Pemberian Bantuan Sosial Bagi Anak Yatim Akibat Pandemi Covid -19.

Pemberian Bantuan Sosial Bagi Anak Yatim Akibat Pandemi Covid -19.

Kepala Dinas Sosial Kutai Barat saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada anak yatim akibat pandemi covid-19. foto  : Aryo (Dinkominfo).

 

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR.  Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Sosial berkerja sama dengan kementrian sosial yang di wakili oleh Balai Besar Kartini Temanggung Jawa Tengah menggelar acara penyerahan bantuan sosial bagi para anak yatim akibat pandemi covid–19, dalam kesempatan itu juga diserahkan sejumlah bantuan makanan untuk meninggkatkan nutrisi bagi anak–anak melalui LKSA Tas Bunga Kasih bertempat di gedung Lamin RI kapling kelurahan Simpang Raya kecamatan Barong Tongkok, kamis (25/11).

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Sosial Kutai Barat Ampeng mengatakan, “pemerintah sangat mengapresiasi atas perhatian sarta uluran tangan pemerintah pusat bagi anak–anak yatim, serta juga atas bantuan berupa makanan untuk meningkatkan nutrisi bagi anak – anak,” lebih lanjut ia juga berharap agar program atau kegiatan seperti ini akan terus dilakukan tidak hanya menjangkau wilayah ibukota kabupaten tetapi juga menjangkau seluruh wilayah Kutai Barat. “ karena ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat terhadap tumbuh kembang anak–anak, apalagi para anak yatim akibat pandemi covid–19 ini “ ungkapnya.

Adapaun bantuan bagi para anak yatim ini akan disalurkan melalui bank Syariah Indonesia dengan jumlah penerima 30 orang anak yatim, total bantuan sebasar Rp. 21.600.000.- untuk tiga bulan yakni dari bulan Oktober hingga Desember 2021.

Balai Besar Kartini Temanggung merupakan salah satu balai dibawah kementrian sosial yang wilayah kerjanya meliputi kabupaten Kutai Barat, adapun layanan sosial yang diberikan berupa bantuan sosial, bantuan peralatan penunjang bagi penyandang disabilitas serta berbagai jenis bantuan sosial lainya.

 

Penulis  : Aryo. Editor  : Emanuel

Turunnya Level PPKM, Wabup Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Turunnya Level PPKM, Wabup Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Wakil Bupati Kutai Barat saat menyampaikan    perkembangan PPKM di Kutai Barat pada Media Kominfokubar. Foto : Lilis (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR–SENDAWAR. Sudah turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Kutai Barat ke level 2 menjadikannya berada di wilayah zona kuning penyebaran Corona Virus Diseace (Covid-19),  dengan turunnya level tersebut, diharapkan tidak dijadikan alasan oleh masyarakat untuk menurunkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes). “Saat ini Kutai Barat sudah berada di level 2 PPKM, dan memang masih termasuk dalam zona kuning,” ungkap Wakil Bupati Kutai Barat, Edyanto Arkan, Rabu (24/11).

Ditambahkannya, turun level PPKM ini bukan berarti sudah bebas sepenuhnya dari pandemi Covid-19, Oleh karenanya diminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes  serta mengikuti anjuran dan imbauan yang terus dilaksanakan oleh pemerintah guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang masih mungkin bisa terjadi.

Langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan kasus yang masih mungkin terjadi tersebut adalah tetap menghimbau masyarakat menjalankan prokes. Selain itu, upaya lainnya adalah dengan mempercepat vaksinasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Upaya tetap menjalankan prokes secara disiplin ini diharapkan menjadi penangkal dalam bertambahnya kasus, upaya menjalankan prokes ini harus tumbuh dari kesadaran diri masing-masing terutamanya dalam menggunakan masker dan menjaga jarak, tandasnya.

 

Penulis  : Lilis.  Editor  : Emanuel

Polres Kutai Barat, Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Polres Kutai Barat, Salurkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

(Kanan) Kapolres Kutai Barat, Simbolis saat menyerahkan bantuan sosial. Foto: Dok. Humas Polres

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Membantu masyarakat Kutai Barat dalam kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III, terutama bagi yang terdampak Corona Virus Diseace (Covid 19), Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) secara serentak berupa barang kebutuhan pokok. Kamis (14/10).

Kapolres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo menerangkan, bahwa telah melaksanakan kegiatan penyerahan bansos ini sejak Selasa, 12 Oktober 2021 kemarin dan pelaksanaan distribusi bansos tersebut dipimpin langsung oleh Tim Supervisi Polda Kalimantan Timur (Kaltim),

Dijelaskan lebih lanjut bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini, ditinjau langsung oleh Dir Tahti Polda Kaltim AKBP Edy Setyanto Erning didampingi seluruh Bhabinkamtibmas Polsek jajaran Polres Kutai Barat, berupa barang kebutuhan pokok yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

Pendistribusian bantuan sosial dan calon penerima bansos tersebut sebanyak 20 ton beras. Dan bantuan yang disalurkan sesuai dengan data alokasi dan didistribusikan kemasyarakat yakni perorang/Ktp mendapat 10 Kg Beras. “Kemarin telah didistribusikan kekampung Bangun Sari dan Purwodadi Kecamatan Linggang Bigung dan selanjutnya tata cara pendistribusian kepada masyarakat dilaksanakan jajaran Polsek oleh Bhabinkamtibmas,” pungkas Kapolres.

 

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Optimis Capai Herd Immunity, Pemerintah Kutai Barat Percepat Vaksinasi Dewasa Dan Anak-Anak Sekolah

Optimis Capai Herd Immunity, Pemerintah Kutai Barat Percepat Vaksinasi Dewasa Dan Anak-Anak Sekolah

Kegiatan Vaksin di Kecamatan Jempang. Foto: Andreas (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Untuk menciptakan herd Immunity ditengah pandemi Pemerintah Kutai Barat terus berupaya melalui dinas terkait, dengan percepatan vaksinasi mulai dari pusat kota Kabupaten hingga kedaerah-daerah terpencil, salah satunya melalui Puskesmas Tanjung Isuy Kecamatan Jempang yang melaksanakan vasksinasi jenis Sinovac kepada 300 warga dengan usia dewasa dan lansia serta 100 vaksinasi untuk Anak-anak usia 12-17. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Jempang Kabupaten Kutai Barat.  Selasa (12/10)

Kasi Pemerintahan Setiawan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah daerah terutama satuan tugas penanganan Covid-19 kabupaten dan kecamatan yang telah menyediakan jenis Vaksin kepada anak-anak usia sekolah terutama pada saat ini sudah dimulainya sekolah tatap muka. “Upaya dilakukakannya vaksinasi saat ini, selain untuk kekebalan atau imunitas setiap orang juga dapat membantu orang tua wali siswa dan siswa agar merasa tidak kawatir selama melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasanya dan terbatas,” jelasnya

Terima kasih pula kepada para tenaga kesehatan yang bertugas melaksanakan kegiatan vaksinasi pada hari ini sehingga segala kegiatan publik bisa segera berjalan seperti biasa. Menurutnya untuk warga masyarakat kecamatan Jempang sampai hari ini terdata sebanyak  3.606 orang yang sudah divaksin.

Ia juga memberikan apresisiasi kepada masyarkat yang sangat antusias untuk mengikuti kegiatan vaksin hari ini, untuk masyarakat kecamatan Jempang yang masih belum dan tidak sempat mendapatkan jatah vaksin pada hari ini, supaya tidak kawatir karena akan disediakan secepatnya.

“Vaksinasi ini wajib bagi setiap warga masyarakat di masa pandemi ini, untuk masyarakat di kecamatan Jempang yang belum vaksin akan segera mendapatkan vaksin, dan tidak perlu takut karena saat ini semua jenis vaksin sudah melewati uji klinis serta persetujuan BPOM dan LPPOM MUI sehingga sudah aman walaupun ada beberapa efek samping yang berbeda bagi setiap orang dan masih dalam batas normal,” pungkasnya.

 

Penulis: Andreas, Editor: Hermanto

Bantu Pulihkan Perekonomian Masyarakat, Kodim 091/KBR, Salurkan Dana Bantuan Tunai Bagi Pedagang Kaki Lima Dan Warung

Bantu Pulihkan Perekonomian Masyarakat, Kodim 091/KBR, Salurkan Dana Bantuan Tunai Bagi Pedagang Kaki Lima Dan Warung

(Tiga dari kiri) Plt Asisten II Setdakab Kutai Barat, simbolis menyerahkan bantuan. Foto: Lilis (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat bersinergi dengan Komando Distrik Militer (Kodim 0912) Kutai Barat melaksanakan Penyaluran Dana Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) upaya membantu Pelaku Usaha Mikro (PUM) dalam Wilayah Kodim 0912/KBR akibat dari dampak Corona Virus Diseace (Covid 19).

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setdakab Kutai Barat Nopandel menyampaikan, pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Kutai Barat dengan Kodim 0912 Kutai Barat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pandemi covid-19 bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ikut terdampak, oleh sebab itu pemerintah bersama Kodim 0912/KBR memberikan bantuan bagi UMKM berupa penyaluran program Bantuan Tunai  BTPKLW.

Pemberian bantuan ini merupakan bentuk responsif dari TNI, kepedulian kepada masyarakat untuk dapat memulihkan dan meningkatkan gerakan roda perekonomian di Kutai Barat terutama ekonomi masyarakat ditingkat bawah. “Ini merupakan upaya pemerintah sesuai  Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 27 dan Nomor 28 Tahun 2021, terutama bagi para penerima bantuan PKL dan Warung yang belum mendapatkan bantuan, melalui skema Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM), yang mana bantuan ini sebagai kompensasi atas kerugian ekonomi akibat PPKM,” ungkapnya usai penyerahan penyaluran BTPKLW secara simbolis, Jumat (08/10) pagi.

Ditambahkannya sebagai bentuk apresiasi atas kerjasama dan kontribusi Kodim 0912/KBR dalam melaksanakan program Pemerintah Daerah khususnya dalam bidang Pertahanan dan Keamanan yang bersinergi juga dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Kutai Barat. “Atas nama Pemerintah Kutai Barat, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada TNI/POLRI, atas perhatian Kodim 0912/KBR melalui kegiatan penyaluran bantuan ini yang ditargetkan bagi pelaku UMKM,” Jelasnya.

Sementara menurut, Komandan Kodim (Dandim) 0912/KBR Lektol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo mengungkapkan,  program BTPKLW ini adalah program dari Pemerintah Pusat,  berupa bantuan langsung tunai  dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Kodim 0912/KBR.

Diterangkannya bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini khusus untuk wilayah Kodim 0912/Kbr berupa bantuan tunai  BTPKLW sebanyak 799 masyarakat pelaku usaha kecil menengah dengan besaran nilai yakni sebanyak Rp 1.200 juta per-PKl/Warung. “Sebelum bulan Oktober berakhir diusahakan  sudah semua tersalurkan kepada masyrakat penerima secara penuh tanpa pemotongan atau biaya tambahan,” terangnya.

Dengan adanya bantuan ini dapat kembali mengembangkan usaha kecil masyarakat dan dapat mampu bertahan dalam perekonomiannya selama covid 19, kepada seluruh masyarakat Kutai Barat agar tetap menerapkan dan mengutamakan Protokol Kesehatan (Prokes) walaupun Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dilevel 3 yang semula dilevel 4. “Mari bersama-sama dalam beraktivitas sehari-hari tetap menerapkan prokes, agar covid 19 segera berakhir dan ekonomi masyarakat dapat kembali normal serta lebih berkembang kedepannya,”pungkasnya.

 

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Tempat Wisata Sudah Mulai Dibuka Untuk Umum, Dengan Prokes Ketat

Tempat Wisata Sudah Mulai Dibuka Untuk Umum, Dengan Prokes Ketat

Salah satu objek wisata di Kutai Barat, Air Hemaq Beniung. Foto: Lilis (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Surat Edaran nomor : 965 / Sek.746 / Stg-Kbr / IX / 2021, Tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III, untuk pencegahan, pengendalian dan penanganan pandemi corona virus disease-2019 di Kabupaten Kutai Barat yang berlaku secara efektif sejak tanggal 21 September sampai dengan 04 Oktober 2021 ini, masih memberikan beberapa kelonggaran bagi pengelola tempat-tempat wisata atau dapat beroperasi dengan tetap dilakukan pembatasan dan wajib menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

Beberapa tempat wisata yang ada di Kutai Barat, salah satunya wisata Air Hemaq Beniung sudah mulai dibuka kembali, namun pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan. “Untuk tempat wisata air Hemaq Beniung ini memang sudah mulai kami buka sejak 3 minggu yang lalu, tetapi baru minggu kemarin dibuka untuk umum dan bisa menerima pengunjung,” ungkap Hendrikus pengelola tempat wisata, saat dihubungi. Minggu (03/10).

Menurut Hendrikus, meskipun sudah dibuka, para pengunjung yang ingin masuk tetap diwajibkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, pihak pengelola pun juga sudah menyiapkan beberapa fasilitas prokes seperti; tempat cuci tangan di beberapa titik.

“Untuk kesiapan dan fasilitas prokes, sudah dari jauh hari memang dipersiapkan, sesuai surat edaran tersebut, sebagai pengelola tempat wisata kita sudah menyesuaikan. Dapat dibuka dengan kapasitas 50 persen dengan prokes ketat. Kita menyambut baik hal ini, dan para pengunjung  tetap harus menjalankan prokes ketat juga sesuai imbauan pemerintah,” terangnya mengimbau.

Dengan mulai dibukanya tempat wisata ini, dapat kembali meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, yang mana selama pandemi Corona Virus Diseace (Covid-19) meningkat di Kutai Barat, perekonomian masyarakat ikut terdampak khususnya tempat-tempat wisata.

“Harapan kita pandemi ini bisa segera berakhir, sehingga seluruh kegiatan bisa berjalan normal kembali. Terutama semakin meningkatnya kunjungan wisatawan lokal ke tempat-tempat wisata. Sebab, tempat wisata ini merupakan salah satu upaya meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Pesan Menteri Keuangan, Teruslah Menjaga Akuntabilitas Keuangan Negara Dalam Menangani Covid 19.

Pesan Menteri Keuangan, Teruslah Menjaga Akuntabilitas Keuangan Negara Dalam Menangani Covid 19.

Mentri Keuangan Republik Indonesia, saat buka melaksanakan Rakernas Akuntansi. Foto: Andreas (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kementrian Keuangan Republik Indonesia melaksanakan Rakernas Akuntansi dan pelaporan Keuangan Pemerintah dengan tema Bangkitkan Ekonomi, Pulihkan Negeri, Bersama Hadapi Pandemi. Pemerintah Kutai Barat diwakili oleh Asisten III bidang Administrasi Umum Setdakab Kutai Barat melalui zoom di ruang Diklat Setdakab Kutai Barat. Selasa (14/9)

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah baik pusat maupun daerah akan terus menjaga akuntabilitas keuangan negara dalam rangka penanganan pandemi COVID-19 dengan melibatkan para penegak hukum. “Pemerintah bekerja keras menggunakan instrumen APBN untuk meringankan dan memulihkan ekonomi. Kita menggunakan resources ini harus dipertanggung jawabkan,” jelasnya.

Pemerintah dengan lembaga penegak hukum terus bersinergi dalam mengawal akuntabilitas keuangan negara ini,  pelibatan lembaga-lembaga penegak hukum seperti; Polri, Kejaksaan Agung, KPK, BPK RI, BPKP dan LKPP. dilakukan dalam rangka menghindari potensi terjadinya risiko penyelewengan terhadap uang negara yang pada akhirnya mengurangi efektivitas program pemerintah.

“Kita memahami akan terjadi adanya risiko penggunaan uang negara sehingga dalam perencanaan dan pelaksanaan melibatkan lembaga penegak hukum, mengatur keuangan negara ditengah krisis sangat tidak mudah mengingat banyak Kementerian/Lembaga (K/L) yang secara tiba-tiba harus dilakukan refocusing terhadap anggarannya,” tegasnya.

“Terlebih lagi, beberapa K/L juga mendadak mendapat anggaran sangat besar karena harus menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Sosial, Kemenkop UKM, dan BNPB. Terima kasih kepada seluruh pimpinan K/L dan pemerintah daerah yang  menghadapi situasi luar biasa sungguh tidak mudah,” tambahnya.

Meski demikian, Sri Mulyani menyatakan K/L dan pemerintah daerah telah mampu melewati tantangan dalam menjaga akuntabilitas keuangan negara pada tahun lalu. Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2020 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI dengan 84 Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKKL) dari 86 LKKL atau 97,7 persen dan satu Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) beropini WTP.

“Opini WTP turut diberikan kepada 486 pemerintah daerah dari 542 pemda atau 89,7 persen yang terdiri dari 33 provinsi, 88 pemerintah kota, dan 365 pemerintah kabupaten. Peningkatan kualitas laporan keuangan pada situasi extraordinary merupakan prestasi yang tidak mudah dan tidak sederhana, Saya sampaikan penghargaan untuk seluruh K/L dan pemda yang terus menjaga keuangan negara dan membangun tata kelolanya,” Pungkas Menkeu Sri Mulyani.

 

Penulis: Andreas, Editor: Hermanto

Tingkatkan Pelayanan Publik Untuk Kenyamanan Penumpang Dimasa Pandemi

Tingkatkan Pelayanan Publik Untuk Kenyamanan Penumpang Dimasa Pandemi

(Depan) Plt. Asisten I Setdakab Kutai Barat, Saat berdiskusi dengan stakeholders UPBU Melalan Kutai Barat. Foto: Reynaldi (Dinkominfo)

KOMINFOKUTAIBARAT-SENDAWAR, Unit Penyelenggara Bandara Melalan (UPBU) Kutai Barat menggelar acara Coffee Morning dalam rangka Rapat Komite Airport Security Program (ASP) dan Import Emergency Plan (AEP), di Kantor UPBU Melalan Melak. Senin (13/9).

Seperti yang diketahui sebagai penerbangan perintis saat ini, hanya tersedia Susi Air dari Bandara Melalan ke Bandara Datah Dawai dan Airfast Charter sedangkan untuk penerbangan reguler belum bisa berjalan selain tingkat probabilitas kurang pasti dikarenakan masih masa pandemi cobvid-19, sehingga maskapai-maskapai lain belum membuka rute baru.

Plt. Asisten I Setdakab Kutai Barat Faustinus Syaidirahman mengatakan,  melalui kegiatan ini bukan hanya mempererat tali silaturahmi saja, tetapi  dapat pula sebagai ajang untuk bertukar pikiran, meningkatkan koordinasi antara Pemerintah Kutai Barat bersama dengan UPBU Melalan dan pihak terkaitnya.

Kepada UPBU untuk tetap dapat meningkatkan sinegritas dengan para pihak sebagai bentuk antisipasi terhadap keadaan darurat jika terjadi dalam penerbangan di wilayah Kutai Barat. “Selanjutnya terus tingkatkan pelayanan publik yang maksimal sekalipun hanya melayani penerbangan perintis, agar para penumpang dapat merasakan kenyamanan saat berada di bandara Melalan,” jelasnya.

“Acar yang dikemas sambil menikmati kopi pagi ini, kiranya juga dapat saling bertukar pikiran dan memberikan masukan untuk kemajuan pelayanan bandara diwilayah Kutai Barat kedepannya,” tegasnyanya berharap.

Kepala Bandara Melalan Kutai Barat Hendra Rohman mengatakan, dalam hal kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi berkaitan dengan jalur udara di Kutai Barat  pihak bandara selalu sigap akan hal tersebut. “Dan melalui perbincangan santai kita di pagi hari ini kiranya dapat menghasilkan inovasi dan mencapai tujuan kita untuk keselamatan penerbangan dan tata kelola bandara di masa pandemi ini,” pungkasnya.

 

Penulis: Reynaldi, Editor: Hermanto

Presiden RI, Tinjau Kegiatan Vaksinasi Serentak Dikaltim

Presiden RI, Tinjau Kegiatan Vaksinasi Serentak Dikaltim

Presiden RI, Saat memberikan arahan kepada penyelenggara Vaksinasi di 9 Kabupaten/Kota di Kaltim. Foto: (Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Launching Vaksin Moderna di Kalimantan Timur (Kaltim) 9 Kabupaten/kota serentak laksanakan vaksinasi Se Kalimantan Timur dengan sasarn sebanyak 24 ribu vaksin dan Kutai Barat sendiri diikuti sebayak 2.313 peserta yang mendaftar untuk divaksin jenis Moderna, yang ditinjau langsung Bapak Presiden Republik Indonesia dari Samarinda melalui Aplikasi Zoom. Selasa, (24/8).

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, usai meninjau dan menyapaikan arahan secara daring berlangsung dari Kota Samarnda, mengatakan kegiatan vaksinasi ini merupakan upaya untuk mencapai kekebalan komunal terutama di Provinsi Kalimantan Timur.

“Pagi hari ini saya melihat ada 9 Kabupaten/Kota di Kaltim yang melaksanakan Vaksinasi secara bersamaan, sebayak 24 ribu vasin yang akan disuntikkan, kita berharap kegiatan ini berjalan lancar dan segera terbangun kekebalan komunal di seluruh provinsi Kalimantan Timur,” harapnya. “Diharapkan pula,  penyebaran Covid-19 dapat segera dikurangi dan dihilangkan dari provinsi ini,” tambahnya.

Dikesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga mengatakan kegiatan vaksinasi untuk umum di Kutai Barat, dilaksanakan secara serentak dengan sasaran 2.313 peserta,  untuk masyarakat pusat Kota Sendawar dilaksanakan di Alun-alun Itho sebanyak 700 peserta, di Kecamatan Bongan bekerja sama dengan Polres Kutai Barat sebanyak 400 Peserta dan 19 Puskesmas di Kutai Barat.

“Melihat banyaknya minat masyarakat untuk mengikuti kegiatan vaksin, kami akan tetap melayani dan kemungkinan jumlah yang terdaftar akan meningkat, mohon penambahan vaksinnya,”ungkapnya dihadapan Presiden.

Penulis: Lilis, Editor : Hermanto

Wakil Bupati Kutai Barat, Tinjau Kegiatan Vaksinasi Di Alun-Alun Itho Sendawar

Wakil Bupati Kutai Barat, Tinjau Kegiatan Vaksinasi Di Alun-Alun Itho Sendawar

Kegiatan Vaksinasi di Kutai Barat. Foto (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kutai Barat laksanakan kegiatan vaksinasi serentak untuk umum di Kutai Barat sebanyak 2.313 yang terdaftar, untuk masyarakat dalam Kota Sendawar dipusatkan di Alun-alun Itho Sendawar, masyarakat Kecamatan Bongan dipusatkan di Kampung Jambuq Makmur dan  tiap-tiap Puskesmas. Selasa (24/8).

Usai meninjau kegiatan Vaksinasi di Alun-alun Itho Sendawar, Wakil Bupati Kutai Barat Edyanto Arkan menyampaikan, bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi pada hari ini, masyarakat begitu antusias untuk mendapatkan suntikan vaksinasi tersebut.

“Yang mana pada hari ini kita meliahat masyarakat begitu antusias untuk mendapatkan suntikan vaksinas, ditempat ini sasarannya untuk masyarakat umum yang terdaftar 700 orang, masyarakat Perbatasan Kutai Barat  di Kampung Jambuk Makmur sebanyak 400 orang dan di puskesmas juga mengadakan vaksinasi jadi total yang divaksin moderna sebanyak 2.313 peserta,” ungkapnya didampingi Plt Asisten II Setdakab Kutai Barat, Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, BPJS dan Kemenag Kutai Barat.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Ritawati Sinaga, pelaksanaan vaksinasi pada hari ini  menggunakan jenis Vaksin moderna dan perbedaan dari vaksin sinovac dan vaksin moderna yaitu sinovav ialah vaksin yang telah dimatikan sedangkan moderna adalah vaksin berbasis messenger RNA (mRNA). Jenis vaksin ini tidak menggunakan virus yang dilemahkan, melainkan memanfaatkan komponen materi genetik yang direkayasa. Moderna diproduksi oleh Moderna Incorporation AS, diklaim ampuh melawan varian Delta, Kappa dan Gamma.

Dan untuk vaksinasi moderna ini  diutamakan usia 18 tahun keatas dan untuk vaksin astra zeneca diutamakan yang diatas 30 tahun. “Untuk anak-anak usia 12-17 tahun yaitu menunggu vaksin jenis corona vac yaitu sejenis sinovac dan nantinya dalam pelaksanaannya akan kita datangi tiap-tiap sekolah,” bebernya.

Dikatakannya lebih lanjut bahwa gejala/efek setelah melakukan vaksin moderna yaitu sakit lengan dan meriang. “Tetapi apabila terjadi demikian masyarakat tidak perlu panik dan justru bagus karena ada reaksi tubuh dalam melawan virus tersebut. Maka perbanyak minum dan istirahat apabila merasakan demam maka dapat minum obat paracetamol,”pungkasnya.

 

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id