Kabupaten Kutai Barat

Bupati Hadiri Pembukaan Pertemuan Lintas Sektor Dan Program Untuk Intervensi Suplementasi Gizi. Jum’at (8/11/2019)

Simbolis penyerahan alat masak dari Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur kepada Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat. kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

Simbolis penyerahan alat masak dari Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur kepada Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat. kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

Kominfokubar-sendawar, Bupati Kutai Barat menghadiri pembukaan pertemuan lintas program / lintas sektor. Dalam rangka penguatan  intervensi suplementasi gizi di desa lokus stunting Kabupaten Kutai Barat yang dibuka resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Timur, Hj. Nor Baiti Isran Noor. Bertempat di gedung serbaguna PKK, Kecamatan Barong Tongkok. Jum’at, 08 November 2019.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan mengatakan, melalui penyelenggaraan pertemuan ini, dapat memperoleh upaya dan langkah strategis untuk percepatan  pencegahan stunting di Kutai Barat. Dimana lokus stunting di 10 kampung yang  tersebar di 6 kecamatan. Sehingga diperlukan komitmen dan kerjasama untuk percepatan pencegahan stunting melalui setiap peran instansi dan Perangkat Daerah (PD) terkait.

“Saya telah menginstruksikan kepada setiap Perangkat Daerah, dalam merumuskan kebijakan harus merujuk dalam upaya percepatan pencegahan stunting, dan menghimbau kepada seluruh kepala desa agar dapat mengalokasikan dana melalui alokasi dana desa atau kampung (ADD/ADK) untuk TP-PKK kampung dalam melaksanakan program terutama untuk percepatan pencegahan stunting”, ungkap Bupati.

Pentingnya kerjasama setiap instansi untuk mengatasi kasus stunting, maka Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Timur Hj. Nor Baiti Isran Noor Baiti mengapresiasi atas komitmen Pemerintah Kutai Barat yang secara langsung disampaikan oleh Bupati Kutai Barat.

“Lokus stunting diwilayah provinsi Kalimantan Timur menjadi tanggung jawab saya, bagaimana kasus stunting berkurang di Kalimantan Timur, jadi komitmen Kabupaten Daerah khususnya Kabupaten Kutai Barat saya anggap luar biasa, kita patut berbangga bahwa bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, dinas dan sektor terkait berkomitmen bersama mengatasi kasus stunting”, terangnya.

Kegiatan yang diselenggarakan selama 3 hari  dari 8 sampai 10 november 2019, didalam pertemuan itu juga diselenggarakan kelas memasak. kominfo Dos.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>