Bupati Kutai Barat Optimis, Bursa Inovasi Desa Dapat Membangun Pola Pikir Untuk Memanfaatkan Dana Desa Secara Tepat Sasaran, Efektif dan Efesian. Selasa (30/07/2019)

Bupati Kutai Barat Optimis, Bursa Inovasi Desa Dapat Membangun Pola Pikir Untuk Memanfaatkan Dana Desa Secara Tepat Sasaran, Efektif dan Efesian. Selasa (30/07/2019)

Bupati Kutai Barat saat melakukan peninjauan Menu Bursa Inovasi Desa, di Looq Adat Melayu Taman Budaya Sendawar (TBS) Kabupaten Kutai Barat. kominfo Wln.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR - SENDAWAR – Bursa Inovasi Desa ( BID) 2019 merupakan forum pertukaran informasi dan inovasi kegiatan pembangunan dengan tujuan agar kampung dapat memanfaatkan Dana Desa dengan tepat sasaran dan inovatif, kegiatan yang digagas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kutai Barat mengusung tema “Dari Desa Membangun Indonesia” dan dibagi 3 cluster yang diikuti oleh 8 Kecamatan dengan 102 Kampung di Kutai Barat, berlangsung tertib di Looq Adat Melayu Taman Budaya Sendawar (TBS) Kabupaten Kutai Barat.

Perserta yang mengikuti kegiatan Bursa Inovasi Desa sebanyak 300 orang yang terdiri dari 100 orang petinggi, 100 orang ketua BPK, dan 100 orang dari perwakilan tokoh masyarakat selain mengikuti diskusi dan bimbingan Inovasi Desa, perserta juga memasarkan produk kerajinan hasil pengembangan dan inovasi Desa  dari potensi masing-masing kampungnya.

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, “Semoga melalui Bursa Inovasi Desa ini dapat memberikan motivasi dan inovasi baru bagi kampung untuk berprestasi dalam proses menggali dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada ditempatnya masing-masing serta memberikan wadah membangun pola pikir untuk memanfaatkan dana desa secara tepat sasaran, efektif dan efesian”.

“Pentingnya tujuan akhir yang ingin dicapai dalam kegiatan ini maka kepada seluruh peserta yang berasal dari 8 kecamatan 102 kampung agar dapat melihat dan mengadopsi ide-ide pembangunan dari daerah lain untuk diterapkan di kampungnya yang bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” terang Bupati

“Kepada seluruh Kepala kampung yang ada di Kutai Barat agar terus melakukan koordinasi, komunikasi dan kerjasama yang baik dengan masyarakatnya agar program yang ada ditiap kampung bisa berjalan dengan maksimal terutama pengelolaan dana desa yang diterima harus direncanakan dengan melibatkan tokoh pendidikan, tokoh kesehatan, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh-tokoh yang memiliki kemampuan untuk membantu memajukan kampung dan masyarakatnya,” Bupati Kutai Barat Menambahkan.

Sementara Kepala Seksi Pendayagunaan Sumber Daya Alam Teknologi Tepat Guna DPM-PD Provinsi Kaltim Endang Efendi mengatakan, kunci sebuah keberhasilan Negara adalah berkembangnya inovasi dan kreatifitas pemerintah bersama dengan masyarakatnya dalam mengelola pembangunan nasional dalam rangka itu maka oleh pemerintah menyediakan anggaran pembangunan yang berlandaskan perencanaan, bermanfaat dalam jangka panjang dan terobosan baru dengan satu prinsip utama yakni memiliki aspek kesejahteraan bagi masyarakat.

“Melalui momentum Bursa Inovasi Desa ini diharapkan menghasilkan relevansi yang strategis sehingga dapat menguatkan aspek-aspek dokumentasi, pembelajaran inovasi desa dan menjadi bahan pembelajaran bagi desa lain di Kalimantan Timur,” tegasnya.

“Ada beberapa hal yang perlu menjadi perhtian bersama, Program Inovasi Desa (PID) dirancang untuk membantu pemanfaatan dana desa agar lebih inovatif dan kreatif yang kemudian dapat menjadi media pertukaran, Pengelolaan Pengetahuan Inovasi Desa (PPID) sebagai bagian dari program PID yang dilaksanakan secara serius sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku,”  tambahnya,”. Kominfo Wln

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

kubar

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemkab@kutaibaratkab.go.id