Belogo Dan Begasing Adalah Olahraga Tradisional Yang Populer Di Masyarakat Kutai Barat (31/10/2018)

Belogo Dan Begasing Adalah Olahraga Tradisional Yang Populer Di Masyarakat Kutai Barat (31/10/2018)

Peserta Belogo Olahraga Tradisonal. Kominfo 26, kutaibarat.kab.go.id

Kemeriahan festival dahau 2018, masih berlangsung dalam sepekan ini hingga hari puncak peringatan hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat tanggal 5 November 2018 mendatang, Belogo dan begasing adalah olahraga tradisional yang populer di masyarakat kutai barat, kepingan logo yang terbuat dari batok kelapa dan bambu, kemudian gasing dibuat unik dari kayu bengris atau kayu ulin, dalam permainannya belogo dimainkan secara beregu, setiap regu terdiri dari tiga orang, yaitu kepingan logo yang diletakkan secara vertikal ditiga titik berderetan, dengan jarak untuk putra 8 meter atar titik kepingan tiga logo,  sedangkan untuk putri 5 meter atar titik kepingan tiga logo, berlomba menjatuhkan tiga kepingan logo yang menjadi target.

Peserta melepaskan gasing-photo Kominfo
Peserta melepaskan gasing-photo Kominfo

Sementara begasing merupakan permainan, menggunakan alat berupa gasing dan dan tali penarik. Gasing dibuat khusus dari kayu berbentuk lonjong (simetris radial) dengan diameter sekitar 10-15 centimeter, tinggi sekitar 15-20 centimeter dengan salah satu ujung dibuat lancip dan memiliki permukaan yang licin, dengan tali khusus panjang 1-1,5 meter. gasing kemudian dilemparkan kebawah seperti membanting sesuatu sehingga tali yang melilitnya membuat gasing tersebut berputar lamanya waktu putaran dan tidak keluar dai lingkaran khusus tersebut yang menentukan poin.

Olahraga tradisional belogo diikuti peserta sebanyak 165 orang yang terdiri dari regu putra 34 regu dan 21 regu putri, perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kutai Barat. berikut pemenang Olahraga Tradisional Belogo adalah : Belogo Beregu Putra Juara I Margo Singo C, Juara II Disperindakop, Juara III Geleo Baru C dan Belogo Beregu Putri Juara I Margo Singo A, Juara II Margo Singo F, Juara III Dispora

Sementara begasing Open festival Dahau 2018,  dimenangkankan Juara I Perwakilan Kecamatan Melak, Juara II Kecamatan Nyuatan, Juara III  Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat dengan peserta Begasing Open Beregu Putra 9 regu, 8 regu dari Kutai Barat dan 1 regu dari Bontang.

Bangun Kekompakan, Dengan Olahraga Tradisonal Bakiak Dan Pakulele (1/11/2018)

Bangun Kekompakan, Dengan Olahraga Tradisonal Bakiak Dan Pakulele (1/11/2018)

Peserta lomba olahraga tradisional bakiak, di halaman Kejaksaan Kabupaten Kutai Barat, photo kominfo, kutaibarat.kab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR - Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman & Pertanahan (Perkimtan) Juara pertama dan ketiga Bakiak, disusul Juara kedua dari Dinas Pemuda dan Olahraga dalam Rangka memperingati hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, melalui olahraga tradisonal bakiak dapat mengambarkan makna sub tema Festival Dahau 2018  “Dengan budaya sempekat dan kerukunan kita menjaga persatuan dan persaudaraan di Tanaa Purai Ngeriman.” Dimana permainan ini mengutamakan kekompakan dari masing-masing regu.

Peserta perlombaan olahraga bakiak diikuti 48 regu, 1 regu yang terdiri dari 3 orang yaitu 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan atau sebaliknya, yang merupakan perwakilan organisasi perangkat daerah.  Panitia olahraga tradisional bakiak menyampaikan bahwa permainan ini dimainkan oleh 48 regu dengan sistem race, setiap race teridiri 4 regu yang berkompetisi dan diambil 2 regu yang mencapai  finis dengan menempuh jarak 20 meter. Perlombaan olahraga tradisional Bakiak yang mempergunakan kayu panjang dengan ukuran tertentu, selain berjalan dengan mengayunkan kaki secara bersama juga menjaga keseimbangan gerakan kaki, jika tidak bisa makan akan terjatuh dan tidak mencapai finis.

peserta lomba olahraga tradisional pakulele,  photo kominfo, kutaibarat.kab.go.id
peserta lomba olahraga tradisional pakulele, photo kominfo, kutaibarat.kab.go.id

Di tempat sama juga dilaksanakan kategori olahraga tradisional Pakulele dimana permainan ini terdiri dari 33 regu, peserta antar OPD,  menggunakan stik lele terbuat dari rotan atau kayu yang panjangnya 8-12 centimeter, untuk perolehan poinnya beragam karena dalam 1 kelompok dapat 3 kali kesempatan memukul, menggunakan 3 gaya pukul ada yang dilempar, dipukul, dan dicungkil kepada lawannya, keluar sebagai juara pertama, Badan Kepegawaian Pendidikan & Pelatihan Daerah (BKP2D). Juara kedua Dinas Ketahanan Pangan (KETAPANG) dan Juara ketiga Satpol PP.

Tarian Gantar Mendominasi Peserta Festival Dahau 2018, Kategori Tari Kreasi Dataran Tinggi, Panggung Utama Luuq 6 Etnis Taman Budaya Sendawar (TBS), 31/10/18

Tarian Gantar Mendominasi Peserta Festival Dahau 2018, Kategori Tari Kreasi Dataran Tinggi, Panggung Utama Luuq 6 Etnis Taman Budaya Sendawar (TBS), 31/10/18

Tari Gantar etnis Tunjung  Benuaq salah satu peserta  FestivalDahau 2018, kategori  Lomba Tari Dataran Tinggi ( Tari Pedalaman Kreasi ) Kutai Barat.Kominfo28,diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR-Dengan mengusung tema Festival Tari Dataran Tinggi ( Tari Pedalaman Kreasi) dan terbuka untuk umum, panitia Festival Dahau Tahun 2018 menyelenggarakan berbagai macam lomba salah satunya adalah pegelaran seni tari tradisional dalam rangka memeriahkan hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, sementara ini telah diikuti sedikitnya 26 kelompok mulai dari tingkat Anak-anak Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas ( SMA) hingga perserta Sanggar Tari Binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat.

Ketua Umum Panitia dahau, Silvanus Ngampun mengatakan, ”kegiatan festival kesenian di laksanakan mulai dari tanggal 29 Oktober 2018, seperti : tari Jepen, tari Gantar, tari Gong, tari Ngawat, dan tari Belian, kemudian juga mengelar olahraga tradisional seperti : balap ketinting, dayung perahu naga, perahu biduk (perorangan), belogo, menyumpit, behempas, begasing, ritual adat dan pameran pembangunan, serta yang tidak kalah pentingnya yaitu karnaval budaya dimana seluruh kelompok paguyupan, sekolah dan seluruh komponen masyarakat akan ambil bagian untuk menunjukan kreasi seni yang indah’’, tegasnya.

Ketua Umum Panitia Dahau 2018, Silvanus Ngampunmemberikan keterangazn kepada awak media, didampingi, Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Kutai Barat Seki (kanan foto).
Ketua Umum Panitia Dahau 2018, Silvanus Ngampunmemberikan keterangazn kepada awak media, didampingi, Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Kutai Barat Seki (kanan foto).

Silvanus Ngampun, dari sekian banyaknya rangkaian kegiatan acara yang di laksanakan selain “ Sebagai ungkapan rasa syukur karena kita semua telah menikmati hasil dari otonomi daerah, mempromosikan potensi daerah Kutai Barat namun juga masyarakat dapat menikmati kemeriahan, sambil berbelanja sehingga dapat berdampak secara ekonomi dan yang paling penting adalah masyarakat dapat saling menjaga ketertiban serta keamanan sehingga dapat memberikan kesan yang baik.” harapnya.

Ketua Umum Panitia Dahau 2018, Silvanus Ngampunmemberikan keterangazn kepada awak media, didampingi, Kepala Bidang Pariwisata Kabupaten Kutai Barat Seki (kiri foto).

Panita Festival Dahau 2018 peringatan hari jadi ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat ini, mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah daerah, seluruh masyarakat, dan pihak Swasta yang sudah mendukung penuh atas berjalannya kegiatan ini, dan semoga dukungan ini terus berjalan sampai ke hari puncak.

PDAM KUTAI BARAT JUARAI LOMBA PERAHU NAGA DAHAU 2018

PDAM KUTAI BARAT JUARAI LOMBA PERAHU NAGA DAHAU 2018

Lomba dayung perahu naga, Festival Dahau 2018 dalam rangka memeriahkan HUT ke-19 Kabupaten Kutai Barat.FotoKominfo24.Diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Tim PDAM. A, raih gelar juara lomba dayung perahu naga Festival Dahau 2018, 31/10/2018

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR- Tim PDAM.A keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 03.34 detik Lomba dayung perahu naga kategori putra, disusul PKT juara kedua dengan waktu 03.41 detik, kampung Baru juara ketiga dengan waktu tempuh 03.50 detik dan kampung Merayak.A juara harapan pertama dengan raih waktu 03.52 detik, PDAM.B juara harapan kedua dengan raih waktu 03.56 detik, Rimba Raya juara harapan ketiga dengan raih waktu 04.04 detik

Sementara Lomba dayung perahu naga untuk kategori Putri di menangkan Tim Barokah. B untuk juara pertama dengan catatan waktu 04.32 detik, Barokah. A Juara kedua dengan waktu 04.37 detik dan juara ketiga diraih kecamatan Melak dengan catatan waktu 05.30 detik, sedangkan untuk juara harapan diraih oleh Tim Putri Sendawar dengan catatan waktu 04.58 detik, harapan dua Rembayan 05.03 detik dan juara harapan ketiga DISHUB dengan catatan waktu 05.10 detik

Wakil Bupati Kutai Barat, H.Ediyanto Arkan, menyaksikan langsung lomba dayung perahu naga didampingi Camat Melak, H.Muhammad Jafar, peserta lomba dayung perahu naga yang didominasi regu dayung dari kecamatan dan kampung pesisir sungai mahakam sedikitnya 32 regu Putra dan 9 regu Putri yang berkompetisi seperti Kecamatan Melak, Kecamatan Muara Pahu, Kecamatan Penyinggahan dan Kecamatan Mook Manar Bulatn, memperebutkan hadiah uang pembinaan, piagam dan trofi penghargaan.

ADAT NULAAR AWALI  DAHAU 2018

ADAT NULAAR AWALI DAHAU 2018

Ritual Adat pesengket dalam rangka persiapan Festival Dahau 2018, Kabupaten Kutai Barat.photoKominfo24.Diskominfo.kutaibarakabt.go.id

Mohon restu agar pelaksanaan Festival Dahau 2018 dapat berjalan lancar tanpa hambatan melalui Adat Nulaar (Pesengkat) etnis Tunjung Benuaq. 28/10/2018.

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR- Adat Nulaar (Pesengkat) adalah acara doa kepada leluhur secara adat untuk memohon restu agar pelaksanaan rangkaian kegiatan Festival Dahau 2018, dapat berjalan lancar dan tanpa hambatan, acara Nalaar yang dipusatkan di Looq 6 etnis Taman Budaya Sendawar (TBS) Kutai Barat, dalam bahasa lokal upacara adat pesengket merupakan ritual khusus yang diwarisi leluhur untuk melegalkan (mengesahkan) sebuah kampung atau daerah untuk melaksanakan ritual-ritual adat kegembiraan setelah ritual dilakukan barulah kampung atau daerah itu legal, boleh melakukan aktivitas acara kegembiraan atau sukacita.

Upacara Adat Pesengket yang dimotori Kepala Adat Besar Kabupaten Kutai Barat, Manar Dimansyah,  dan tokoh adat serta masyarakat dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Kutai Barat “upacara adat Pesengket  adalah prosesi awal memulai sebuah acara yang bertujuan untuk keramaian dan sukacita serta kampung tidak boleh serta-merta melakukan acara keramaian apabila belum melakukan prosesi upacara adat pesengket ini.” ungkapnya

Pada upacara adat pesengket biasanya Pewara (Pendoa) adat, menyampaikan persembahan berupa makanan dan hewan peliharaan berupa Ayam, Babi atau Kerbau untuk tingkatan yang tertingginya, sebagai jaminan kepada para leluhur untuk dapat membantu agar ritual atau agenda acara keramaian yang dilaksanakan terhindar dari gangguan.

PDAM

PDAM

Serah terima jabatan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Kabupaten Kutai Barat di ruang diklat lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, 30/10/2018.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR-Serah terima jabatan direktur PDAM Kabupaten Kutai Barat dari pejabat Direktur lama Efraim kepada PJ Direktur baru Ayonius disaksikan langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Yacob Tullur selaku anggota dewan Pembina PDAM Kutai Barat. Saat ini PDAM Kutai Barat memiliki 16 Unit Oprasional 4 diantaranya masih dalam tahap pembangunan yakni Unit Muara Lawa, Unit Siluq Ngurai, Unit Mook Manar Bulatn dan Unit Besiq, dengan jumlah total pegawai PDAM Kutai Barat 169 orang dan 70 orang diantaranya merupakan pegawai tetap, sisanya adalah pegawai honorer. jumlah pelanggan PDAM Kutai Barat hingga saat ini mencapai 10.284.000 Pelanggan.

Penandatanganan dan serah terima jabatan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM )Kabupaten Kutai Barat disaksikan Sekretaris Daerah Kutai Barat, Photo Diskominfo37 diskominfo.kutaibaratkab.go.id
Penandatanganan dan serah terima jabatan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM )Kabupaten Kutai Barat disaksikan Sekretaris Daerah Kutai Barat, Photo Diskominfo37 diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat yang juga sebagai Dewan Pembina PDAM Kutai Barat Yacob Tullur meminta semua jajaran baik Pejabat maupun pegawai PDAM saling bekerjasama bersinergi mendukung Pj Direktur, yang masa tugasnya sesuai SK yang telah ditetapkan selama 6 bulan hingga Direktur definitif terpilih, dengan demikian pelayanan dapat berjalan sebagai mana mestinya, sesuai aturan dan ketentuan – ketentuan yang berlaku dan mengapresiasi kinerja Direktur lama atas pengabdianya selama 7 tahun yang telah bekerja keras memajukan PDAM Kutai Barat. Sekretaris Daerah menambahkan Pj Direktur dalam waktu singkat dapat mempersiapkan dan mengkoordinasikan pemilihan direktur PDAM Kutai Barat definitif.

Sementara Direktur lama PDAM Efraim, menyampaikan permintaan maaf kepada segenap jajaran kepala bagian dan pegawai PDAM jika selama 7 tahun kepemimpinanya terdapat hal - hal yang tidak menyenangkan atau menyinggung, dan menyampaikan terima kasih atas dukungan serta kerjasama semua pihak baik jajaran internal PDAM maupun pihak yang ikut terlibat dalam pengembangan peningkatan kualitas pelayanan PDAM Kutai Barat.

Olahraga Menyumpit

Olahraga Menyumpit

peserta beregu putra menyumpit titik sasaran  pada lomba olahraga tradisonal Menyumpit, Photo Kominfo 26-diskominfo. kutaibaratkab.go.id

Dalam rangka memeriahkan hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, panitia Festival Dahau 2018 selenggarakan lomba olahraga tradisional Menyumpit. 30/10/2018

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR-Memeriahkan hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, panitia Festival Dahau 2018 menyelenggarakan olahraga tradisional Menyumpit yang dipusatkan di Looq 6 etnis Taman Budaya Sendawar Kutai Barat, diikuti sedikitnya 132 orang peserta yang terbagi dalam kelas Lokal dan kelas Open se-Kalimantan.

Koordinator Olahraga Tradisional Alkatif mengungkapkan kegiatan Olahraga Tradisional disetiap Festival Dahau, berbagai cabang olahraga tradisional harus tetap dilaksanakan setiap tahunnya sebagai aset kebudayaan Kutai Barat, dan harus semangat memajukan olahraga Tradisional seperti : Menyumpit, Begasing, Behempas, Menceng Sewet, belogo dan lain sebagainya.

Kompetisi olahraga tradisional Menyumpit dengan jarak sasaran 30 meter untuk putra dan 25 meter untuk putri,  kelas lokal beregu putra Kutai Barat terdiri 17 regu dan putri 6 regu, peserta yang terdiri dari masyarakat dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kutai Barat.

Sementara menyumpit beregu putra/putri kelas open terdiri 21 regu dan menyumpit bulls eye kelas open 48 regu, dengan peserta asal Barito Utara dan Muara Teweh KALTENG. menurunkan atlit menyumpitnya masing-masing 2 regu putra /putri, peserta asal Bontang 2 regu putra/putri, Sangatta 1 regu putra KALTIM.

Berikut hasil kompetisi Menyumpit beregu dengan nilai tertinggi adalah :

  1. Menyumpit Beregu Putra Kelas Lokal

Juara I dari club Linggang Bigung dengan nilai 349 terdiri dari 3 peserta (Pelik, Hadi, Pidelis)

Juara II dari club Polo Pengkit dengan nilai 348 terdiri dari 3 peserta (Heru, Egan, Heralius Latu)

Juara III dari club Margosingo A dengan nilai 310 terdiri dari 3 peserta (Sabdar, Heri, Martin Atin)

  1. Menyumpit Beregu Putri Kelas Lokal

Juara I dari club Linggang Bigung dengan nilai 381 terdiri dari 3 peserta (Meri, Emiliana,Ardiana)

Juara II dari club Linggang Melapeh B dengan nilai 377 terdiri dari 3 peserta (Vivian, Kris, Rika)

Juara III dari club Linggang Melapeh C dengan nilai 300 terdiri dari 3 peserta (Sendinovia, Septiana, Ratna widianty).

  1. Menyumpit Beregu Putra Kelas Open

Juara I dari club Polo Pengkit 1 dengan nilai 352 terdiri dari 3 peserta (Felix, Hadi, Pidelis)

Juara II dari club Muara Teweh dengan nilai 323 terdiri dari 3 peserta (SinduTakawale, Ladrik kapiu,Apolonius)

Juara III dari club Margo Singo dengan nilai 303 terdiri dari 3 peserta (Martin atin, Heri, Sabdar)

  1. Menyumpit Bulls Eye Putra Kelas Open

Juara I dari club Muara Teweh  dengan nilai 144 terdiri dari 1 peserta (Sindu Takawale)

  1. Menyumpit Beregu Putri Kelas Open

Juara I dari club Polo Pengkit 1 dengan nilai 352 terdiri dari 3 peserta (Meri marselina, Emilia, Ardiana)

Juara II dari Polo Pengkit 2 dengan nilai 302 terdiri dari 3 peserta (Vivian, Rika, Kris)

Juara III dari club Barito Utara dengan nilai 292 terdiri dari 3 peserta (Anita, Watiana, Plusva Anerti)

  1. Menyumpit Bulls Eye Putri Kelas Open

Juara I dari club Suloga  dengan nilai 114 terdiri dari 1 peserta (Rita)

APEL PASUKAN OPERASI ZEBRA MAHAKAM 2018

APEL PASUKAN OPERASI ZEBRA MAHAKAM 2018

Kapolres Kutai Barat menyematkan tanda pita kepada perwakilan institusi tandai dimulainya  operasi zebra Mahakam 2018,  Photo Diskominfo36-diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Apel Gelar Pasukan untuk mengetahui kesiapan personil maupun sarana pendukung dalam pelaksanaan operasi Zebra Mahakam 2018. 30/102018

Wakil bupati Kutai Barat bersama DANDIM 0912 Kutai Barat, KAPOLRES Kutai Barat, dan kepala dinas perhubungan Kutai Barat melakukan pengecekan langsung kelengkapan personil operasi zebra Mahakam 2018
Wakil bupati Kutai Barat bersama DANDIM 0912 Kutai Barat, KAPOLRES Kutai Barat, dan kepala dinas perhubungan Kutai Barat melakukan pengecekan langsung kelengkapan personil operasi zebra Mahakam 2018

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR. Kepolisian Resor Kutai Barat menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Mahakam 2018, di Lapangan SMKN 2 Sendawar yang dipimpin langsung KAPOLRES Kutai Barat,  I Putu Yuni Setiawan, didampingi Wakil Bupati Barat H. Edyanto Arkan, Dandim 0912 Kutai Barat, Rudi Setiawan Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat Rakhmat, acara apel gelar pasukan yang bertujuan untuk mengetahui kesiapan personil maupun sarana pendukung dalam pelaksanaan operasi Zebra Mahakam 2018 dengan penyematan pita oleh KAPOLRES Kutai Barat kepada perwakilan Institusi yang terlibat menandai dimulai Operasi Zebra Mahakam 2018, sejak tanggal 30 Oktober 2018 - 12 November 2018 mendatang.

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan menyampaikan “dari data SATLANTAS POLRES Kutai Barat, tingkat pelanggaran lalu lintas banyak dilakukan oleh pelajar, sebab itu peran orang tua sangat penting untuk keselamatan putra-putrinya, untuk anak yang belum mencapai usia, sebaiknya tidak diizinkan membawa kendaraan sendiri.” tegasnya.

Dalam amanat kepala KORPSLANTAS POLRI Operasi Zebra yang dibacakan oleh KAPOLRES Kutai Barat I Putu Yuni Setiawan, menyampaikan operasi zebra yang dilaksanakan  diseluruh POLDA dan khusus polda NTB dan SULTENG bertindak simpatik dengan cara membantu penanganan pasca bencana, dengan adanya Operasi Zebra Mahakam 2018 dapat memberikan dampak kepada masyarakat terutama untuk meningkatkan kesadaran menjaga keselamatan dan mematuhi tata tertib berlalu lintas dengan selalu memperhatikan kelengkapan berkendara.

Olahraga Behempas

Olahraga Behempas

Olahraga tradisional Behempas Photo Kominfo 29-Diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Olahraga Tradisional Behempas dalam rangka memperingati hari jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat, 30/10/2018.

DISKOMINFOKUBAR-SENDAWAR - Behempas adalah salah satu olahraga tradisonal yang menjunjung tinggi disiplin dan tatanan sportivitas sebab seorang dinyatakan menang point jika dapat melukai lawannya, dengan menghempas rotan pada tubuh bagian belakang. Olahraga tradisonal Behempas yang berlangsung sangat menegangkan di Taman Budaya Sendawar dalam rangka memperingati hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat, diikuti sedikitnya 16 peserta Laki-laki dewasa dari berbagai lapisan masyarakat Kutai Barat.

Olahraga tradisional Behempas yang dimenangkan atas nama Ngebut asal Kecamatan Siluq Ngurai, mengalahkan Antong asal Kecamatan Jempang, selanjutnya juara ketiga dimenangkan oleh Darwis asal Kecamatan Siluq Ngurai.

Koordinator panitia pelaksana olahraga tradisional Behempas Deris mengungkapkan olahraga tradisional Behempas merupakan olahraga khas etnis Benuaq dan Tunjung yang ada di Kutai Barat, kedepan diharapkan ada generasi muda sebagai penerus olahraga tradisonal Behempas ini, supaya olahraga tradisonal ini tidak punah termakan modernisasi, dan pesertanya semakin banyak yang mengikuti pada perayaan dahau Kabupaten Kutai Barat tahun berikutnya.

PEMBUKAAN DAHAU 2018

PEMBUKAAN DAHAU 2018

Bupati pukul Gong tandai pembukaan rakaian kegiatan Pesta Dahau 2018, Photo Kominfo 37-diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-90 Tahun dan pembukaan rangkaian  kegiatan lomba HUT ke 19 tahun 2018 Kabupaten Kutai Barat, di Taman Budaya Sendawar ( TBS ) 29/10/2018

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Peringatan hari sumpah pemuda ke-90 tahun 2018 dan pembukaan rangkaian kegiatan Dahau 2018 yang diisi dengan berbagai kegiatan lomba olah raga tradisonal, pameran pembangunan dan pentas seni budaya Kutai Barat dalam rangka peringatan HUT ke-19 tahun 2018 Kabupaten Kutai Barat di Taman Budaya Sendawar ( TBS ). Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Kutai Barat FX.Yapan didampingi Wakil Bupati Kutai Barat, Sekretaris Daerah Kutai Barat, Kapolres Kutai Barat, Dandim Kuta Barat, Ketua KNPI, Ketua KONI dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah serta seluruh Pegawai baik ASN maupun TKK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia Bapak Imam Nahrawi dalam sambutanya yang dibacakan Bupati Kutai Barat FX. Yapan menyampaikan bahwa kita semua berutang budi dan harus berterima kasih kepada para tokoh pemuda angkatan tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda yang membangun kesadaran Bangsa Indonesia sekaligus sebagai komitmen menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa.”

image2Dikesempatan tersebut Bupati Kutai Barat FX. Yapan juga membuka secara resmi rangkaian kegiatan pesta Dahau 2018 peringati hari jadi Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, yang bertema “Dengan melastarikan Seni dan Budaya wujud Cinta Indonesia di Kabupaten Kutai Barat.” Dan Sub tema “Dengan Budaya Sempekat dan Kerukunan Kita Menjaga Persatuan Dan Persaudaraan di Tanaa Purai Ngeriman.” Melalui momen ini seluruh masrayakat Kabupaten Kutai Barat diharapkan dapat ikut berperan aktif memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan pesta Dahau 2018 dengan menjaga ketertiban dan kebersihan dalam pusat Kota Sendawar serta di lingkungannya masing-masing.

Sementara Ketua Panitia Perayaan HUT Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat, Silvanus Ngampun mengatakan rangkaian kegiatan pesta Dahau 2018 selama 8 hari dan akan berakhir pada tanggal 6 November 2018 ini, merupakan wujud ucapan syukur masyarakat atas terbentuknya Kabupaten Kutai Barat, serta menjadi ajang untuk memperkenalkan dan melestarikan Seni dan Adat Budaya, memperomosikan potensi-potensi produk unggulan Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kutai Barat, serta kegiatan lomba olah raga tradisional.

kubar

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id