Adat Kuangkai Etnis Tunjung Benuaq Sebagai Ungkapan Religius Yang Mengandung Unsur Solidaritas  Yang Tinggi. Rabu (12/07/2019)

Adat Kuangkai Etnis Tunjung Benuaq Sebagai Ungkapan Religius Yang Mengandung Unsur Solidaritas Yang Tinggi. Rabu (12/07/2019)

Puncak Acara Adat Pemotongan Kerbau, kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUKUBAR – SENDAWAR – Acara puncak adat kuangkai dilakuan pemotongan hewan kerbau yang berlangsung meriah di Halaman belakang Lamin Mancong Kecamatan Jempang, acara puncak Adat Kuangkai, yang menurut kepercayaan masyarakat etnis Tunjun Benuaq bertujuan untuk mengantar dan mendoakan roh leluhur, orang tua atau keluarga yang telah meninggal kealam surga atau Lumut. Dalam acara tersebut Bupati Kutai Barat didampingi Assisten I Setdakab. Kutai Barat, Ketua KONI dan Kepala Opd beserta rekan media.

Bupati Kutai Barat FX. Yapan mengungkapkan, dengan dilaksanakannya upacara adat ini, merupakan bentuk upaya menjaga,  pelestarian adat budaya yang merupakan warisan leluhur nenek moyang dan salah satu ungkapan religius yakni unsur solidaritas yang saling menghargai.

Sementara menurut Kepala Adat Besar Kabupaten Kutai Barat Mannar Damansyah menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan sakral, hanya saja masyarakat sering salah gunakan ijin penyelenggaraan kegiatan adat dengan waktunya berlarut-larut dan ajang mencari dana tambahan dengan membuka perjudiaan dan sebagainya, “maka dari itu mari bersama sama menjaga kesakralan acara adat kuangkai ini dan kerukunan dalam masyarakat yang mengikutinya dengan mengikuti aturan adat dan tidak melanggar hukum formal,” harapnya. Kominfo Lsr

Kebangkan Bakat Generasi Muda Malalui Gala Siswa Jenjang SMP/MTS tahun 2019 Se-Kabupaten Kutai Barat.  Selasa (11/06/2019)

Kebangkan Bakat Generasi Muda Malalui Gala Siswa Jenjang SMP/MTS tahun 2019 Se-Kabupaten Kutai Barat. Selasa (11/06/2019)

Secara simbolis Assisten II, Tendang Bola tandai dimulainya kegiatan pertandingan Gala Siswa tahun 2019. Kominfo Lsr/Rwn. Kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Sedikitnya 12 Tim Sepak Bola mengikuti Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP/MTS Se-Kabupaten Kutai Barat tahun 2019 yang dilaksanakan di Stadion Swalas Guna Sendawar, Para siswa yang berkompetisi berasal dari Kecamatan Sekolah Darat, Damai, Mook Manaar Bulatn, Barong Tongkok, Jempang, Linggang Bigung, Penyingahan, Long Iram, Melak, Nyuatan, Siluq Ngurai dan Kecamatan Bentian Besar.

Bupati Kutai Barat yang diwakili oleh Assisten II bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Setdakab. Kutai Barat Ayonius mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah dalam menumbuh kembangkan bakat dan prestasi generasi muda yaitu siswa sekolah melalui extrakulikuler sekolah. Kegiatan tambahan ini sebagai momentum mengali potensi dan terhindar dari kegiatan negative dan kurang sehat.

Kegiatan ini menjadi pendidikan karater dan juga upaya membangun disiplin, kerja keras, gotong royong, dan kerjasama, dengan menyusung tema ‘Pembangunan karakter siswa melalui ajang sepak bola’. “Saya berharap lahir bibit-bibit atlit berbakat sehingga dapat memajukan persepak bolaan di Kabupaten Kutai Barat,” tutupnya dalam sambutan pembukaan Gala Siswa.

Yakobus Yamon selaku Ketua Pelaksana melaporkan bahwa peserta yang berlaga ini adalah hasil seleksi tingkat kecamatan dan ini merupakan tahun kedua. Pada 2018 mendapat peringkat ke 4 Se-Provinsi Kaltim. “Semoga ditahun 2019 ini dapat lebih baik lagi dan bisa masuk ke Grand Final,” bebernya.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin dan dilaksanakan selama 5 hari terhitung dari tanggal 11-15 juni 2019, diikuti 12 Kecamatan dari 16 Kecamatan,” Yamon menambahkan

Acara pembukaan Gala Siswa ini dihadiri oleh Perwakilan DPRD, Perwakilan Kodim 0912/Kbr, Perwakilan Mapolres Kutai Barat, Perwakilan Disdik, Ketua Umum Koni, Ketua Askap PSSI, Para Camat dan seluruh peserta, Kepala Sekolah dan guru selaku pendamping. Kominfo Lsr/Rwn.

Menjaga Adat dan  Budaya Leluhur Sebagai Karakter Masyarakat. Rabu (12/07/2019)

Menjaga Adat dan Budaya Leluhur Sebagai Karakter Masyarakat. Rabu (12/07/2019)

Bupati dan masyarakat Jempang menari ngerangkau bersama. Kominfo Lsr.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Bupati Kutai Barat dan rombongan disambut meriah oleh seluruh masyarakat Kecamatan Jempang dengan acara ramah tamah khususnya bersama masyarakat Kampung Mancong, Bupati Kutai Barat FX. Yapan yang didampingi Kepala Adat Kabupaten dan Kepala OPD, Camat Jempang Jumra, para Petinggi, Kepala Adat Kecamatan dan  Kampung serta seluruh masyarakat yang berlangsung meriah di Lamin Mancong.

Acara yang diawali dengan pemotongan tali sebagai tanda penyambutan tamu oleh adat Kampung Mancong, kemudian dilanjutkan dengan Tari ngerangkau bersama dan Luratn Adat ( Adat Makan Bersama).

Bupati Kutai Barat Fx. Yapan mengungkapkan, “prosesi penyambutan ini merupakan adat leluhur dalam membangun kerukunan dan kebersamaan dan teruslah dijaga kerukunan dan budaya yang baik ini serta tetap melestarikan budaya sebagai karakter masyarakat kita,” ucapnya saat memberikan paparan kepada seluruh masyarakat.

Arkadius Elly mewakili masyarakat warga Mancong dan juga selaku panitia mengatakan bahwa Kecamatan Jempang telah memperoleh perkembangan dan semoga kedepan lebih baik lagi, bebernya.

“Semoga dapat terlaksana dengan baik, lancar, rukun, damai dan sukses,” Pungkas Burhanuddin selaku Kepala Lembaga Adat Kecamatan Jempang. Kominfo Lsr

Kemenpan RB Berikan Pendampingan Sakip Bagi Pemkab Kutai Barat. Selasa (11/06/2018)

Kemenpan RB Berikan Pendampingan Sakip Bagi Pemkab Kutai Barat. Selasa (11/06/2018)

Tiga dari kiri Wakil Bupati foto bersama tim pendampingan Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Kepada Pemkab Kutai Barat terkait Upaya Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. kominfoDns.kutaibaratkab.go.id

DISKOMINFOKUBAR – JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melaksanakan pengutan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) didampingi oleh tim Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur Dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Ballroom Hotel Ambhara Jakarta.

Pendampingan SAKIP, didasari oleh hasil evaluasi implementasi SAKIP Pemerintah Kabupaten Kutai Barat tahun 2018 yang dilakukan oleh Kemenpan RB. Dengan mendapatkan nilai 56,23 dengan kategori “CC”, Poin tersebut menunjukan tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran masih rendah dan jika dibandingkan dengan pencapaian kinerjanya. Hal ini di sebabkan kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintah yang berorientasi pada hasil belum berjalan dengan baik dan perlu di lakukan perbaikan lebih lanjut, melalui kegiatan ini nantinya diharapkan akan memberikan persamaan pemahaman terhadap seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kutai Barat.

Deputi Bidang Repormasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur  dan Pengawasan Muhaamad Yusuf Ateh menjelaskan perlu adanya perbaikan pada target kinerja RPJMD dan RENSTRA agar anggaran yang digunakan lebih memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih efektif dan efisien. “Adanya perubahan didalam pemanfaatan anggaran yang berorientasi kepada hasil agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Kutai Barat,” Ia menambahkan.

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan yang hadir pada acara tersebut menjelaskan agar dengan pendampingan SAKIP ini agar visi, misi, target dan sasaran yang merupakan satu kesatuan dalam RPJMD sehingga program yang telah di susun dan sesuai visi misi yang di susun dari tahun 2016 hingga 2021, pendampingan ini untuk mendapatkan gambaran langsung dari kemenpan RB agar lebih tepat saran dalam penyusunan program yang sesuai dengan kebutuhan masyakarat.

“kita menyusun dokumen perencanaan yang konektifitasnya antara visi, misi, target, sasaran RPJMD kita merupakan satu kesatuan, adanya pendampingan ini lebih mempertajam lagi sasaran dan target yang kita capai sehingga program dapat sesuai dengan RPJMD yang sudah kita susun, nantinya dapat menjadi acuan bagi aparat kita dalam menyusun program aktual untuk dilaksanakan di lapangan. Mengingat keterbatasan dana dan waktu dalam RPJMD kita, sedangakan harapan masyarakat begitu banyak untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” Terang Wakil Bupati.

“kita selalu bicara pada target kinerja, kita harus ada perbaikan kepada RPJMD, perbaikan terhadap RENSTRAnya supaya kita pastikan bahwa anggaran itu digunakan ada manfaatnya untuk masyarakat yang lebih efektif dan lebih efisien bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kutai Barat,” menambahnya.

Kegiatan pendampingan ini, dihadiri oleh Deputy Bidang Repormasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur  dan Pengawasan Muhaamad Yusuf Ateh, Sekda Kutai Barat Yacob Tullur, Tim Analis Kebijakan Pratama Kemenpan RB dan beberapa kepala OPD dan menandatangani Perjanjian Kinerja sebagai komitmen bersama seluruh kepala OPD sebagai bagian dalam Pencapaian Kinerja Pemerintah di Kabupaten Kutai Barat. Kominfo Dns.

15 OPD Dan 4 Leading Sektor Ikuti Pendampingan Sakip Oleh Kemenpan RB. Selasa (11/06/2018

15 OPD Dan 4 Leading Sektor Ikuti Pendampingan Sakip Oleh Kemenpan RB. Selasa (11/06/2018

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti Pendampingan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Kemenpan RB. Kominfo Dns.kutaibaratkab.go.id

DISKOMIFOKUBAR – JAKARTA – 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 4 Leading Sektor Ikuti Pendampingan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP)  oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Ballroom Hotel Ambhara Jakarta.

15 OPD ini mengikuti pendampingan SAKIP dengan saksama dan setiap OPD membawa RPJMD, RENSTRA, RENJA, Perjanjian Kinerja dan Laporan Kinerja (LKJIP) dalam bentuk softcopy dan hardcopy yang kemudian di lakukan konsultasi penyesuaian.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, ( 11-12 Juni 2019) bertujuan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam capaian kinerja lebih tinggi dari penggunaan anggaran, sehingga perlu adanya perbaikan agar target dan sasaran kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan berorientasi pada hasil yang berguna bagi bagi masyarakat.

Kepala Bagian Organisasi Setkab Kutai Barat Erik Victory mengungkapkan SAKIP merupakan salah satu bentuk pelaporan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat dan kegiatan ini untuk menyamakan persepsi dari masing masing OPD dalam penyusunan SAKIP tersebut, untukdiketahui tahun ini terdapat 15 OPD yang mengikuti pendampingan SAKIP karena untuk mencapai “B” paling tidak 30 persen dari jumlah OPD, diharapkan tahun depan akan mengundang semua OPD untuk melaksanakan pendampingan terhadap SAKIP tersebut.

“SAKIP ini beda dengan pelaporan lain, SAKIP ini akuntabilitas kinerja sehingga dampaknya yang kita cari, artinya bagaimana suatu kegiatan berdampak bagi masyarakat dan SAKIP ini sebagai salah satu bentuk pelaporan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat yang berorientasi pada hasil. Untuk tahun ini baru 15 OPD yang mengikuti pendampingan SAKIP karna untuk memperoleh predikat “B” minimal 30 persen dari total OPD.” Jelas Erik.

Novan Kharisma sebagai salah satu Narasumber dan Pendamping dari Kemenpan RB menjelaskan beberapa OPD masih perlu mempertajam tujuan dan sasaran untuk memberikan penggambaran hasil akhir yang lebih jelas namun hampir semua OPD sudah mengarah kepada outcome. Selain itu perlu adanya pendalaman pencapaian kinerja di esselon III, dan IV untuk menunjang pencapaian kinerja esselon II tersebut.

“beberapa tujuan dan sasaran pada OPD belum jelas namun mereka sebenarnya sudah mengetahui ukurannya seperti apa cuman permasalahnya penggambaran hasilnya ingin dibawa kemana itu yang masih belum jelas tujuan dan sasarannya, karena indikator yang sudah di buat atau sudah dimiliki sudah mengarah ke pada outcome-nya” pungkasnya.

Selain itu, untuk perbaikan Novan Kharisma menambahkan, perlu adanya review terhadap RPJMD khususnya di BAB 5 Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran dari Kebijakan Bupati lebih di pertajam. kemudian perubahan renstra dari tiap OPD untuk dilakukan review kembali yang mana memiliki predikat “CC” dan untuk mencapai peringkat “B” apalagi peringkat “BB” perlu memperdalam lagi pola cascading yang berkualitas, untuk mendapatkan “BB” syaratnya adalah  2/3 populasi OPD memenuhi SAKIP, sehingga perlu menambah beberapa OPD untuk di lakukan pendampingan. Kominf Dns.

Beberapa OPD yang mengikuti pendampingan SAKIP ini diantaranya:

  1. Dinas pendidikan dan kebudayaan
  2. Dinas Kesehatan
  3. Dinas PU PR
  4. Dinas Pertanian
  5. Dinas Perikanan
  6. Dinas Pariwisata
  7. Disdagkop UKM
  8. Disnakertrnas
  9. Dinas Lingkungan Hidup
  10. Dinas Perhubungan
  11. DPMK
  12. Dinas Ketapang
  13. BKAD
  14. BKPPD
  15. Bapelitbangda

Dan sebagai Leading sectornya :

  1. Bapelitbangda
  2. Inspektorat
  3. Bagian Organisasi
  4. Bagian Pembanguna

Hari Pertama Masuk Kerja, Bupati Tegaskan Agar Pegawai Pemerintah Kutai Barat Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja (10/06/2019)

Hari Pertama Masuk Kerja

Bupati Kutai Barat FX Yapan memimpin apel gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan pemerintah Kutai Barat pada hari pertama masuk kerja Senin pagi, 10 juni 2019, pukul 07:45 wita di Halaman Kantor Bupati Kutai Barat

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Bupati Kutai Barat FX. Yapan memimpin apel gabungan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan pemerintah Kutai Barat pada hari pertama masuk kerja Senin pagi, 10 juni 2019, pukul 07:45 wita di Halaman Kantor Bupati Kutai Barat. Apel gabungan tersebut bertujuan membangun kerjasama dan silahturahmi dengan segenap Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dilingkungan pemerintah Kutai Barat.

Bupati mengatakan agar seluruh PNS maupun TKK agar meningkatkan kehadiran serta kinerjanya sebagai bentuk pengabdian, “Saya ingin Kasi, Kabid dapat menghitung kehadiran seluruh stafnya dan Sekretaris dapat membina jika kehadiran pegawai yang kurang dan dilaporkan kepada Kepala Dinas tiap harinya dan saya akan mengecek perkembangan tiap minggunya,”tegasnya.

Bupati juga menghimbau supaya seluruh kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) bersama-sama membangun komunikasi, bahu membahu dan bekerjasama membangun Kutai Barat untuk semakin baik dan terus bersemangat dalam menjalankan tugas, “Kepala OPD agar menopang dan membimbing staf dibawah kewenangannya, jika staf ada kesalahan jangan di benci atau dimusuhi namun harus dibimbing ke-arah yang benar,” bebernya saat menjadi pembina apel gabungan OPD.

“Saya ucapkan selamat merayakan lebaran, Minal aidzin Walfaizin mohon maaf lahir dan batin, terus semangat bergandeng tangan menuju hari esok yang lebih baik dari pada hari ini,” Tutup Bupati sambil akhiri amanatnya dihadapan peserta apel gabungan seluruh OPD dilingkungan pemerintah Kutai Barat. Kominfo Lsr

Operasi Pasar Tabung Gas Elpiji 3 Kg, Dalam Rangka Mengurangi Pengeluaran Masyarakat Jelang Hari Raya. Jumat (31/05/2019)

Operasi Pasar Tabung Gas Elpiji 3 Kg, Dalam Rangka Mengurangi Pengeluaran Masyarakat Jelang Hari Raya. Jumat (31/05/2019)

Operasi pasar tabung gas elpiji 3 kg, halaman Kantor Kecamatan Melak. Kominfo Dos.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam rangka mengantisipasi kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg menjelang hari raya idul Fitri.  Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah (DISDAGKOP-UKM) Kutai Barat bekerjasama dengan agen elpiji 3 kg Kutai Barat melaksanakan operasi pasar tabung elpiji 3 kg.  Operasi pasar tersebut dilaksanakan pada tiga tempat, halaman Kantor Kecamatan Melak, panggung lapangan sepak bola Kampung Linggang Bigung dan halaman Kantor Kepala Kampung Sumber Sari Barong Tongkok.

Saat operasi dilaksanakan  pada halaman Kantor Kecamatan Melak, Kepala Seksi  Stabilitas Harga, Perlindungan Konsumen Dan Pengembangan Eksport, Merry Elvinasary menuturkan, kegiatan tersebut dalam rangka antisipasi kelangkaan tabung elpiji yang terjadi pada saat hari raya,  dan sebagai data serta informasi penting bagi DISDAGKOP-UKM Kutai Barat menyampaikan hal tersebut ke Rapat Koordinasi (RAKOR) di tingkat provinsi.

Dalam kesempatan ini juga, Kepala DISDAGKOP-UKM Kutai Barat, Salomon Sartono saat meninjau langsung, menanggapi positif kegiatan operasi pasar ini terutama tabung gas elpiji, pemerintah dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan tabung gas elpiji 3 kg yang biasanya permintaan akan meningkat menjelang lebaran. “Melalui pelaksanaan kegiatan ini pemerintah telah membantu masyarakat dalam mengurangi pengeluaran belanja menjelang hari raya dan memang masyarakat kita yang membutuhkan”, terangnya.

Operasi yang dilaksanakan pada kantor Kecamtan Melak mengandeng agen PT. Anggrek Kresik Luwai Indah dengan menyediakan sebanyak 560 tabung gas elpiji 3 kg. warga bisa memperoleh tabung tersebut dengan menukarkan kupon senilai 23 ribu rupiah. Kominfo Dos

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id