu. Foto anak sedang mengerjakan soal itu sebagai laporan kesekolah yang nanti disampaikan ke-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat sebagai laporan," beber orangtua murid SDN 004 Melak.

Sementara Kepala Sekolah SDN 006 Linggang Kebut Syofiah dikonfirmasi malalui telepon, menjelaskan ujian telah dilaksanakan dan sekarang sedang melakukan ulangan semester II dengan beberapa prosedure yang orangtua siswa dapat memilih.

"Ujian online atau melalui aplikasi WhatsAap, jika tidak ada sarana handphone maka siswa atau orangtua mengambil dan mengantar soal kesekolah atau wali kelas yang mengantar paket soal semester 2 kerumah siswanya," pungkas Kepsek SDN 006 Linggang Kebut ini.

Penulis  : Lilis, Editor  : Hermanto Y.

Serahkan 350 Unit Labtop Bagi Penyelenggara Pendidikan di Kutai Barat.

Serahkan 350 Unit Labtop Bagi Penyelenggara Pendidikan di Kutai Barat.

(Simbolis) Wakil Bupati Kutai Barat serahkan Lebtop bagi Penyelenggara Pendidikan di Kutai Barat. Kominfo Rwn. Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyerahkan 350 unit labtop untuk Paud/Tk,SD/MI,SMP/MTS dan 6 set Perlengkapan UNBK sekolah tingkat SMP, untuk perangkat Pendidikan di Kutai Barat, dalam 1 setnya terdapat 21 unit perangkat, yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kutai Barat, kepada para perwakilan sekolah, di kantor Setdakab Kutai Barat. Kamis, 28 Mei 2020.

Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan usai menyerahkan mengatakan, “kedepannya labtop yang diberikan ini bisa memberikan bermanfaat bagi guru-guru selaku penyelenggara pendidikan di Kutai Barat. Terutama sekarang dikondisi wabah seperti ini, yang mewajibkan guru mempunyai labtop agar bisa mengajar dengan sistem online.

“Dinas pendidikan dan kebudayaan Kutai Barat dapat menambah kuota labtop tersebut agar seluruh guru dilingkungan pendidikan dan kebudayaan Kutai Barat semuanya memiliki labtop dan ingat ini barang pemerintah jadi tolong dijaga sebaik mungkin,”tuturnya.

Sementara menurut Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat Ngampun menjelaskan “kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan utamanya untuk program Ujian Nasional, adanya sistem yang terintegrasi langsung dengan aplikasi-aplikasi Pendidikan, yang nantinya akan mempermudah sekolah untuk melakukan pelaksanaan kegiatan Ujian Nasional.

“Dengan sarana yang diberikan ini proses belajar-mengajar melalui teknologi informasi (IT) ini, kian menjadi menarik dan tentunya semoga guru-guru yang belum menguasainya dengan adanya pembagian labtop ini memunculkan rasa semangat dan juga keingintahuannya yang tinggi untuk mempelajari teknologi ini,” terangnya. Kominfo Rwn.

kubar

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id