Hasil Rapit Test Belum Tentu Positif Covid-19.

Hasil Rapit Test Belum Tentu Positif Covid-19.

Sekdakab Kutai Barat, saat memberikan keterangan pers terkait penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Kominfo.kutabaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Hasil Konferensi Pers, data dari posko perbatasan Unit Pelayana Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan Minggu, (05/04/2020) sedikitnya 416 unit mobil dengan jumlah kunjungan penumpang sebanyak 862 orang. Untuk data yang dirilis oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat, Pelaku perjalanan 1.639 orang, orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 176 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang,  proses pantau 147 orang dan selesai pantau sebanyak 29 orang, untuk orang yang telah dilakukan repid test se - Kutai Barat sebanyak 48 orang dengan hasil negatif 47 orang dan terindikasi positif berdasarkan hasil revid test masih 1 orang data kemaren. Di Media Center Covid-19, Minggu, 05 April 2020.

Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, Pemerintah Kutai Barat telah menyediakan dan sudah siap digunakan yakni; Asrama Paskibra untuk karantina pasien dengan status PDP tingkat sedang, namun mudah-mudahan tidak digunakan, kemudian ada RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) dan persiapan RS Pratama mencapai 80%  untuk menangani pasien Covid-19,” terangnya.

Lebih lanjut, Sekdakab Kutai Barat meminta masyarakat agar tidak panik dengan adanya satu orang yang terindikasi positif ini, karena belum tentu positif dari hasil pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Surabaya, mudah-mudahan dalam satu atau dua hari kedepan sudah ada informasinya,” terangnya.

“Terima kasih kepada petugas yang berkerja keras di lapangan, baik Para dokter, perawat, teman-teman pengamanan dari unsur TN, Polri, Satpol PP dan Dishub Kutai Barat, kedepan diharapkan ada kegiatan untuk mengecek identitas kependudukan masyarakat yang keluar masuk di Kutai Barat agar yang bukan warga dan kurang jelas tujuannya untuk diamankan supaya Kutai Barat bukan tempat pelariannya,” tegas Sekdakab Kutai Barat.

Bagaimana rapid test untuk corona bekerja, menurut dr Rita Sinaga, “Rapid test ditujukan agar pemerintah dan petugas kesehatan bisa mengetahui siapa saja orang yang berpotensi terpapar dan memungkinkan menyebarkan Covid-19 kemudian segera dapat dilakukan tindakan pencegahan agar jumlah kasus Covid-19 tidak semakin meluas,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan Rapid test adalah metode screening awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus corona.

Dengan kata lain, “bila antibodi ini terdeteksi didalam tubuh seseorang, artinya tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus corona. Namun, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu. Jadi, rapid test hanyalah sebagai pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus corona atau Covid-19,” jelasnya. Kominfo.

 
Persiapkan Sarana Dan Praserana Penanganan Terindikasi Terpapar Covid-19 Di Kutai Barat.

Persiapkan Sarana Dan Praserana Penanganan Terindikasi Terpapar Covid-19 Di Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat saat berdiskusi dengan unsur Forkopimda Kutai Barat. Kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat melalui Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Dinas Kesehatan Kutai Barat dan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana Kutai Barat bekerja sama dengan seluruh unsur TNI dan Polri Kutai Barat sigap melakukan penangulangan dan penanganan kasus wabah Corona Virus Disease-2019 (covid-19) terutama Pasien Dalam Pengawasan dengan menyediakan Sarana Isolasi yang standar menurut protokol penanganan Covid-19 di Kutai Barat. Minggu, 05 April 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, pemerintah daerah telah berupaya maksimal untuk menyediakan fasilitas penanganan Covid-19 di Kutai Barat dengan melakukan koordinasi yang intens bersama jajaran Forkopimda Kutai Barat. Ada 3 (tiga) Fasilitas sarana dan Praserana yang telah disiapkan untuk digunakan yakni: Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (RS HIS), Rumah Sakit Pratama dan Asrama Pasikibra Dispora Kutai Barat.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan terutama Orang Dalam Pengawasan dan agar dapat bekerjasama melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari, jika tidak mengindahkan maka akan diisolasi pada sarana yang telah disiapkan pemeritah hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah meluasnya penyebaran wabah Covid-19 ini yang dapat beresiko tinggi bagi masyarakat Kutai Barat secara luas.

Lebih lanjut Bupati menghimbau “kepada perusahaan yang wilayah kerjanya di Kutai Barat Baik Pertambangan Batu Bara dan Perusahaan Perkebunan Sawit diharapkan dapat memperketat jangan ada karyawannya yang bebas keluar masuk wilayah Kutai Barat dan terima kasih kepada perusahaan yang sudah peduli, mendukung dengan memberikan sumbangan berupa sembako dan obat-obatan,” terangnya.

“Demikian juga kepada seluruh Organisasi Pemuda, Kemasyarakatan, paguyuban, para tokoh agama dan tokoh adat  untuk sama-sama bahu-membahu bekerjasama untuk mengatasi, mencegah dan menaggulangi penyebaran wabah ini, dengan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang menggumpulkan banyak orang bahkan yang akan menikah pun diminta untuk menunda kegiatan pernikahannya,” Bupati menambahkan.

Masyarakat Kutai Barat diminta “selain tetap tenang, tetap berpikir positif, jaga kesehatan dengan disiplin dan banyak mengkonsumsi vitamin dan tanaman obat tradisional seperti : Kunyit, Jahe, kencur, Bawang Putih dan lain sebagainya agar imunitas dan vitalitas lebih terjaga, selain itu masyarakat juga dapat belajar, bekerja dan beribadah dirumah saja agar  tidak terpapar covid-19 yang menjadi pandemi dunia ini,” harap Bupati. Kominfo.

Hasil Rapid test Kutai Barat 1 orang Positif dan 5 orang PDP Covid-19.

Hasil Rapid test Kutai Barat 1 orang Positif dan 5 orang PDP Covid-19.

(Tenggah) Bupati Kutai Barat saat memberikan keterangan pers kepada Media. Kominfo. Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Konfrensi Pers Pemerintah Kutai Barat terkait penetapan Kabupaten Kutai Barat sebagai wilayah Siaga Darurat Covid-19 dan perkembangan terkini penanganan Corona virus Disease (Covid-19). Data dari posko perbatasan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Jambuk Kecamatan Bongan pertanggal (04/04/2020), sebanyak  650 unit mobil yang masuk ke Kutai Barat dengan penumpang kunjungan manusia sebanyak 976 orang. Sementara hasil pemeriksaan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 168 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 5 orang,  Proses Pantau 145 orang dan Selesai Pantau sebanyak 23 orang dan Pelaku Perjalanan sebanyak 1.588 orang. Di Media Center Covid-19, Rumah Jabatan Bupati Kutai Barat. Sabtu, 04 April 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan “5 (Lima) orang  PDP berasal dari 2 orang Kecamatan Melak, 1 orang  Kecamatan Barong Tongkok, 1 orang Kecamatan Long Iram dan 1 orang dari Kecamatan Bongan. Dari 33 orang yang dilakukan Rapid test, dengan metode serologi yang mengambil sampel darah, hasil negatif 32 orang dan Positif 1 orang yang langsung diisolasi di Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar (RS HIS) Kutai Barat, namun yang positif ini masih hasil sementara, karena harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau (Swab Test) di Surabaya,” terangnya

Lebih lanjut Bupati memaparkan, mudah-mudahan hasil tes dari Surabaya dapat menggembirakan kita semua, kemudian keluarga yang positif ini sudah pula dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan Rapid test sebanyak 11 orang namun hasilnya negatif,” jelas Bupati.

Untuk yang ODP masih diberikan kesempatan melaksanakan karantina mandiri dengan kesadaran, disiplin yang tinggi dan tetap dipantau. Jika tidak disiplin nanti akan dikarantina pada pasilitas yang disediakan pemerintah yakni; di RS HIS, RS Pratama dan Asrama Paskibraka pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Barat.

Bupati mengharapkan “masyarakat tetap tenang, berpikir positif, tetap waspada dan harus mendukung upaya pemerintah dengan disiplin yang tinggi serta jaga kesehatan agar masyarakat Kutai Barat aman dari Covid-19 ini,” tegasnya.

“Saat ini pemerintah telah berupaya melaksanakan Isolasi Terbatas diwilayah Kutai Barat bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutai Barat sebagai upaya kewaspadaan dengan memperketat akses masyarakat masuk dan keluar Kutai Barat di posko Kecamatan Bongan untuk aksek masuk dari Kukar, Paser Utara dan Kabupaten Paser. Sementara posko Kecamatan Bentian Besar untuk akses masuk dari Kalimantan Tenggah, serta beberapa akses keluar masuk Kutai Barat melalui jalur Sungai  Mahakam,” tambah Bupati. Kominfo.

Bagi 500 Masker Handmade Lokal  Bantu Kelangkaan Masker Dimasyarakat.

Bagi 500 Masker Handmade Lokal Bantu Kelangkaan Masker Dimasyarakat.

Ketua TP PKK Kutai Barat saat membagikan masker kepada Warga. Kominfo Lsr/Mdn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat membagikan 500 masker kepada masyarakat dibeberapa ruas jalan dalam pusat kota Sendawar selain mensosialisasikan kepada masyarakat untuk gunakan masker bila keluar dari rumah juga kepedulian kepada masyarakat mengingat masker sudah sulit didapatkan di Kutai Barat. Jumat, 03 Maret 2020.

Ketua Tim Penggerak PKK Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu mengatakan, masker ini merupakan hasil karya tangan yang dipesan langsung dari beberapa penjahit di wilayah tersebut. "Masker yang kita bagikan hari ini ada 500 lembar dan masker ini dipesan langsung dari penjahit yang ada di kutai Barat,” Katanya.

selain itu kegiatan ini dilakukan untuk membantu  masyarakat mengingat ketersediaan masker saat ini sangat sulit didapatkan bahkan langka di Kutai Barat. "Ya ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat apalagi saat ini masker sulit di dapatkan,” tambahnya.

Sisi lain kegiatan ini juga sebagai bentuk pemberdayaan kepada penjahit binaan TP PKK Kutai Barat dan akan terus lakukan penyesuaian hasil produksinya agar sesuai standar kesehatan sehingga memberikan pendapatan bagi penjahit lokal. Kominfo Lsr/Mdn.

Bantu Logistik dan Dapur Umum Bagi Tenaga Medis dan Petugas di Perbatasan.

Bantu Logistik dan Dapur Umum Bagi Tenaga Medis dan Petugas di Perbatasan.

Simbolis Dinsos serahkan bantuan logistik dan dapur umum. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Menindaklanjuti instruksi Bupati Kutai Barat tentang Isolasi Wilayah di Perbatasan. Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat mengerahkan pendistribusian logistik beserta dapur umum untuk membantu tenaga kesehatan dan tim pengamanan di Perbatasan Kabupaten Kutai Barat dengan Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser Utara dan Kabupaten Paser, di Posko Puskesmas Kampung Jambuk Kecamatan Bongan Kutai Barat.

Selain penyerahaan logistik dan sarana dapur umum juga dilaksanakan penyemprotan disinfektan oleh Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19 disaksikan Anggota DPRD, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) dan Kapolsek, Danramil dan Pemerintah Kampung/Kecamatan Bongan. Rabu, 1 April 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan saat meninjau Posko Tim Pencegahan Covid-19 di Puskesmas Jambuk mengatakan, Kecamatan Bongan merupakan pintu gerbang masuk ke Kabupaten Kutai Barat dan Mahulu. "Jika warga Kutai Barat, ada yang berpergian keluar dan kembali ke Kutai Barat, maka harus ikuti prosedur pemeriksaan dan dikarantina, hal tersebut wajib dilakukan bagi setiap warga tidak memandang siapapun orangnya. Masyarakat harus mengikuti protokol dan mentaati aturan untuk keselamatan serta kebaikan bersama," terangnya.

Dijelaskannya lebih lanjut dengan diberlakukannya isolasi wilayah namun pembatasan tetap memberi pengecualian bagi yang berobat dan harus dirujuk keluar Kutai Barat. Sementara yang tidak berkepentingan secara mendesak maka tunda terelebih dahulu dan tunggu kondisi aman baru melaksanakan kegiatan keluar, jika dipaksakan harus keluar Kutai Barat, wajib ikuti protokol dari petugas yaitu pemeriksaan dan dikarantina.

Terkait bantuan logistik dan sarana dapur umum Kepala Dinas Sosial Kutai Barat Ampeng mengatakan, Tim Relawan Tagana akan membantu di Posko selama 3 hari dan dapur umum selama seminggu secara bergantian.

"Tim Relawan Tagana akan bergantian pertiga hari, hingga seminggu jika masih tidak ada perubahan dan masih dibutuhkan, maka akan dilanjutkan oleh para relawan 3 hingga 5 orang, mari sayangi negara kita, sayangi keluarga kita dengan menjaga kesehatan dan menghindari penyebaran covid-19,” pesannya.

"Terimakasih Pemerintah Kabupaten terutama Dinas Sosial yang telah berpastisipasi dalam pencegahan virus corona (Covid 19) ini, semoga Kutai Barat tetap aman dan penyebaran ini dapat dihentikan," beber I Putu Budiasa selaku Sekretaris Kecamatan Bongan. Kominfo Lsr.

Bupati Kutai Barat Instruksikan Isolasi Terbatas Dalam Wilayah Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat Instruksikan Isolasi Terbatas Dalam Wilayah Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat saat memonitor kegiatan desinfeksi.kominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati Kutai Barat menginstruksikan Isolasi Terbatas Di Wilayah Kabupaten Kutai Barat melalui Surat Instruksi nomor 10 tahun 2020 tentang kebijakan Isolasi Terbatas Di Wilayah Kabupaten Kutai Barat, tertanggal 1 April 2020. Dalam rangka melindungi keselamatan masyarakat Kabupaten Kutai Barat dan mempercepat pelaksanaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease-2019 (covid-19) Kutai Barat, untuk meningkatkan ketahanan daerah dibidang kesehatan, meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi dan merespon penyebaran Covid-2019. Kamis 02 April 2020.

Penerapan isolasi terbatas tersebut untuk semua akses keluar dan masuk semua orang dari dalam dan keluar Kabupaten Kutai Barat baik jalur udara, darat maupun sungai kecuali untuk kendaraan angkutan barang (Logistik Kesehatan, Pangan, Bahan Bangunan, Alat Produksi, BBM, LPG dan Keperluan lainnya yang mendesak / urgent).

Bupati Kutai Barat Fx. Yapan menyampaikan, “membatasi dan memperketat semua akses bagi masyarakat yang keluar dan masuk Kutai Barat, kebijakan ini harus kita laksanakan dan mohon dukungan segenap masyarakat dengan masyarakat Kutai Barat yang disiplin dan gotong royong dalam menanggulangi wabah ini maka dipastikan kita dapat menghindari ancaman Covid-19 sebagai pandemi dunia ini,” terangnya.

Sementara menurut Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur menjelaskan, instruksi tersebut dengan membatasi semua akses keluar dan masuk kendaraan darat dan sungai yang dibatasi dari perbatasan Kutai Barat dengan Kutai kartanegara, di Kecamatan Bongan, Mook Manaar Bulatn dan kecamatan Penyinggahan untuk jalur Sungai Mahakam. perbatasan Kutai Barat dengan Kabupaten Panajam Paser Utara di Kecamatan Bongan dan perbatasan Kutai Barat dengan Kabupaten Paser juga di Kecamatan Bongan.

Kemudian perbatasan Kutai Barat dengan Provinsi Kalimantan Tengah di Kecamatan Bentian Besar dan perbatasan antar Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahulu, di Kecamatan Long Iram dan Kecamatan Tering.

“Kebijakan isolasi terbatas diwilayah Kutai Barat ini akan dimonitor dan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan yang terjadi, selama penanganan covid-19 yang mematikan ini hingga dinyatakan aman,” tegasnya.

Untuk diketahui data Gugus Tugas Covid-19 Kutai Barat, Kamis 02 April 2020, terdata 154 orang ODP, 3 orang PDP (2 negatif dan 1 orang dalam isolasi), sementara Pelaku Perjalanan (PP) dilaporkan mencapai 1.174 orang. Kominfo.

TP-PKK Kutai Barat Berikan Dukungan Bagi Tim Medis RSUD HIS.

TP-PKK Kutai Barat Berikan Dukungan Bagi Tim Medis RSUD HIS.

Ketua Tim Penggerak PKK Kutai Barat, Simbolis memberikan bantuan kepada tim medis RSUD HIS (Harapan Irisan Sendawar) hms36.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Peduli tim medis, Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kutai Barat memberikan sumbangan berupa makanan, minuman, vitamin dan dana untuk pembelian alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang lagi siaga menangani Pasien Covid-19 pada Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Insan sendawar (RSUD-HIS), Rabu 01 Maret 2020.

Bantuan yang diserahkan langsung Ketua TP PKK Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu, kepada tim dokter dan perawat yang lagi siaga untuk penanganan virus Covid-19. "Bantuan ini sebagai rasa kepedulian TP PKK Kutai Barat kepada tim medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19," tuturnya.

Melalui bantuan ini diharapkan tim medis lebih semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tim medis tidak sendiri. kita semua TP PKK, Tim Gerak Cepat (TGC) dan masyarakat Kutai Barat terus berupaya mendukung dalam pencegah penyebaran virus Corona di Kutai Barat," tambahnya.

Ketua IDI Kutai Barat dr.Andi Mamahit usai menerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada TP PKK Kubar yang telah peduli kepada tim kesehatan dari RSUD HIS. “Diharapkan di  Kutai Barat tidak ada masyarakat yang terjangkit virus Covid-19, dan wabah ini cepat berlalu, sehingga kita semua bisa menjalankan aktivitas keseharian seperti biasa,” harapnya.Hms36.

Warga Datang dari Luar Diwajib Lakukan Pemeriksaan di Puskesmas Untuk Cegah Penyebaran Virus Corona.

Warga Datang dari Luar Diwajib Lakukan Pemeriksaan di Puskesmas Untuk Cegah Penyebaran Virus Corona.

Wabup Kutai Barat memantau pelayanan kesehatan terkait virus Corona, di Puskesmas Melak, hms6.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Wakil Bupati Kutai Barat meminta warga yang baru datang dari luar daerah atau luar negeri wajib melapor dan memeriksakan diri untuk dicek kesehatannya di pusat pelayanan kesehatan atau puskesmas terdekat. Hal tersebut diungkapkannya saat meninjau Puskesmas Melak. Rabu, 01 April 2020.

Wakil Bupati Kutai Barat H Edyanto Arkan mengatakan, "Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19, terutama dengan keluarga dan warga masyarakat terdekat. Oleh karenanya, diperlukan kesadaran dan kerjasama semua pihak," terangnya.

Menurut protokol kesehatan, bagi warga yang baru datang luar daerah, harus segera memeriksakan diri minimal atau jangan lebih dari tujuh hari. Maksudnya, agar diketahui sehat dan tidak sehat.

Kalau sehat, itu lebih bagus. Tetapi tidak sehat (sakit), istirahatlah yang cukup dirumah atau melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari. "Jangan bergaul dengan keluarga dan jaga jarak sekitar 1 meter, sehingga tidak menulari keluarga yang ada di rumah,"tegasnya.

Berikutnya, bila keluhan berlanjut atau disertai dengan kesulitan bernafas (sesak atau nafas cepat), segera berobat kefasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Pada saat berobat, anda (orang yang sakit) harus lakukan tindakan, berupa menggunakan masker. "Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau punggung lengan," ucapnya. (hms6)

Gelar Apel Persiapan Penyemprotan Disinfektan Masal.

Gelar Apel Persiapan Penyemprotan Disinfektan Masal.

Bupati Kutai Barat, saat memberikan arahan dan melepas peserta desinfeksi. Kominfo Afn.Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Perlu diketahui bahwa sampai saat ini jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia mencapai 1.414 kasus dengan angka kematian 122 orang, tentu jumlah tersebut semakin menambah daftar panjang masyarakat yang terjangkit. Kasus pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang terus bertambah diseluruh wilayah Indonesia tentu menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh unsur terkait.

Bupati Kutai Barat FX Yapan yang memimpin langsung apel persiapan dan penyemprotan disinfektan secara masal mengatakan, kegiatan ini sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama Forkopimda Kutai Barat pada hari Senin, (30/03/2020). Dalam upaya dan penanganan memutus rantai penyebaran Covid-19 dalam wilayah Kutai Barat, di  Alun-alun Itho Sendawar. Selasa, 31 Maret 2020.

Menurut Kapolres Kutai Barat AKBP Roy Satya Putra mengatakan “kegiatan ini juga sesuai dengan surat telegram bernomor ST/1008/III/KES.7/2020 yang memerintahkan jajaran Kepolisian di seluruh Indonesia untuk melakukan penyemprotan disinfektan. “kegiatan hari ini merupakan operasi kemanusiaan, untuk mencegah penyebaran virus,” tegasnya.

Kegiatan penyemprotan yang dipimpin langsung Bupati Kutai Barat tersebut dimulai dari jalan protokol Komplek Perkantoran, Gereja sepanjang jalan Sendawar Raya, menuju arah kecamatan Melak, Islamik Center, Pasar Melak dan pertokoan Jalan menuju Sekolaq Darat, Rumah Sakit HIS dan kembali Ke Alun-alun Itho Sendawar. Kominfo Afn

Serentak Di Seluruh Jajaran Lakukan Desinfeksi, Cegah Penyebaran Covid-19.

Serentak Di Seluruh Jajaran Lakukan Desinfeksi, Cegah Penyebaran Covid-19.

Kiri Kapolres Kutai Barat saat berikan keterangan kepada Media. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR, Melalui surat telegram bernomor ST/1008/III/KES.7/2020 Kapolri Jenderal Idham Azis memerintahkan seluruh jajaran kepolisian melakukan penyemprotan disinfektan secara masal. sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 didaerahnya masing-masing. Mengingat kasus pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang terus bertambah di seluruh wilayah Indonesia tentu menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh unsur terkait termasuk Polri. Selasa, 31 Maret 2020.

Kapolres Kutai Barat AKBP Roy Satya Putra mengatakan, dalam menindak lanjuti perintah tersebut, Polres Kutai Barat melaksanakan apel bersama Kodim 0912 Kutai Barat, Dinas Kesehatan Kutai Barat, BPBD Kutai Barat sebagai persiapan penyemprotan disinfektan. "penyemprotan tersebut berlangsung serentak di Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Mahakam Ulu hingga kecamatan yang dilakukan oleh Polsek jajaran bersama dinas terkait ditingkat Kecamatan," terangnya.

Kapolres menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk operasi kemanusiaan yang dilakukan untuk pelayanan kepada masyarakat dan diharapkan dengan pencegahan tersebut bisa meminimalisir penyebaran covid-19.

“kepada rekan-rekan saya sampaikan bahwa kegiatan kita hari ini merupakan operasi kemanusiaan, kita berikan pelayanan kepada masyarakat, lakukan dengan ikhlas semoga ikhtiar ini bisa mencegah dan mengurangi penyebaran virus,” tegas Kapolres.

Kegiatan penyemprotan tersebut dimulai dari jalan protokol dilingkungan komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menuju Kecamatan Melak dan sepanjang jalan singgah ditempat keramaian seperti Pasar dan pertokoan, tempat Ibadah serta pusat aktivitas masyarakat. Kominfo Lsr.