Tingkatkan Produksi Ikan Air Tawar, Diskan Kutai Barat Bantu Unit Keramba.

Tingkatkan Produksi Ikan Air Tawar, Diskan Kutai Barat Bantu Unit Keramba.

(Empat dari Kanan) Kadiskan Kutai Barat, Foto bersama dengan kelompok budidaya ikan air tawar. Foto : Sonny Lee.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Kutai Barat mendongkrak ekonomi pelaku usaha perikanan dengan menghibahkan 30 unit keramba demi menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kutai Barat. Jumat, 10 Juli 2020.

Kepala Diskan Kutai Barat, Stepanus Alexander Samson menjelaskan, bahwa tahap awal di tahun 2020 telah diserahkan 30 unit keramba sebagai sarana budidaya ikan air tawar disungai untuk tiga kelompok pembudidaya perikanan di Kecamatan Long Iram dan Kecamatan Tering.

Kedua kecamatan tersebut diserahkan masing-masing 10 unit keramba, kepada kelompok budidaya didanau Gap, Kampung Long Iram Kota, Kecamatan Long Iram. Lalu 10 unit keramba diberikan kepada kelompok di Kampung Muyup Ilir dan Kampung Jelemuq Kecamatan Tering.

"Masih ada beberapa kecamatan lain yang akan dilakukan proses serah terima serupa. Kita harap penerima bantuan dapat memanfaatkan secara maksimal dan memelihara sebaik mungkin," harapnya.

Untuk diketahui sejak tahun 2017, Dinas Perikanan Kutai Barat telah menyerahkan bantuan keramba sebanyak 193 unit kepada pelaku usaha perikanan di Kutai Barat. Di tahun 2017 dihibahkan 68 unit keramba, Tahun 2018 meningkat menjadi 80 unit, dan 15 unit di tahun 2019.

"Dan ditahun 2020 tahap pertama ini sebanyak 30 unit. Karena wabah corona dan terjadi pemangkasan angaran dari pemerintah pusat, jika tidak mungkin akan lebih banyak dari sekarang ini,” pungkasnya.

Penulis : Lilis, Editor : Hermanto Y.

Para Pedagang Diingatkan, Agar Gunakan Alat Timbangan Yang Benar.

Para Pedagang Diingatkan, Agar Gunakan Alat Timbangan Yang Benar.

Petugas Disdagkop Kutai Barat, sebarkan surat edaran peringatan. Foto : Handayan (Disdagkop & UKM Kutai Barat)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pedagang diingatkan agar menggunakan timbangan yang benar, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop) Kutai Barat tempelkan surat edaran ditiga pasar utama yakni pasar Nala di Kecamatan Linggang Bigung, Pasar Jaras Kecamatan Barong Tongkok dan Pasar Olah Bebaya Kecamatan Melak, Sabtu 11 Juli 2020.

Kepala Dinas Disdagkop dan UKM Kutai Barat, Salomon Sartono menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan beberapa waktu lalu. Yakni para pedagang yang kedapatan memakai alat ukur timbangan yang tidak sesuai.

"Oleh sebab itu Disgdagkop Kutai Barat menurunkan beberapa tim kelapangan untuk mengingatkan kembali para pedagang dan surat edaran tersebut  ditempel dibeberapa tempat agar bisa dilihat oleh para pedagang dan juga pembeli. Sebab kita tidak menginginkan ini terjadi lagi," ungkapnya dalam konfirmasi terpisah.

Kemudian dijelaskan oleh Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop Kutai Barat Ambrosius, Disdagkop telah mendapatkan surat edaran dari Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat untuk menghimbau dan mengingatkan kembali para pedagang agar memakai alat ukur timbangan yang sesuai.

"Sesuai dengan Undang-undang Perlindungan Konsumen, jangan sampai demi keuntungan, para pedagang melakukan hal yang dapat merugikan orang lain. Sudah tugas pemerintah dalam hal ini Disdagkop Kutai Barat, untuk menjaga ketertiban dan stabilitas harga dipasar sebagai tempat transaksi jual beli kebutuhan pokok sehari-hari,” tegasnya.

Dalam surat edaran tersebut ada beberapa poin penting yang harus ditaati dan diperhatikan oleh para pedagang. Yaitu  mengunakan timbangan yang tepat, menjaga keakuratan timbangan, dan timbangan yang digunakan para pedagang ini harus legal.

“Yang dimaksud dengan legal disini adalah timbangan yang digunakan tersebut tidak rusak dan sudah ditera ulang. Tiga poin tersebut yang harus diperhatikan oleh para pelaku usaha ini,” pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto Y.

Wujudkan Good Government, BKAD Kutai Barat Gelar Rapat SHBJ.

Wujudkan Good Government, BKAD Kutai Barat Gelar Rapat SHBJ.

(Kanan) Pj. Sekretaris Daerah Kutai Barat, saat buka kegiatan rapat. Foto : Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Badan Kuangan dan Aset Daerah Kutai Barat mengelar rapat Laporan Akhir Penyusunan Standarisasi Harga Satuan Barang Dan Jasa (SHBJ) tahun 2021.  Kegiatan tersebut dibuka Pj Sekretaris Daearah Kutai Barat. Di ruang Diklat Setdakab Kutai Barat. Jum’at, 10 Juli 2020.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat H. Achmad Sofyan mengatakan, Standarisasi harga barang dan jasa merupakan standar atau pedoman yang berisi jenis barang dan standar harga satuan barang yang digunakan untuk penyusunan RKA/DPA pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam satu tahun anggaran dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

“Tentu diharapkan dengan adanya standarisasi harga barang dan jasa ini akan memberikan dan bermanfaat bagi SKPD sehingga mempermudah dalam perencanaan perkerjan atau kegiatan dalam proses penyusunan anggaran dan tentunya lebih mendorong SKPD untuk lebih selektif mengalokasikan anggran,” terangnya.

Lebih lanjut Achmad Sofyan menambahkan “salah satu syarat demi terwujudnya Good Government adalah pencapaian output yang maksimum dengan input tertentu, efesiensi yang merupakan perbandingan output dengan input yang dikaitkan dengan standar kinerja atau target yang telah diditetapkan.”

Semetara Kepala Badan Kuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kutai Barat Sahadi mengatakan, proses pelaksanaan pengelolaan angaran terdiri atas perencanaan, pelaksanaan dan monitoring/pengendalian serta pelaporan, perencanaan anggaran yang dimulai dari pengajuan rencana anggaran, rapat koordinasi penentuan dan sinkronisasi rencana dengan plafon anggaran sampai disahkannya rencana anggaran.

“Salah satu syarat terwujudnya good government adanya pemerintah yang kompetitif, yaitu mengembangkan persaingan yang sehat, dalam upaya meningkatkan efesiensi dan efektifitas penggunaan sumberdaya dan produktifitas dengan tetap mengacu pada pedoman dan aturan yang sudah disepakati,” pungkasnya.

Penulis : Welin, Editor : Hermanto Y.

Cegah Terpapar Covid-19, lakukan Patroli dan Imbauan Tetap Gunakan Masker.

Cegah Terpapar Covid-19, lakukan Patroli dan Imbauan Tetap Gunakan Masker.

Anggota Satpol PP Kutai Barat, Saat lakukan imbauan kepada warga yang tidak gunakan masker. Foto : Renaldi (Diskominfo)

KOMINFOKUTAIBARAT-SENDAWAR, Wabah Covid-19 masih mengintai siapa saja yang kurang waspada, namun prilaku warga sudah seperti sudah tidak ada wabah Corona. Hak ini menyentuh, Satuan Polisi Pamong Praja melaksanakan patroli untuk menghimbau masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan aktivitas sehari-hari untuk mencegah terpapar wabah Covid-19. Kegiatan ini berfokus menyampaikan himbauan persuasif kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker. di beberapa tempat seperti; pasar Jaras, pasar Maleo Baru, dan pasar Melak. Jumat 10 Juli 2020.

Sekretaris satpol PP Yustinus giri mengatakan, kegiatan tersebut adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan, terutama dalam kegiatan perekonomian untuk menekan resiko penyebaran virus covid-19. Selanjutnya kegiatan ini juga untuk mengukur persepsi masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Dari sejumlah tempat yang telah dilakukan pemantauan masih banyak masyarakat yang belum menyadari akan pentingnya protokol kesehatan, menurut data yang telah dikumpulkan di lapangan terdapat kurang lebih 50% warga kurang waspada dan belum menyadari akan pentingnya protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, tidak menjaga jarak.

“Berdasarkan data tersebut menuntut kerja keras Satuan Polisi Pamong Praja untuk secara rutin melaksanakan patroli serta himbauan kepada masyarakat agar dapat mengindahkan dan menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari agar terhindar dari Covid-19,” harapnya.

Penulis : Renaldi, Editor: Hermanto Y.

Proses Belajar Siswa, Masih Menunggu Kebijakan Pemerintah.

Proses Belajar Siswa, Masih Menunggu Kebijakan Pemerintah.

SMAN 1 Sendawar, Tanpak Depan. Foto: Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tahun ajaran baru 2020, SMAN 1 Sendawar siap menampung 252 siswa baru dan menfokuskan jalur zonasi, menerima 90 persen kuota jalur zonasi, 5 persen jalur prestasi dan juga 5 persen jalur perpindahan.

Kepala SMAN 1 Sendawar H Agus Johansyah menjelaskan, bahwa pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 secara online dan juga dilakukan secara offline untuk membantu para siswa sesuai kesepakatan panitia PPDB. Rabu 08 Juli 2020.

"Untuk proses PPDB, pihak sekolah menyediakan fasilitas komputer dan pendampingan oleh para guru untuk membantu calon siswa yang kesulitan saat PPDB dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," terangnya.

Di terangkan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan PT Telkom untuk mempermudah dan memperlancar jaringan internet dalam proses pendaftaran dan daftar ulang.

”Penerimaan offline bukan secara manual, namun siswa yang kesulitan mengakses untuk masuk aplikasi pendaftaran, pihak sekolah menyiapkan komputer dan guru pendamping untuk langsung mengarahkan dan membantu para siswa melakukan pendaftaran serta memasukan data calon siswa secara online,” ungkapnya.

H Agus Johansyah mengatakan hingga saat ini sudah banyak para siswa yang mengambil formulir daftar ulang. "Kalau  sudah mulai dikirim kembali formulirnya barulah kami bisa mengetahui jumlah siswa yang diterima. Karena bisa saja siswa mendaftar di SMAN 1 tetapi ketika mendaftar ulang, siswa tersebut memilih sekolah lain."

Lebih lanjut diungkapkannya SMAN 1 Sendawar memiliki fasilitas yang lengkap serta staf pengajar yang profesional, yang terdiri dari 21 ruang kelas, dan didukung fasilitas ruang UKS, perpustakaan, ruang agama, koperasi, 4 kantin, laboratorium biologi, laboratorium fisika, laboratorium komputer, aula, lapangan basket, voli, dan futsal. Juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler OSIS, Pramuka, PMR, lingkungan hidup, paduan suara, PIKR, dan kesenian.

“Sesuai kalender pendidikan pada 13 Juli siswa sudah aktif belajar. Namun  belum mengetahui apakah akan dilakukan belajar tatap muka atau masih belajar secara online. Dan saat ini kami menunggu edaran pemerintah. Karena dalam proses belajar mengajar kami tetap mengacu kepada keputusan pemerintah terkait protokol kesehatan saat pandemi. Intinya pihak sekolah sudah melakukan penerimaan siswa sesuai tahapan, untuk proses belajar dilakukan tatap muka atau online sekali lagi menunggu keputusan,” ujarnya.

 

Penulis : Lilis, Editor: Hermanto Y.

Ringankan Beban Korban Kebakaran KNPI Bantu Barang Kebutuhan Pokok.

Ringankan Beban Korban Kebakaran KNPI Bantu Barang Kebutuhan Pokok.

(Tengah) Ketua KNPI Kutai Barat, usai menyerahkan bantuan kepada Korban. Foto: Dayan (KNPI Kutai Barat)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR,  Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Barat turut meringankan beban warga korban kebakaran yang terjadi pada Selasa (07/07/) di Kampung Belempung Ulaq, Jalan Menuyang Rt 002 Kecamatan Barong Tongkok. Dengan memberikan bantuan bahan kebutuhan pokok berupa beras, telur, minyak goreng, gula, teh, kopi dan juga mie instan. Jumat, 10 Juli 2020.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KNPI Kutai Barat, Canissius Arjan didampingi Sekretaris KNPI Kutai Barat, Fachrujiansyah dan Wakil Ketua bagian Hubungan Kelembagaan KNPI Kutai Barat, Hermonius Remon.

Canissius Arjan mengatakan bahwa Ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas serta sebagai dukungan moril kepada korban musibah kebakaran. Sebagai pemuda Kutai Barat, turut prihatin dengan musibah ini, dan bantuan ini dapat meringankan beban korban musibah kebakaran.

"Mungkin nilainya tidak seberapa, tapi semoga ini dapat bermanfaat dan korban kebakaran ini tetap tabah, kuat dan bisa bangkit kembali setelah mengalami musibah ini," paparnya usai penyerahan tersebut.

Penulis : Lilis, Editor: Hermanto Y.

Disdukcapil Kutai Barat Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM.

Disdukcapil Kutai Barat Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM.

Pj. Sekdakab Kutai Barat, menyaksikan aksi penandatanganan secara masal pencanangan zona integritas di Disdukcapil Kutai Barat. Foto : Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Zona Integritas (ZI) merupakan miniatur dari Reformasi Birokrasi (RB), pembangunan tata kelola pemerintahan yang baik bisa dilaksanakan diseluruh daerah di Indonesia. Berpedoman sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014 tentang pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dilingkungan Instansi Pemerintah.

Bentuk implementasi peraturan diatas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Barat melakukan kegiatan Pencanangan Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi ( WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang ditandai dengan penandatangan piagam zona Integritas oleh Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat dan Plt Kepala Disdukcapil Kutai Barat dihalaman kantor Disdukcapil Kutai Barat. Kamis 9 Juli 2020.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Kutai Barat H. Achmad Sofyan mengatakan, kegiatan semacam ini perlu terus digalakkan dan diperluas untuk terus diikuti oleh seluruh perangkat daerah dilingkungan Pemerintah Kutai Barat, upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya korupsi merupakan satu langkah yang perlu kita dukung dan dorong bersama demi terwujudnya birokrasi yang bersih dan sehat.

“Dan tentunya saja saya sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah yang positif menuju peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan Achmad Sofyan, masyarakat saat ini sudah cerdas dan berani, mereka cenderung akan memberikan informasi secara luas melalui media sosial apabila mereka menerima pelayanan yang tidak memuaskan, maka dari itu perlu diingatkan agar jangan sampai hal ini terjadi.

 “Buatlah SOP yang efektif, efesien dan bebas dari pungli, utamakan kepuasan masyarakat dalam mengurus dokumen-dokumen kependudukan disini, dan saya yakin dengan SDM yang ada, Disdukcapil Kutai Barat mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dengan hati yang iklas dan tulus, dan tentu melalui Pencanangan Zona Integritas ini sebagai bentuk sinergi dan komitmen nyata untuk merealisasikan keberhasilan dari pembangunan zona Integritas menuju Good Government yang akan menjadikan hari esok yang lebih baik dari pada hari ini,” harapnya.

Sementara menurut Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Kutai Barat Florence Rombe menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama seluruh jajaran untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas dari korupsi, dalam hal ini yaitu melayani masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan suatu bukti kesungguhan kami dalam mengukuhkan diri sebagai dinas yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) disertai dengan upaya untuk mewujudkan Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani (WBBM),”pungkasnya.

Kegiatan Pencanangan Zona Integritas ditandai dengan penandatanganan piagam Pencanangan Zona Integritas oleh Pj. Sekretaris Daerah Kutai Barat dan aksi penandatanganan secara masal dipapan deklarasi Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi ( WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani (WBBM) oleh seluruh pejabat dijajaran lingkungan Disdukcapil Kutai Barat sebagai bentuk komitmen bersama.

Penulis : Welin, Editor: Hermanto Y.

 
Pentingnya Peran Masyarakat, Untuk Menjaga Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kampung Penarong.

Pentingnya Peran Masyarakat, Untuk Menjaga Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kampung Penarong.

Pj Sekdakab Kutai Barat, Saat membuka rapat evaluasi Tahura Kampung Penarong. Foto : Andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Rapat evaluasi dan penetapan kawasan Tahura di kampung Penarong Kecamatan Bentian Besar Kabupaten Kutai Barat dipimpin Pj Sekda Kutai Barat, pada hari kamis 9 juli 2020 di ruang diklat Lantai III Kantor Bupati Kabupaten Kutai Barat.

Pj Sekda Kutai Barat Ahmad Sofyan mengucapkan apresiasi atas kedatangan perwakilan pemerintah provinsi Kalimantan Timur yang sudah secara proaktif dan merespon apa yang disampaikan melalui surat mengenai pengusulan TAHURA Kampung Penarung Kecamatan Bentian Besar dan sudah ditetapkan sebagai kawasan pengelolaan Taman Hutan Rakyat (Tahura).

“Dengan penetapan kawasan Tahura ini diharapkan peran aktif dan pentingnya kesadaran masyarakat dapat mendukung keberhasilan program ini, dengan penetapan Tahura tersebut sebagai bentuk investasi masa depan untuk meningkatkan social, ekonomi dan budaya masyarakat dalam kawasan Tahura Hutan Ulin di Kampung Penarong tersebut,” harapnya.

Sementara menurut Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim Irwan mengatakan, bahwa dengan ditetapkan kawasan Tahura di kampung Penarong, diharapkan peran Camat, Petinggi dan tokoh masyarakat kampung bisa mensosialisasikan tentang  larangan-larangan terutama aktivitas penebangan hutan dan pembalakan liar di kawasan Tahura tersebut.

“Tahura merupakan merupakan kawasan lindung yang dikategorikan sebagai hutan konservasi bersama dengan cagar alam, suaka margasatwa, taman nasional dan taman wisata alam. Tahura memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi dan pariwisata komersial kedepannya,” pungkasnya.

Penulis : Andreas, Editor : Hermanto Y.

Rapat Penataan Kelembagaan Pada Dinas Kesehatan Kutai Barat.

Rapat Penataan Kelembagaan Pada Dinas Kesehatan Kutai Barat.

(Kiri) Pj. Sekdakab Kutai Barat, saat pimpin rakor penataan kelambagaan Diskes Kutai Barat. Foto: andreas (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat pimpin rapat koordinasi penataan kelembagaan dilingkungan Dinas Kesehatan Kutai Barat, Dinas Kesehatan dan UPTD Puskesmas dapat melihat, apa saja sampel yang bisa dijadikan referensi untuk dijadikan dasar dalam menetapkan tupoksi-tupoksi yang ada agar tidak terjadi tumpang tindih, banyak waktu yang bisa dipakai untuk koreksi bukan hanya pada saat rapat ini saja tapi di internal Dinas  juga dapat dilaksanakan koreksi. Ungkapnya didampingi Kadiskes Kutai Barat di ruang rapat Setdakab Kutai Barat. Kamis, 09 Juli 2020.

“Tugas Pokok dan Fungsis Dinas Kesehatan dapat dipastikan selaras dengan Permendagri 90 Tahun 2019 karena hal itu tidak bisa ditawar lagi karena konsekuensinya 2021 sudah diberlakukan, kemudian menggunakan SIPD didalam mengakses semua kegiatan secara online agar semua terjadual dengan baik  dengan target juli telah selesai. Supaya bisa berbenah dalam perbaikan hal-hal yang mungkin perlu diperbaiki dan penyesuaian dengan Permendagri 90 Tahun 2019 tersebut,” tegas Pj. Sekdakab Kutai Barat Achmad Sofyan.

Ditambahkannya Achmad Sofyan “semua tupoksi-tupoksi yang dituangkan didalam draft ini bisa saja dikoreksi sepanjang itu tidak bertolak belakang dengan Permendagri 90. Jika dilaksanakan namun bertolak belakang dengan Permendagri 90, hanya akan menjadi temuan sehingga lebih baik ditiadakan,” pungkasnya.

Penulis : Andreas, Editor : Hermanto Y.

Serahkan Bantuan Benih dan Pupuk Bagi Kelompok Wanita Tani.

Serahkan Bantuan Benih dan Pupuk Bagi Kelompok Wanita Tani.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketapang, saat menyerahkan bantuan. Foto. Dok. Ketapang Kutai Barat.

KOMINFO-SENDAWAR, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) melalui Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan menyerahkan Bantuan Benih dan Pupuk kepada Kelompok Wanita Tani Sungai Kelingking di Kampung Gemuhan Asa. Hal ini merupakan kegiatan optimalisasi perkarangan dengan pola kawasan rumah pangan lestari, dan merupakan salah satu upaya dalam mengurangi stunting, dimana stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang disebabkan oleh akses dan keterjangkauan terhadap pangan masih rendah.

Kegiatan penyerahan bantuan benih oleh Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketapang, diterima Petinggi Kampung Gemuhan Asa Bpk Sunyi, dan beberapa kelompok wanita tani. dilaksanakan di Kantor Kepala Kampung Gemuhan Asa. Rabu, 08 Juli 2020)

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Ketapang Rina Giptalina, mengatakan, penyerahan bantuan secara simbolis benih dan pupuk kepada masyarakat, dan mengajak masyarakat untuk terus melakukan penguatan ketahanan pangan, juga dalam rangka membantu mengurangi stunting dan mengurangi masyarakat mengkonsumsi pangan yang mengandung bahan kimia seperti pestisida.

Menghadapi pandemi covid 19 ini, sangat diperlukan penguatan ketahan pangan, dimana pemerintah Kabupaten Kutai Barat berupaya membantu meringankan beban para petani untuk tetap bisa bercocok tanam dalam situasi seperti ini. Melalui bantuan berupa benih pupuk NPK, Pupuk Kandang guna penyuburan tanaman, Polybag, dan Sarlon. Pada hari ini di Kampung Gemuhan Asa (karena berdasarkan data dari Dinas Kesehatan wilayah ini termasuk daerah stunting).

"Ini program Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat dalam penguatan pangan terutama saat menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, kita terus lebih giat melakukan pembinaan ketahanan pangan, harapan kita masyarakat mampu memanfaatkan lingkungan dan lahan perkarangan rumahnya. Salah satu contoh penanam pangan lokal seperti sayuran-sayuran dan umbi-umbian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,”harapnya.

Petinggi Kampung Gemuhan Asa Sunyi mengatakan, “Terima kasih dan bersyukur kepada Pemerintah Daerah telah memberikan bantuan ini, dan berharap semoga ini dapat membantu dan dapat dimanfaatkan masyarakat, untuk meningkatkan ketahanan pangan dan juga dapat membantu mengurangi kasus stunting yang ada di Kabupaten Kutai Barat,” harapnya.

Penulis: Dhea, Editor: Hermanto Y.

kubar

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id