Getah Karet Diharapkan Tidak Bercampur

Getah Karet Diharapkan Tidak Bercampur

SENDAWAR-Harapan petani karet akan adanya kenaikan harga getah karet di awal  tahun 2017 ini, tampaknya tak kunjung menghampiri petani Kubar, sampai pada minggu kedua di bulan Mei tahun 2017, harga getah karet di tingkat petani masih di kisaran Rp5.000 per kilo gram, sempat naik di awal Januari berkisar Rp. 8000,- tetapi tidak berlangsung lama, hal ini banyak dikeluhkan oleh petani karet Kubar yang perekonomian keluarga sangat tergantung dengan harga karet tersebut.

Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) Edyanto Arkan “yang meninjau langsung keadaan petani di Kampung Sekolaq Joleq Kecamatan Sekolaq Darat berjanji untuk memperjuangkan kenaikan harga karet, selama ini karet dari Kubar kita jual melalui pembelian dari Kalimantan Selatan (Kalsel) kadang ada permain harga dan kedepan kita mencoba bekerjasama dengan pembeli dari Perusahaan di Samarinda, tetapi dengan berbagai persyaratan  dari perusahaan yang masih perlu kita kaji, di karenakan Perusahaan tersebut hanya membeli getah karet murni, selama ini karet dari Kubar banyak yang telah tercampur”katanya.

Lanjut Edyanto “Pembeli juga banyak mengeluhkan karet Kubar yang dicampur pasir, tanah dan kayu, dan kedepan tentunya lebih adanya perbaikan akan kualitas karet tersebut tidak lagi dibuat dalam bentuk kentalan tetapi dalam bentuk lempengan”tegasnya.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Pertanian Kubar Finsen Allotodang yang mendampingi, “Kita sudah membuka komunikasi dan berkunjung langsung dengan Perusahaan pembeli karet dan sudah melihat keadaan produksi karet di Samarinda, tetapi kita masih mengkaji dikarenakan Perusahaan tersebut hanya membeli getah murni tanpa adanya campuran sementara karet dari Kubar masih rata-rata tercampur bahan lain”.

Senada dengan Kadis Pertanian Kubar, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Perkebunan Sukorelawan menghimbau masyarakat untuk tidak mencampur karet dengan bahan lain alias karet murni kalau mau adanya perbaikan harga, kalau tetap di campur maka tentunya tidak ada nilai tawar, dan yang rugi petani sendiri, jika petani menjual karet murni tentunya yang datang membeli tengkulak dari mana-mana dan saya yakin persaingan akan harga karet akan lebih sehat karena petani ada nilai tawar dengan kualitas karet yang baik  tanpa adanya campuran.(hms36)

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Barat Rapatkan Barisan

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Barat Rapatkan Barisan

SENDAWAR-BNK Kubar serius dalam membasmi penyalahgunaan Narkoba, hal ini dibuktikan dengan diadakannya pertemuan lintas sektor yang berlangsung belum lama ini di sekretariat BNK Kubar, Kampung Ngenyan Asa Kecamatan Barong Tongkok, lintas sektor ini melibatkan dari Kepala sekolah, penggiat anti Narkoba, Dinas kesehatan dipimpin langsung oleh Ketua BNK Kubar yang juga Wakil Bupati kubar Edyanto Arkan di dampingi Kasat narkoba polres Kubar dan Kepala dinas kesehatan Kubar Aliman.

Dalam arahannya Edyanto Arkan menegaskan “pertemuan ini sangat penting untuk menyatukan langkah-langkah bagi pengguna bahan haram tersebut, dikarenakan kenaikan pengguna Narkoba tiap tahun yang terus meningkat, kalau kita tidak serius menanganinya sudah dipastikan akan rusaknya generasi masa depan kubar karena pengaruh Narkoba tersebut, kita hari ini menyatukan persepsi kenapa penggunaan Narkoba cepat meningkat, apa penyebabnya, ataukah jaringannya yang begitu kuat atau ketahanan kondisi masyarakat kita yang mudah terpengaruh. karena itu masyarakat diharapkan kerjasamanya apabila terdapat gejala dimasyarakat akan pengguna narkoba untuk secepatnya menyampaikan ke BNK Kubar untuk diambil langkah yakni rehabilitasi dari pada diproses secara hukum oleh pihak Kepolisian,  lebih baik mencegah daripada mengobati, kata kata tersebut sangat tepat untuk menggambarkan Narkotika. Ya, narkoba adalah musuh kita bersama bukan hanya Badan Narkotika Kabupaten”, paparnya.

Arkan menegaskan “Narkoba sudah menjadi masalah bangsa. Oleh sebab itu kita semua dari berbagai lapis masyarakat wajib ikut membantu menciptakan Kubar Bebas Narkoba, pencegahan sejak dini harus dilakukan agar narkoba tak disalahgunakan, kebanyakan masyarakat kadang kurang perduli dan tanggap mengenai masalah Narkoba, namun mendiamkan acuh bukan sikap yang bijak, apalagi sampai dikucilkan. memang semua itu bentuk hukuman sosial bagi pencandu narkoba, mari coba kita bisa merangkul mereka pelan pelan”.

KB-11-Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Barat Rapatkan Barisan (1)Arkan menyarankan pecandu Narkoba menyerahkan diri untuk minta kesembuhan ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) merupakan langkah yang bukan hanya sekedar pemberantasan, tapi juga proses rehabilitasi pecandu yang bersinergi dengan instant terkait seperti kepolisian dan kementerian kesehatan, IPWL bertujuan merangkul pengguna atau pecandu narkoba, sebagai proses rehabilitasi, dengan melapor ke IPWL, maka pecandu narkoba bisa terhindar dari jeratan hukum, di Kubar sudah ada 3 tempat IPWL yakni Puskesmas Melak, Puskesmas Barong Tongkok dan Rumah Sakit Harapan Insan Sendawar, dan ada 8 pengguna Narkoba dalam masa rehabilitasi.(hms36)

Banjir Kepung 15 Kecamatan di Kutai Barat

Banjir Kepung 15 Kecamatan di Kutai Barat

SENDAWAR- Sudah hampir 4 hari banjir kepung Kutai Barat, dari 16 Kecamatan 15 Kecamatan terkena dampak banjir, hanya Kecamatan Linggang Bigung saja yang tidak terkena banjir, pantauan media ini Kamis (11/5) di 5 Kecamatan Yakni Melak, Mook Manart Bulatn, Barong Tongkok, Tering dan Long Iram yang di susuri menggunakan Speedboat oleh tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar, Polres Kubar dan Kodim 0912 Kubar. Banjir terparah ada di Kecamatan tering dan Long Iram dengan ketinggian air 3 meter, bahkan ada rumah warga yang tinggal terlihat atapnya.

KB-13-BPBD Distribusikan Bantuan dan melihat langsung korban banjir di Kecamatan Long Iram, Melak, Mook Manaartn Bulatn, Tering dan Barong Tongkok (3)Untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir tersebut BPBD bertindak cepat dengan memberikan bantuan terutama bahan pangan dan obat obatan bekerjasama dengan Dinas sosial dan Dinas Kesehatan Kutai Barat serta mendirikan posko bantuan di 2 Kecamatan terparah terkena banjir yakni Tering dan Long Iram, tentunya kita akan terus pantau dan dirikan posko-posko bantuan di Kecamatan lainnya apabila nanti diperlukan kata Kepala Dinas BPBD Jenton.

Lanjut Jenton “dengan kondisi air yang semakin naik ini saya minta warga waspada agar tidak ada jatuhnya korban jiwa terutama anak kecil harus terawasi, dan kita harapkan kerjasama semua pihak intansi baik pemerintah maupun swasta dan masyarakat untuk bersama-sama membantu korban banjir semampunya, baik tenaga maupun hartanya”.

Jenton menjelaskan “bantuan yang sudah terkumpul saat ini dari bantuan Bupati FX.Yapan secara pribadi, perusahan, PKK Kubar, LSM,  BPBD Kubar dan Propinsi tetapi jumlahnya sangatKB-13-BPBD Distribusikan Bantuan dan melihat langsung korban banjir di Kecamatan Long Iram, Melak, Mook Manaartn Bulatn, Tering dan Barong Tongkok (1) terbatas, saya sangat mengharapkan pembagian nantinya merata ke semua Kampung yang terkena banjir, karena semua sangat butuh akan bantuan ini”. jelasnya.

“Dengan adanya bencana banjir ini saya menghimbau semua warga untuk cepat, tepat dan bijak dalam bertindak untuk bersama mengatasi waktu banjir  dengan berusaha menyelamatkan jiwanya, hartanya dan peliharaannya”,pungkasnya.(hms36)

Mengelola ADD Dengan Musyawarah

Mengelola ADD Dengan Musyawarah

SENDAWAR – Membuat program kerja di Kampung, dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) para Petinggi/Kepala Kampung harus terlebih dahulu melakukan rapat dengan masyarakat untuk menentukan kegiatan yang dikerjakan. “Kegiatan yang dilakukan harus betul-betul yang diperlukan oleh masyarakat Kampung tersebut, jangan kegiatan yang dilaksanakan hanya karena keinginan Petinggi,” tegas Bupati FX Yapan SH dalam sambutannya pada pembukaan Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) XIV di Kampung Jambuq Kecamatan Bongan, Rabu (10/5).

Lebih lanjut Bupati mengharapkan kepada para Camat, kepala kampung sebagaimana diamanahkan agar bisa membantu Bupati dan Wakil Bupati, sehingga ada beberapa kewenangan yang sudah didelegasikan kepada Camat maupun kepala kampung terutama masalah pembinaan, maka harapan saya Camat dan kepala kampung dalam membangun jangan memakai kekuatan sendiri, tolong kita bekerja melibatkan staf, dengan cara berkoordinasi dan berkomunikasi dengan masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidikan termasuk PKK.

Banyak jalan dan cara kita dalam berkomunikasi. Oleh sebab itu Camat, kepala kampung, diharapkan setiap bulan melakukan kegiatan gotong royong membersihkan kecamatan atau kampung. Saat ini ada perlombaan kampung bersih dan program kampung KB juga terkait dengan kebersihan kampung serta kesehatan masyarakat, sehingga kedepan Bupati akan melakukan inspeksi langsung kelapangan.

 Camat sebagai fasilitator harus bisa mengkoordinir dan menyatukan masyarakat, jadi camat tidak boleh arogan tetapi harus menjadi perekat, begitu juga di kampung petinggi jangan arogan saya minta kepala kampung memiliki ilmu berkomunikasi dengan masyarakat, “Seperti membunuh semut jangan diinjak tetapi berilah gula sedikit maka semut akan mati kekenyangan,” ungkap Bupati.

Sekali lagi tolong Camat, Petinggi dan masyarakat bisa melibatkan Kapolsek serta Danramil dalam kegiatan khususnya pencegahan narkoba dan pemanfaatan perkarangan serta ekonomi kerakyatan, dan pihak Polsek dan Danramil siap untuk membantu, tinggal koordinasi dan komunikasi yang baik, begitu juga dengan TP PKK Kecamatan dalam kegiatannya bisa libatkan Bhayangkari dan Persit Canra Kirana  Kecamatan sehingga apapun yang kita kerjakan bisa menjadi lebih ringan.

Bupati juga menambahkan, Program yang dilaksanakan dikampung harus prioritas, karena petinggi yang paling tahu kebutuhan di kampung masing-masnig. “Saya minta jika ADD masuk tolong kepala kampung melaksanakan ADD bukan karena keinginan tetapi karena kebutuhan, outpunya harus jelas sehingga dalam pengelolaannya harus dirapatkan terlebih dahulu jangan sampai juklak juknis yang kepala kampung berhak dalam pelaksanaannya tidak jangan sampai dalam melaksankan program tidak pernah dirapatkan, sehingga banyak laporan masyarakat masuk ke Bupati terkait kegiatan-kegiatan yang tidak beres,” tegas Bupati.

Selanjutnya Bupati menegaskan ADD bukan proyek, tetapi kegiatan tersebut swakelola, jadi petinggi jangan coba-coba cari untung, oleh sebab itu kedepan seluruh petinggi yang ada kedepan setiap tahun diambil 15-20 kampung untuk diperiksa/audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tujuannya agar petinggi mengerti dalam pelaporan dan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan di Kampung benar-benar tepat sasaran.

Bupati juga menyinggung kondisi dan keadaan keadaan perekonomian masyarakat Kubar serta daya beli masyarakat sangat rendah, oleh sebab itu berkaitan dengan BBGRM program ketahanan pangan harus diprioritaskan, gunakan pekarangan-pekarangan yang ada untuk menanam sayur dan apa saja, dimana lahan kita masik banyak yang kosong lahan tersebut tolong dimanfaatkan untuk menanam sayur-sayuran, jagung, padi, singkong, kedelai.

Berkaitan dengan pencegahan dan pemberantasan narkoba, masyarakat, dan aparat kampung serta para guru, tokoh agama bisa membantu mengawasi sehingga pencegahan bisa dilakukan. Selain itu para Camat harus melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk mengawasi terkait peredaran narkoba, pengawasan melekat pada tangan rakyat/masyarakat ” Awasi sekolah-sekolah yang ada, bagai mana pendidikan bisa berkualitas jika sekolah cepat pulang, kita tidak ingin anak-anak kita kurang jam belajar, masyarakat bisa mengawasi guru-guru di sekolah tersebut, begitu juga generasi muda yang ada jangan sampai terjerumus narkoba , dengan demikian para orang tua harus memperhatikan anak-anaknya, jika sering keluar malam harus diawasi, para guru bisa menyampaikan kepada anak-anak didik, begitu juga gereja, masjid bisa menyampaikan himbauan kepada umat. Langkah tersebut untuk membantu seluruh masyarakat agar terhindar dari narkoba dan pergaulan bebas, ” terang Bupati. (hms10)

Pembukaan BBGRM XIV Tingkat Kabupaten Kutai Barat

Pembukaan BBGRM XIV Tingkat Kabupaten Kutai Barat

SENDAWAR – Rabu 10/9 hari Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) XIV di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) resmi dilakukan. Acara ini dipadukan dengan kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 45, serta pelantikan Ketua PKK tingkat Kampung  se Kubar dan Pencanangan Kampung KB Muara Gusiq Kecamatan Bongan.

Kegiatan yang mengusung tema “Dengan HKG ke 45 tahun 2017 kita lakukan akselerasi program-program PKK untuk wujudkan visi dan misi gerakan PKK serta melalui BBGRM ke 14 kita tingkatkan peran lembaga kemasyarakatan menuju Kaltim maju 2018” tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kutai Barat FX Yapan SH, yang terpusat di Kampung Jambuk Makmus Kecamatan Bongan. Dengan pemukulan gong oleh Bupati Kubar FX Yapan, pukul 10.00 Wita.

Di damping wakilnya Edyanto Arkan, Sekretaris Daerah Drs Yacob Tullur MM, Ketua TP PKK Yayuk Seri Rahayu, serta para kepala SKPD  di lingkungan Setkab Kubar. Di hadapan ratusan pendudukan Bongan.

Dan dilanjutnya dengan penyerahan alat kebersihan seperti cangkul, skop, sapu dan lain – lain oleh Bupati kepada perwakilan masyarakat Bongan sebagai simbol dimulainya kegiatan BBGRM tingkat Kabupaten Kutai Barat.

“Dengan memohon pertolongan, penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa Pencanangan Kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat  XIV 2017 di Kampung Jambuk Makmur, saya nyatakan resmi di buka dan Kampung Muara Gusiq Kecamatan Bongan selaku kampung KB saya nyatakan resmi dicanangkan,” ujar FX Yapan, saat membuka kegiatan tersebut, yang disambut dengan riuh tepuk tangan oleh para undangan yang hadir.

Melalui tema diatas mengandung makna bahwa dengan semangat persatuan dan kesatuan kita tingkatkan kontribusi lembaga kemasyarakatan dalam dukung suksesnya pembangunan.

Melalui pembangunan desa sebagai pondasi dasar membangun dan memperkuat Negara kesatuan. Lembaga kemasyarakatan sebagai mitra kerja pemerintah desa untuk mengelola, merencanakan dan melaksanakan pembangunan dengan menggali swadaya gotong royong masyarakat desa.

Serta Tingkatkan integrasi sosial yang dirasa cenderung menurun akhir-akhir ini. Untuk memperkuat integrasi sosial, integrasi bangsa dan memperkokoh keutuhan NKRI melalui pendayagunaan dan pelestarian nilai-nilai gotong royong yang telah tumbuh, berkembang dan mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Dia juga mengungkapkan melalui pelantikan 100 Ketua Tim Penggerak PKK tingkat Kampung se Kubar, yang merupakan mitra pemerintah  diharapkan dapat mengoptimalkan peran dan fungsinya dalam menggerakkan, memotivasi  seluruh keluarga  se-Kutai Barat untuk mensukseskan pelaksanaan GERMAS melalui hidup yang sehat dan berkualitas.

“Melaksanakan pemanfaatan pekarangan, menciptakan kawasan bebas tanpa rokok,”ujarnya.

Serta wajib menggiatkan pembentukan Dasawisma karena melalui kegiatan ini akan diperoleh data yang akurat. Sebab hal ini sangat menjadi masukan yang sangat berarti bagi perumusan program kedepannya,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kubar, F Syaidirahman, menjelaskan pokok kegiatan ini adalah untuk membangun kerjasama masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan yang diarahkan pada persatuan serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam pembangunan. “Sehingga kelak akan tercapai kemajuan bersama secara serentak diseluruh wilayah Kubar,”ujarnya.

Kegiatan BBGRM  XIV ini akan berlangsung selama 30 hari kedepan atau berakhir pada 10 Juni mendatang akan ditutup di kampung Besiq Kecamatan Damai.

“Maksud dan tujuan pelaksanaan BBGRM yakni melestarikan nilai-nilai budaya gotong royong masyarakat, meningkatkan komitmen bersama oleh pemerintah pusat dan daerah, aparat kecamatan/desa, pihak swasta dan masyarakat luas dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup keluarga,”ujarnya.

Dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu memperbaiki kualitas hidupnya dan menanamkan nilai-nilai kemandirian keluarga. (hms10)

Kejuaraan Volly Open Sendawar Sukses Digelar

Kejuaraan Volly Open Sendawar Sukses Digelar

SENDAWAR– Setelah menggelar pertandingan selama enam hari atau sejak kamis 4/5 hingga Selasa 9/4 di Gedung Olahraga (GOR) Desnan), Kejuaraan bola volly Sendawar Open Piala Bupati tahun 2017 resmi berakhir.

Tim putri Sekab A berhasiil menyabet gelar juara pertama setelah berhasil mengalahkan Tim putri KNPI dibabak final.  Sementara dikubu putra dijuarai oleh Tim PAMA yang juga berhasil menunjukkan lawannya dipartai final yakni KONI Kubar.

Penyerahan hadiah kepada pemenang putri diserahkan langsung oleh Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan SH. Sementara dikubu pria diserahkan oleh Wakil Bupati Kubar H Edayanto Arkan SE.

Disaksikan ribuan penonton yang memenuhi setiap sudut Gelanggang Olahraga Desnan, saat menyaksikan partai final. Turut hadir juga Sekretaris daerah (Sekda) Kubar Drs Yacob Tullur MM, Wakapolres, Anggota DPRD Kubar, para pejabat teras dilingkungan Pemkab Kubar, Ketua KONI, Ketua DPD KNPI.

Sebelum mengawali sambutannya, Bupati Kubar FX Yapan terlebih dulu memberikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas sudi dan perkenaannya warga Kubar serta atlet Pro Liga yang telah ikut serta mensukseskan kejuaraan ini. “Semoga kejuaraan membawa kesan yang indah bagi Saudara sekalian sehingga Kutai Barat siang dikenang dan malam menjadi impian,” ujarnya.

Kejuaraan bola volly Sendawar Open piala Bupati 2017 berjalan aman dan lancar. Hal ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara panitia penyelenggara dengan para peserta pertandingan volly Sendawar Open Bupati cup tahun 2017, serta para masyarakat umum yang menjadi penonton, sehingga keamanan dan kenyamanan kegiatan ini tetap terjaga.

Juara Voly (3)

Ia berharap agar kejuaraan bisa dipandang sebagai upaya untuk membangun dan mengembangkan kepribadian yang lebih matang, berkualitas dan memiliki prinsip hidup yang dapat diaktualisasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Tujuan yang utama dan terutama bukan pada kemenangan, atau kegagalan adalah kekalahan. Namun lebih pada bagaimana kita saling membangun keterikatan persaudaraan dan tali silahturahmi.

Menang atau kalah hanya hal yang biasa. Menurutnya seluruh tim yang ikut serta dalam kejuaraan itu adalah pemenang.

 “Kepada tim yang barhasil merebut juara atas nama Pribadi, keluarga serta Pemerintah Kabupaten Kutai Barat saya mengucapkan selamat Tingkatkan terus prestasi, dan jangan pernah berhenti untuk berkembang dan mengasah potensi diri,”jelasnya.Sementara yang saat ini belum bisa menyabet juara jangan berkecil hati kekalahan adalah kemenangan yang tertunda.

Orang nomor satu di Kubar ini juga mengungkapkan bahwasanya kejuaraan ini (sendawar open, red) akan menjadi event setahunan yang setiap tahunnya akan di selengarakan.

Sebab  melalui kompetisi ini selain menyediakan sarana hiburan bagi masyarakat, juga dapat menumbuh kembangkan permainan volly di Kubar pada umumnya dan Indonesia pada khususnya.(hms10)

Perusahaan Wajib Membantu Korban Banjir

Perusahaan Wajib Membantu Korban Banjir

BUPATI Kutai Barat (Kubar) FX Yapan SH, Kamis (11/5) menginstruksikan kepada perusahaan swasta yang berinvestasi di Kubar baik itu perusahaan tambang batu-bara, kayu dan sawit, untuk segera memberikan pertolongan kepada korban banjir di Kubar.

“Kita (Pemkab, red) telah mengagendakan pada Senin mendatang akan melakukan pertemuan dengan perusahaan swasta di Kubar, melalui pertemuan itu kami  minta perusahaan membantu warga korban banjir,” jelasnya.

Bantuan yang dimaksud kata Yapan yakni bantuan berupa sembako yang disalurkan oleh perusahaaan swasta di Kubar ke pada korban banjir. “Mengingat bantuan itu sangat dibutuhkan masyarakat, dan batuan itu berbentuk sembako,”jelasnya.

Di mana banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemda Kubar, lanjut Bupati, tapi perusahaan-perusahaan di Kubar juga harus peduli dengan banjir. “Harus ada bentuk kepeduliaan dari perusahaan, jangan biarkan masyarakat menderita. Apalagi disaat kondisi ekonomi Kubar seperti sekarang ini,”imbuhnya. (hms10).

Bupati Meninjau Posko Banjir

Bupati Meninjau Posko Banjir

SENDAWAR – Bupati Kabupaten Kutai Barat (Kubar) FX Yapan SH besama Ketua TP-PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu Kamis (11/5) membagi-bagikan ratusan sak beras dan ratusan dos mie instant, air mineral dan telur saat menyambangi para korban banjir luapan sungai Mahakam di tiga kecamatan.

2017.1105.BANTUANKetiga daerah yang mendapat bantuan secara pribadi oleh orang nomor satu di Kubar ini, yakni Kecamatan Tering, Bohoq Kecamatan Barong Tongkok dan Kecamatan Melak.  Bantuan  tersebut diserahkan langsung oleh Bupati dan diterima oleh Camat setempat.

Usai menyerahkan bantuan FX Yapan mengungkapkan bantuan itu amat dibutuhkan oleh korban banjir. Sebab belajar dari pengalaman kejadian yang sudah-sudah korban bencana alam seperti banjir sangat membutuhkan bantuan makanan.

“Oleh sebab itu pada hari ini saya melakukan peninjauan ke korban banjir sekaligus menyerahkan batuan sembako kepada masyarakat,” ujarnya, saat disambangi para awal media diposko BPBD di Melak, pukul 15.00 Wita.

Dia juga menuturkan bahwasannya akan melakukan kunjungan serupa ke sejumlah daerah yang terkenan banjir untuk menyerahkan bantuan. Seperti Long Iram, Muara Pahu, Mook Manaar Bulatn, Penyinggahan dan lain – lain.

Yapan mengaku memborong sendiri ratusan sembako yang dibagikan ke tiga daerah yang ia kunjungi sore kemarin. “Bantuan berupa beras, mie instan, telur serta air mineral ini saya lakukan secara pribadi,” jelasnya.

Dia menegaskan bantuan itu dilakukan atas asas kemanusian tidak ada maksud lain. Alasanya buka karena pemerintah tidak bisa membantu. Melaikan bila menunggu bantuan dari pemerintah memerlukann waktu yang cukup lama, sebab harus melalui proses. Sementara para korban bencana sangat memerlukan bantuan.

Mengingat bancana banjir di Kutai Barat bukan hal yang baru namun hampir setiap tahunnya terjadi. Meski demikian Pemerintah akan tetap berusaha untuk meringankan beban para korban banjir dengan memberikan bantuan.

Dia juga juga mengaku telah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar untuk melakukan penyisiran di kampung-kampung yang terkena bencana.”Saya minta kepada BPBD untuk mendata kampung mana yang terkena banjir, melalui data itu kami akan mengajukan bantuan ke pusat untuk membantu para korban banjir,”tegasnya.

Upaya yang dilakukan Pemda setempat kata Yapan, kedepan untuk menanggulangi bencana banjir ialah dengan melakukan penataan pembangunan di daerah/ kampung  yang merupakan langganan banjir.

Dengan cara membimbing masyarakat melakukan pembangunan rumah sesuai dengan standar yang ada. “Jarak rumah dan ketinggannya harus disesuaikan,”ujarnya.

Langka itu diyakini Yapan dapat membantu warga untuk terhindar dari air  yang masuk ke dalam rumah saat banjir datang. “Sebab dari tahun ke tahun pasti terjadi banjir yang luar biasa di Kutai Barat jadi kita harus mengantisipasi bencana itu terlebih dulu,”tutupnya.(hms10).

Pelimpahan Kewenangan Bupati Kubar Kepada Camat Dilingkungan Pemkab Kubar

Pelimpahan Kewenangan Bupati Kubar Kepada Camat Dilingkungan Pemkab Kubar

SENDAWAR – Dalam upaya mensinkronisasikan data-data dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang akan dilimpahkan  kewenangannya kepada Camat, Bupati FX Yapan SH meminta seluruh Camat terlebih dahulu memahami dan mengerjakan tugas utama sebagai Camat, setelah tugas utama Camat tuntas baru mengerjakan tugas yang dilimpahkan SKPD kepada Camat. Hal tersebut  ditegaskan Bupati dalam rapat koordinasi yang dipusatkan diruang Diklat Kantor Bupati lantai III, terkait pelimpahan kewenangan Bupati Kubar kepada Camat dilingkungan Pemkab Kubar, Selasa (9/5).

Lebih lanjut Bupati menuturkan selain memperoleh pelimpahan kewenangan dari SKPD, Camat memiliki tugas utama yakni menyelenggarakan tugas umum Pemerintahan. Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, Penyelenggaraan  Trantib, penegakan  per Undang-Undangan, penyelenggaraan di Tingkat Kecamatan. Membina penyelenggaraan pemerintahan desa/kampung dan kelurahan. Melaksanakan pelayanan masyarakat yang belum dilaksanakan Pemerintah kampung/kelurahan. Disamping hal tersebut pelimpahan kewenangan kepada Camat meliputi Urusan-Urusan dari Bupati, dan Urusan-Urusan dari SKPD-SKPD.

Camat dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh pelimpahan sebagian wewenang Bupati. “Didalam membangun Kabupaten tidak semuanya ditangan Bupati. Selain itu juga Bupati atau Wakil Bupati tidak mampu membangun Kubar dengan kekuatan sendiri, karenanya sesuai Moto Pemkab Kubar yang dicetus Hari Esok Lebih Baik Dari Pada Hari Ini, Moto tersebut bukan Motto Bupati dan Wakil Bupati tetapi Motto Pemkab Kubar,” terang Bupati.

Selanjutnya Bupati memaparkan, sesuai alur pemikirannya  karena  dalam membangun Kubar tidak bisa dengan kekuatan sendiri, maka jelas antara Bupati dengan Sekretaris Kabupaten, Asisten, Kepala SKPD, dan Camat, serta kepala kampung ada garis koordinasi sesuai undang-undang tentang kewenangan Pemerintah Daerah dan administrasi perintah, oleh sebab itu saya menyampaikan, agar pendelegasian kewenangan harus sesuai aturan yang ada.

Satu hal dan harapan saya kepada seluruh pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Kubar yang sudah dipercayakan untuk mengemban jabatan agar betul-betul mampu dan memiliki ilmu komunikasi, termasuk dalam pembinaan. Kedepan saya harapkan komunikasi lebih baik, oleh karenanya  para pejabat harus mampu memberikan penjelasan dan pembinaan kepada masyarakat, baik secara logis maupun secara aturan.”Jangan hanya menyampaikan ini keputusan atau instruksi Bupati, dimana sudah diberikan tugas dan kewenangan cobalah menjelaskannya kepada masyarakat, sesuai aturan yang ada,” kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati meminta agar seluruh pejabat memberikan penjelasan yang benar, jangan menggiring opini masyarakat yang tidak benar, dimana para pejabat yang sudah dipercayakan untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan program dan kewenangan serta informasi-informasi yang tidak menyesatkan kepada publik atau masyarakat.

Bupati juga menekankan agar dalam pelimpahan kewenangan kepada Camat selalu melakukan koordinasi, karena tanpa koordinasi yang baik pelaksanaannya pasti tidak akan berhasil secara maksimal. Camat merupakan kepanjangan tangan dari Pemerintahan Kabupaten, oleh sebab itu Camat bisa melakukan pembinaan dan pengawasan secara langsung di kecamatan.(hms10)

Bangun Kubar Dengan Konsep 5 M

Bangun Kubar Dengan Konsep 5 M

SENDAWAR-Konsep yang ditargetkan dalam membangun Kabupaten Kutai Barat (Kubar), agar lebih baik kedepannya. Ada 5 M yakni harus mendengar, melihat, merasakan, menganggarkan dan melaksanakan.

Apabila 5 M ini dilaksanakan dengan baik, maka kebijakan yang diambil dipastikan efisien, efektif dan tepat guna,”kata Bupati Kubar FX Yapan pada acara pengambilan sumpah janji dan pelantikan Sekkab Kubar dan pelantikan pejabat eselon II.a di lingkungan Pemkab Kubar, di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat Kantor Setkab Kubar, belum lama ini.

Salah satu contohnya, saya mendengar bahwa jalan poros menuju kecamatan Jempang rusak berat. Setelah mendengar, pastinya melihat secara langsung ke jalan tersebut. Berikutnya merasakan jalan ini, dengan melintasi dengan kendaraan, apabila tidak enak jalannya. Pastinya kedepan menganggarkan dan melaksanakan atau memperbaikinya sehingga jalan ini mulus dan bisa digunakan,”terangnya.

Apabila diterapkan 5 M tadi, semua program pembangunan se-Indonesia diantaranya infrastruktur jalan dan lainnya, bisa dilaksanakan dengan baik.”Semoga saja, pemerintah bisa mengikutin konsep 5 M tersebut,”harapnya.

Berkali-kali disampaikan, saya selaku Bupati Kubar tidak mampu membangun Kubar dengan memakai kekuatan sendiri. Apabila dibantu kalian semua, apa yang dicita-citakan akan terlaksana dengan baik menuju hari esok lebih baik dari pada hari ini.

“Jangan takut dengan bupati, silahkan kalian di organisasi pemerintah daerah di lingkungan Pemkab Kubar berkreasi dan berinovasi sesuai dengan koridor dan aturan yang ada,”imbaunya. (hms6)

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id