Wakil Bupati buka Workshop Guru Kreatif Guna Tingkatkan Mutu Pendidikan.  Rabu (30/10/2019)

Wakil Bupati buka Workshop Guru Kreatif Guna Tingkatkan Mutu Pendidikan. Rabu (30/10/2019)

Wakil Bupati Kutai Barat (kiri) bersama Kepala Disdikbud Kutai Barat Silvanus Ngampun (tiga kanan) saat melihat hasil kreatif dari sekolah-sekolah di Kutai Barat.(hms6).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat Malalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan melaksanakan ragam kegiatan yang menunjang peningkatkan kualitas guru maupun muridnya. Sehingga dunia pendidikan Kutai Barat, semakin maju kedepannya, dengan menyelenggarakan kegiatan workshop guru kreatif membuat Alat Peraga Edukatif (APE) dan edukasi kewirausahaan untuk jenjang guru SMP, SD, TK dan PAUD. Di Gedung BPU Tanaa Purai Ngeriman. Senin, 28 Oktober 2019. Wakil Bupati Kutai Barat H Edyanto Arkan mengatakan, menambahkan kreativitas dan inovasi dalam dunia pendidikan sangat dibutuhkan. Sebab hal tersebut, dapat mendorong minat para murid, untuk lebih giat belajar. Terlebih lagi, ditunjang dengan ketersediaan alat peraga atau praktek langsung yang lebih mendorong murid memahami potensi yang dimiliki. “Generasi penerus yang dicetak agar semakin handal, tangguh, profesional dan mampu bersaing kedepannya”, terangnya. Wabup mengapresiasikan kegiatan tersebut, dengan mengangkat tema keterampilan menyelematkan masa depan. Melihat kegiatan ini, mengajarkan penggunaan barang bekas atau sampah yang jika diolah dengan baik akan menjadi barang yang memiliki nilai jual dan dapat dijadikan usaha industri kreatif. Tentu saja penerapannya tepat dan sesuai. Hal ini sangat bermanfaat sekali. Diharapkan ilmu yang diperoleh dari kegiatan ini, dapat direalisasikan kembali dengan mengajarkan pada guru di sekolah dan lingkungannya masing-masing. “Agar hal tersebut dapat terus berkesinambungan”, ujarnya. (hms6)
Talkshow Kebangsaan dan Diskusi Kepemudaan Dalam Rangka Sumpah pemuda ke-91.  Rabu (30/10/2019)

Talkshow Kebangsaan dan Diskusi Kepemudaan Dalam Rangka Sumpah pemuda ke-91. Rabu (30/10/2019)

Bupati Kutai Barat bersilaturahmi kepada kepala perangkat daerah, pengurus KNPI dan peserta, pada talkshow kebangsaan, dalam rangka sumpah pemuda ke-91,(hms6).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Kemajuan bangsa Indonesia berada ditangan pemuda, untuk itu pemuda harus kreatif, inovatif dan berkarakter, KNPI Kutai Barat melaksanakan talkshow kebangsaan, fashion show kebangsaan dan diskusi kepemudaan dalam rangka peringatan sumpah pemuda ke-91 tanggal 28 Oktober. di Auditorium ATJ Kantor Setkab Kutai Barat, Senin (28/10) lalu.

Bupati Kutai Barat mengatakan, pemuda memiliki peran besar dalam sejarah bangsa Indonesia. Di masa sekarang, peran pemuda dituntut untuk proaktif dan produktif mendukung langkah gerak penyelenggaraan pemerintahan. “Tetapi memberikan makna sebagai penuntun arah gerak perjuangan kaum muda dalam mensukseskan pembangunan”, terang Bupati.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, pemuda Kutai Barat solid bergerak menyongsong kehadiran ibukota negara Republik Indonesia, di Kaltim, untuk itu kaum muda Kutai Barat dapat menjadi mercusuar yang mengharumkan dan mengangkat nama daerah, dengan menyiapkan kualitas diri untuk bersaing.

Bupati mengimbau kepada KNPI Kutai Barat selaku penyelenggara, dapat konsisten sebagai penggerak kaum muda Kutai Barat dijaman millenial ini. Tingkatkan jalinan sinergitas dengan pemerintah daerah, DPRD, forkopimda, organisasi lainnya, perusahaan, lembaga perbakan dan lainnya. “kaum muda Kutai Barat harus mampu menghidupkan ekonomi kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat”, harapnya.

Acara fashion show kebangsaan, juga dihadiri Wabup Kutai Barat, Kapolres Kutai Barat, Kodim 0912 Kutai Barat, Ketua DPD KNPI Kutai Barat dan Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kutai Barat. (hms6)

Pameran Pembangunan Dan Pentas Seni Resmi Dimulai.  Rabu (30/10/2019)

Pameran Pembangunan Dan Pentas Seni Resmi Dimulai. Rabu (30/10/2019)

Sekda Bersama Para Undangan Melakukan Prosesi Pengguntingan Pita Di Stand Dekranasda.(HMS11).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Taman budaya sendawar menjadi pusat Kegiatan untuk memeriahkan HUT Kabupaten Kutai Barat yang ke-20 tahun 2019. kegiatan yang diawali dengan prosesi adat tepung tawar mengangkat tema ‘Dengan hari jadi Kabupaten  Kutai Barat yang ke-20 kita tingkatkan politik demokrasi yang berpendidikan lebih maju dengan bersama membangun negeri  dalam meningkatkan pemberdayaan  ekonomi  masyarakat yang hari esok lebih baik daripada hari ini’.

Rangkaian kegiatan yang dibuka oleh Sekreatrias Daerah diawali dengan Pembukaan pameran pembangunan dan pentas seni budaya ditandai dengan pengguntingan pita di stand Dekranasda didampingi Ketua dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, para Camat, Kepala Lembaga Adat Kabupaten Kutai Barat, Ketua TP-PKK, Ketua PIAD, Pimpinan Bank, Ketua KPU, perwakilan organisasi wanita, organisasi pemuda, organisasi masyarakat Kabupaten Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, “dengan dilaksanakannya pameran ini dapat membangun pemahaman publik yang positif terhadap pemerintah dalam upayanya mewujudkan “Kutai Barat Yang Semakin Adil, Mandiri Dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan Dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia”, jelasnya

Sekda Kutai Barat juga berpesan agar  tujuan akhir dari pameran pembangunan dan pentas seni budaya pameran ini tidak hanya sebagai media informasi kegiatan pemerintah dalam pembangunan namun juga merupakan upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan serta mengangkat kekayaan seni budaya Kutai Barat.

“Melalui kegiatan pameran ini dapat membangun kesepahaman dan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat bahwa menuju masa depan yang lebih baik perlu adanya sinergitas dan kerjasama yang baik serta optimalisasi peran serta masing-masing, mari satukan hati, semangat dan tekad kita untuk jadikan Kutai Barat menjadi masyarakat yang berdaya saing, berbudaya dan kreatif di tengah-tengah jaman millenial seperti sekarang ini sebab Partisipasi aktif tentu saja membawa kemajuan di Kabupaten Kutai Barat,” Harapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat Riduai ditemui usai mengunjungi stand pameran menuturkan “apresiasi kepada peserta pameran bukan hanya dari Kutai Barat tetapi ada dari Berau, Pampang dan Samarinda, hal ini semoga nantinya ditahun-tahun mendatang tetap dilaksanakan bahkan ditingkatkan apalagi animo masyarakat Kutai Barat tentunya tinggi juga terhadap kegiatan ini,”tuturnya.

Ketua TP-PKK Kabupaten Kutai Barat yang juga sebagai Ketua Dekranasda Yayuk Seri Rahayu ditemui usai mengunjungi stand mengungkapkan “Berharap stand pameran dapat menampilkan tampilan yang menarik minat sehingga pengunjungi tertarik datang, seperti yang menjual ragam kerajinan daerah semoga warga masyarakat tertarik membeli dan menggunakan produk-produk unggulan khas Kutai Barat yang dipamerkan dan dijual, saya melihat setiap tahunnya banyak peningkatan dan inovasi dan perbaikan hasil-hasil kerajinan, semoga dengan banyak barang yang laku dibeli tentunya saja membantu dana untuk para pengrajin semakin giat membuat hasil karyanya”, ungkapnya.

Ketua Panitia Peringatan Dahau Ke-20 Ayonius dalam laporannya menyebutkan “pameran pembangunan  diikuti oleh 88 stand pameran dan 125 meja IKM/UMKM terdiri dari 45 stand yaitu dari dinas, badan, kantor, organisasi dan kecamatan kemudian 43 stand yaitu dari pihak perbankan dan perusahaan, lalu  60 UMKM/IKM yaitu dari Samarinda, Pampang, Berau, Kubar, dan 65 IKM adalah Dekranasda Kabupaten Kutai Barat, terima kasih untuk dukungan seluruh pihak dalam mensukseskan kegiatan ini, kiranya kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua”, sebutnya.

Kegiatan Pameran Pembangunan dan Pentas Seni Budaya tersebut akan berlangsung himgga 5 November mendatang yang merupakan Hari Puncak Dahau dengan dilaksanakannya pada pagi harinya yaitu Upacara Peringatan HUT Kutai Barat Ke-20 dan dilanjutkan Malam Puncak Hiburan Rakyat yang dirangkai dengan Pengundian Hadiah Bankaltimtara ke 54 dalam rangka HUT Bankaltimtara Tahun 2019 dan penampilan artis ibukota band kenamaan Armada. Tentunya partisipasi masyarakat untuk hadir dan memeriahkan rangkaian acara Dahau tersebut sangat diharapkan.(HMS11)

Bagun Sinergitas untuk meningkatkan Ketahanan Pangan Daerah.  Senin (28/10/2019)

Bagun Sinergitas untuk meningkatkan Ketahanan Pangan Daerah. Senin (28/10/2019)

(Tiga dari kiri) Bupati Kutai Barat saat membuka Rakor DKP Prov Kaltim dan DKP Kutai Barat.kominfo Dpn.kutaibaratkab.go.id.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kutai Barat dalam Rangka Konsolidasi dan Koordinasi dengan DKP Provinsi Kalimantan Timur,  Rapat yang dibuka oleh Bupati Kutai Barat, didampingi Ketua TP PKK Kutai Barat, Kepala Dinas Ketapang Kutai Barat, Anggota DKP Kutai Barat dan DKP Kalimantan Timur sebagai narasumber, Senin 28 Oktober 2019.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2002 tentang ketahanan pangan, Pemerintah menyelenggarakan pengaturan, pembinaan, pengendalian, dan pengawasan ketersediaan pangan yang cukup baik dalam jumlah maupun mutu, aman, bergizi, beragam, merata, dan terjangkau oleh daya beli masyarakat.

Bupati Kutai Barat FX Yapan saat membuka rakor mengatakan, Pangan merupakan hal yang sangat penting dan strategis bagi masyarakat Kutai Barat dan Bangsa Indonesia mengingat pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama. "Oleh karena itu kerjasama dan peran aktif masyarakat Kutai Barat, dimana masing-masing individu maupun keluarga dalam peningkatan kualitas produksi dan proses pemasaran produk usaha pangannya untuk meningkatkan nilai produk dan pengenalan bahan yang berkualitas,” Jelanya.

Mewakili Kepala Dinas Ketapang Kutai Barat, sekretaris Dinas Ketapang Sri Mulyani Gamas menyampaikan, dalam rangka mendukung pemerintah mewujudkan hari esok lebih baik dari hari ini, pembangunan pangan dan gizi yang meliputi penyediaan, distribusi, cadangan pangan, penganekaragaman konsumsi, pencegahan keamanan pangan serta penaggulangan masalah pangan dan gizi.

Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKP Kalimantan Timur M.Alimuddin mengatakan, Mengingat pentingnya ketahanan pangan bagi suatu bangsa, maka DKP Provinsi Kalimantan Timur akan melakukan koordinasi dan konsolidasi kepada DKP Kutai Barat dalam terlaksananya peningkatan sinergitas program dan kegiatan guna meningkatkan ketahanan pangan di daerah ini, serta dukungan dari masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengimpelementasikan kebijakan program ketahanan pangan.

“Nantinya diharapkan bisa menjadi bahan masukan dalam penyusunan perencanaan pemerintah Provinsi Kaltim di tahun kedepan, kemudian bagi masyarakat dapat menyediakan ketersediaan pangannya sendiri,” harapnya.

Lebih lanjut dijelaskannya tujuan rakor ini dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dapat dilakukan melalui kerjasama antara dunia usaha dan masyarakat  yang difasilitasi oleh pemerintah. Dewan Ketahanan Pangan (DKP) sebagai Lembaga non struktural didaerah tugasnya adalah membatu Gubernur dan Bupati/Walikota dalam rangka meningkatkan sinergitas antar instansi khususnya merumuskan dan melaksanakan program pangan. “Melalui Koordinasi dan konsolidasi diharapkan dapat meningkat sinergitas serta dukungan pihak swasta dan masyarakat agar bisa berperan aktif dalam mengimplementasi kebijakan di daerah,” ungkapnya.

Untuk diketahui Tugas DKP Kabupaten/Kota hasil dari rakor ini antara lain merumuskan kebijakan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan;  mendorong   keikutsertaan masyarakat dalam penyelengaraan ketahanan pangaan; Melaksanakan   evaluasi   dan   pengendalian   perwujudan   ketahanan pangan Kabupaten; Membantu   dalam   mempersiapkan    pertanggung    jawaban   kepala daerah (Bupati / Walikota)  dalam  bidang  ketahanan  pangan  kepada legeslatif  dan masyarakat serta Melaksanakan sistem pembangunan pangan yang utuh. Kominfo Dpn.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat menggelar  Acara Launching Pilkada 2020.  Selasa (29/10/2019)

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat menggelar Acara Launching Pilkada 2020. Selasa (29/10/2019)

Sekretaris Daerah Kutai Barat bersama KPU  dan DPRD Kutai Barat, menekan sirine dan pelepasan balon tandai Launching Pilkada 2020. kominfo Afn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Ditandai dengan menekan tombol sirine dan pelepasan balon, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat menggelar acara Launching Pilkada 2020, Dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Ketua dan Anggota DPRD Kutai Barat,  Kapolres Kutai Barat, Dandim Kutai Barat, Organisasi Masyarakat,  ASN  dan TKK dilingkungan Pemerintah Kutai Barat. di Taman Budaya Sendawar, Selasa, 29 Oktober 2019.

Bupati Kutai Barat, dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, peluncuran Pilkada 2020 bisa memberikan informasi kepada masyarakat tentang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati periode mendatang, dengan demikian dapat meningkatkan partisipasi pemilih semakin meningkat dari tahun-tahun sebelumnya guna menyukseskan Pilkada 2020 di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

“Pada tahun 2020 masyarakat menghadapi agenda pesta demokrasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat yang akan meneruskan cita-cita dan perjuangan pembangunan yang tentunya agenda tersebut dapat berjalan dengan lancar, diharapkan dapat membawa Kutai Barat maju dan berkembang serta mensejahterakan masyarakat,” Terangnya

Lebih lanjut dijelaskan “Seluruh pihak diharapkan dapat menyuskeskan agenda ini, dengan bersama-sama menjaga Kabupaten Kutai Barat agar tetap aman, tentram, tertib dan damai menuju agenda pesta demokrasi di Kutai Barat 2020 mendatang. Jangan mudah terprovokasi melalui isu hoax dan adu domba serta fitnah lainnya. Saya yakin wargaku tercinta masyarakat Kutai Barat dewasa dan pasti lebih cerdas sehingga dalam berpikir, berujar maupun berkata dapat mencerminkan masyarakat yang beradat dan berkualitas,” Tegas Sekda.

Sementara menurut Ketua KPU Kutai Barat Arkadius Hanye mengatakan, secara nasional pilkada serentak sudah dilaunching sejak 23 september 2019 lalu atau setahun menuju tanggal pencoblosan 23 september 2020.  Di Kutai Barat baru dilakukan hari ini karena persiapan belum mantap terutama anggaran pilkada.

Namun kini anggaran sudah disepakati dengan pemerintah Kutai Barat melalui penandatanganan hibah daerah tanggal 1 oktober lalu, sehingga sejumlah kegiatan mulai dilaksanakan bahkan sebelum dilaunching. “Langkah selanjutnya pasca launching adalah perekrutan panitia pemungutan suara serta sosialisasi berbagai aturan pemilu, namun yang terpenting adalah keterlibatan masyrakat dalam pilkada khususnya  pemutahiran data pemilih,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya “Semua warga Kutai Barat yang secara administrasi memiliki KTP, KK bahkan surat keterangan pastikan sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap serta dapat memberikan masukan kepada PPDP atau PPS, pada saat pelaksanaan pemutakhiran data pemilih. Sehingga data pemilih kita makin valid, jika masyarakat dan semua pihak proaktif dalam pilkada tahun depan maka target partisipasi masyarakat bisa naik diatas 80 persen dari pemilu serentak 2019,” harapnya. kominfo Afn

Sosialisasi Measurement, Monitoring and Reporting (MMR) Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Sistim Resgistri Nasional (SRN).  Selasa (29/10/2019)

Sosialisasi Measurement, Monitoring and Reporting (MMR) Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Sistim Resgistri Nasional (SRN). Selasa (29/10/2019)

Sekretaris Daerah Kutai Barat membuka kegiatan sosialisasi MMR, GRK dan SRN. kominfo Jen. kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegitan sosialisasi Measurement, Monitoring and Reporting (MMR), emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Sistim Resgistri Nasional (SRN) di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu, melalui aplikasi MRV Web yang bertujuan untuk membantu mengukur, memantau dan melaporkan tingkat emisi GRK dari waktu ke waktu secara transparan, akurat, menyeluruh, konsisten dan dapat di verifikasi. di hadiri oleh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kampung, Sektor Swasta, Mitra Pembangunan dan Masyarakat Umum. bertempat pada Ballroom Hotel Grend Family Barong Tongkok, Selasa, 29 Oktober 2019.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, Provinsi Kalimantan Timur ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan penurunan gas rumah kaca dari deforestasi (penebangan pohon)  dan degradasi hutan (perubahan pada hutan yang berdampak negatif)  (REDD+) yang meliputi satu wilayah yurisdiksi dalam program Fores Carbon Partnership Fasilities-Carbon Faund (FCPF-CF) maka komitmen menurunkan gas rumah kaca sebesar 22 juta ton CO2eq pada periode 2020-2024, untuk dapat melakukan pengukuran dan pelaporan penurunan gas rumah kaca maka diperlukan satu perangkat yang disebuat MMR.

“Pemerintah Daerah siap mendukung program Pemerintah Indonesia dengan keterlibatan seluruh pihak terkait, agar dapat saling bersinergi dan berkomunikasi dengan baik untuk meningkatkan kesepahaman dan penguatan kapasitas guna mencapai upaya penurunan emisi berbasis REDD+”, terang Sekda.

Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Fadli menambahkan, dibutuhkan kerjasama dari semua pihak untuk melaksanakan pelaporan kegiatan penurunan emisi karbon didaerah masing-masing sesuai dengan standar yang ada sehingga pemangku kepentingan paham dan mampu mengukur, melaporkan dan memantau penurunan emisi karbon didaerahnya. kominfo Jen.

Rakor BPBD dalam RPB dan Renaksi.  Selasa (29/10/2019)

Rakor BPBD dalam RPB dan Renaksi. Selasa (29/10/2019)

Asisten 1 Setdakab Kutai Barat memimpin Rakor BPBD dalam RPB dan Renaksi.(hms36).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengadakan Rapat Koordinasi Pimpinan OPD Dalam Rangka Penyusunan Rencana Penanggulang Bencana (RPB) Dan Rencana Aksi (Renaksi) Tahun 2019, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor BP3D, Kamis (24/10)lalu.

Kepala BPBD Jenton menjelaskan Rakor ini berlangsung selama satu hari yang diikuti perwakilan OPD, Camat dan Perusahaan se-Kubar, dengan tujuan menyamakan persepsi tentang penanganan bencana dan anggaran pembiayaan yang dibutuhkan, karena BPBD tidak bisa bekerja sendiri dan harus melibatkan semua pihak dalam penanganan bencana di Kubar, Semoga melalui kegiatan ini menjadi ajang untuk saling memberikan masukan untuk mendukung ketahanan wilayah di Kutai Barat terkhusus dalam kaitan  penyusunan RPB yang mana hal tersebut sangat penting dalam mendukung RPJMD dan Renstra BPBD Kabupaten Kutai Barat Dalam Penanggulangan Bencana.

Bupati Kutai Barat FX.Yapan dalam sambutan yang dibacakan  Asisten 1 Bidang Pemerintah, Hukum dan Kasra Setdakab. Kutai Barat Misran Effendy menjelaskan, “Pencegahan dan penangulangan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial masing-masing pihak namun perlu adanya kerjasama yang baik antar stakeholders yang ada dan juga didukung oleh regulasi yang menjadi acuan dalam penanganannya,” ucapnya.

Melihat keadaan wilayah Kutai Barat yang rawan akan bencana seperti kebakaran ataupun banjir tentu saja membuat kita harus waspada terhadap bencana yang terjadi. Oleh karena itu saya mengapresiasi atas pertemuan yang di inisiasi oleh Badan Penanggulangan Dan Bencana Daerah yang merupakan tindaklanjut dari penanganan bencana yang terus diupayakan oleh Pemerintah berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Barat Nomor 12 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana yang didukung dengan Terbitnya SK Bupati Tentang  Tim Teknis Penyusunan RPB Dan Renaksi.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, “seluruh Peserta Rakor kiranya dapat memberikan sumbangsih nyata pemikirannya melalui forum ini, sehingga dengan masukan yang diberikan sungguh membantu penanganan  bencana di wilayah kita ini terlebih dengan melihat peserta yang juga dari Camat dan Perusahaan yang mengenali secara langsung daerah Kutai Barat ini pastinya saran sangat dibutuhkan. Berikut mengenai bencana yang notabene banyak berakar dari ulah oknum manusia, maka tidak perlu saling menyalahkan," Terangnya

Disini yang terpenting adalah kita harus berupaya memberikan kontribusi maksimal dalam penanganannya dan tidak hanya itu untuk mencegah agar tidak terjadi bencana. Mari kita terus berupaya memberikan kontribusi maksimal dalam penanggulangan bencana demi ‘Hari Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini’ (hms36)

Rakerda dan pelantikan Pengurus Cabang BKMT Kutai Barat periode 2018-2023.  Selasa (29/10/2019)

Rakerda dan pelantikan Pengurus Cabang BKMT Kutai Barat periode 2018-2023. Selasa (29/10/2019)

Wakil Bupati Kutai Barat (dua kiri) bersama Aminah Ja’far Sabran Ketua Pengurus Wilayah BKMT Kaltim (kiri), usai Rakerda dan pelantikan Pengurus Cabang BKMT Kutai Barat  periode 2018-2023.(hms6).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Menurut Wakil Bupati Kutai Barat, Bangsa dan negara kuat itu, dimulai dari keluarga yang harmonis, sehat dan sejahtera. Bagaimana membentuknya, harus dibentuk dengan agama yang baik, dalam rumah tangga, apabila didasarkan dengan prinsip-prinsip keagamaan yang baik, Insya Allah, bangsa ini akan menjadi kuat. Begitu juga masyarakat Kutai Barat pun akan menjadi kuat, dengan kualitas sumber daya manusia yang baik. di Gedung BPU Kompleks Islamic Center, Kelurahan Melak Ulu, Minggu 27 Oktober 2019 lalu.

Melalui Rakerda tersebut, “Pemerintah Kutai Barat berharap BKMT Kutai Barat dapat melakukan konsolidasi yang kuat, dengan menyusun program kerja yang terukur dan terjangkau di dalam internal BKMT, baik dengan pengurus cabang-cabangnya dan pengembangan cabang yang belum dibentuk, BKMT Kutai Barat memiliki pekerjaan rumah yang sangat besar. Karena Kutai Barat memiliki 16 kecamatan, 190 kampung dan 4 kelurahan,” Tegasnya

Wabup menambahkan BKMT merupakan wadah yang sangat tepat di dalam memberikan peningkatan ketaqwaan dan pengalaman-pengalaman bagi masyarakat Kutai Barat. Wadah ini sungguh memberikan arti yang sangat luas. “Ditambah lagi, dengan kehadiran sekitar 250 orang ibu-ibu akan memberikan warna dalam pendidikan, pengamalan keagamaan bagi masyarakat Kutai Barat,” kata Wabup, pada Rakerda dan pelantikan Pengurus Cabang BKMT Kutai Barat periode 2018-2023.

Ketua Pengurus Wilayah BKMT Kaltim, Aminah Ja’far Sabran mengharapkan keberadaan BKMT Kutai Barat kedepannya semakin eksis dan memberikan kontribusi nyata serta mewujudkan masyarakat yang harmonis, sehat dan sejahtera. “Suksesnya BKMT ini, tidak terlepas dukungan Pemerintah  Kutai Barat, BKMT Kutai Barat bersama jajarannya,”ucapnya.

Ketua Pengurus Cabang BKMT Kutai Barat Norhayah mengatakan, melalui Rakerda BKMT ini para majelis taklim tergabung di dalam BKMT Kutai Barat dapat menyatukan pemikiran-pemikiran yang jernih untuk BKMT mendatang di dalam memberikan kontribusi penerapan nilai-nilai agama dan adat demi terjaganya persatuan dan kesatuan secara kehidupan umat yang harmonis dan cinta kedamaian. Sehingga pembangunan Kutai Barat dapat berjalan sesuai dengan visi Pemerintah Kutai Barat. Yakni terwujudnya Kutai Barat yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan sumber daya manusia. “Akhirnya terciptanya kehidupan masyarakatnya yang hari esok lebih baik daripada hari ini,”ujarnya. (hms6)

Operasi Zebra Di Kutai Barat Berlangsung 14 Hari.  Selasa (29/10/2019)

Operasi Zebra Di Kutai Barat Berlangsung 14 Hari. Selasa (29/10/2019)

Asisten 1 Setdakab Kutai Barat  hadir pada apel operasi zebra mahakam 2019. (hms36).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Asisten 1 Bidang Pemerintahan, Hukum dan Kestra Setdakab Kutai Barat Misran Effendy menghadiri apel pasukan persiapan Operasi Zebra Mahakam 2019, di halaman Mako Polres Kutai Barat, pada hari Rabu, 23 Oktober 2019 lalu.

Kapolres Kutai Barat (Kutai Barat) AKBP I Putu Yuni Setiawan memimpin langsung apel dalam arahanya, Operasi Zebra Mahakam 2019, dilaksanakan di wilayah hukum Polres Kutai Barat, tema “Meningkatkan Kesadaran dan Kepatuhan Masyarakat Guna Mewujudkan Kamseltibcar Lantas”,  dilaksanakan selama 14 hari  dimulai tanggal (23/10) hingga (5/11) mendatang.

Kapolres Kutai Barat AKBP I Putu Yuni Setiawan mengatakan, target Operasi Zebra Mahakam 2019, diutamakan “Zero Accident”, “tidak ada kejadian lakalantas baik selama pelaksanaan operasi ataupun kedepannya. Kita tidak mengharapkan adanya kecelakaan lalulintas.  Kalaupun ada kita dapat meminimalisir fatalitas dari kejadian tersebut," ungkapnya.

Sasaran pada pelaksanaan operasi zebra kali ini, “Khususnya masyarakat Kutai Barat dan masyarakat Mahakam Ulu (Mahulu) diharapkan dapat tertib dan taat dalam bekendara dan selalu mematuhi peraturan lalulintas”, katanya.

“Pelanggar lalulintas tahun 2018 sejumlah 20.829 dengan jumlah tilang sebanyak 14.345 lembar dan teguran sejumlah 6.484 lembar.” Operasi Zebra tahun 2018 terdapat 11 kejadian dan mengalami penurunan sebanyak 23 kejadian atau turun 68%, dibandingkan tahun 2017 dengan jumlah kejadian 34.  Data juga menunjuk korban meninggal operasi zebra 2018 sebanyak satu orang dan mengalami penurunan sebanyak empat orang atau 80%, dibandingkan tahun 2017 tercatat sejumlah lima orang korban.  Kiranya penurunan ini juga membawa dampak hasil pada terwujudnya masyarakat Kutai Barat yang tertib dan patuh berlalulintas. (hms36)

Ketersediaan Air Minum Penentu Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.   Selasa (29/10/2019)

Ketersediaan Air Minum Penentu Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Selasa (29/10/2019)

Dua dari Kiri Kabid Infrastruktur dan Pengembangan wilayah BP3D Kutai Barat (dua kiri) saat membuka rapat konsultasi publik Rispam Kutai Barat 2019.(hms6).kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Ketersediaan air minum merupakan salah satu penentu peningkatan kesejateraan masyarakat. Diharapkan dengan kesetersediaan air minum yang mencukupi dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta dapat mendorong peningkatan produktivitas masyarakat.

Kabid Infrastruktur dan Pengembangan wilayah BP3D Kutai Barat FX Sumardi. mengatakan, terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat ksejahteraan, karena ketersediaan air minum yang layak dan cukup merupakan kebutuhan dasar dan hak sosial ekonomi masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah pusat dan daerah,” Jelasnya. saat membuka acara resmi kegiatan konsultasi publik rencana induk sistem penyediaan air minum (Rispam) Kutai Barat 2019, di Kantor BP3D Kutai Barat, Barong Tongkok”, belum lama ini.

Di tambahkannya, untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan suatu konsep dasar yang kuat, guna menjamin ketersediaan air minum bagi masyarakat sesuai dengan tipologi dan kondisi di Kutai Barat. Rispam merupakan dasar pengembangan air minum suatu wilayah. Diharapkan dengan adanya Rispam dapat menjadi dasar tersusunnya suatu program pengembangan sistem penyediaan air minum, di wilayah yang menyeluruh (comprehensinve), berkelanjutan (sustainable) dan terarah (fokus).

Adapun pelaksanaan kegiatan tersebut, yakni menyampaikan informasi Rispam di Kutai Barat. “Dokumen Rispam ini akan menjadi acuan atau pedoman bagi para stakeholder dalam melaksanakan kegiatan, kebijakan dan penyelenggaraan kegiatan penyediaan air minum”, terangnya. (hms6)