TP- PKK Kubar Tingkatkan SDM dan Kapasitas SDM

TP- PKK Kubar Tingkatkan SDM dan Kapasitas SDM

Lakukan Kunjungan Kerja ke Balikpapan

BALIKPAPAN Rabu 30/5  Tim Penggerak (TP) PKK Kutai Barat (Kubar)  pukul 09.00 Wita, mengunjungi TP PKK Kota Balikpapan. Kunjungan TP PKK asal “Tanaa Purai Ngeriman’ yang dipimpin langsung oleh Ketua TP.PKK Yayuk Seri Rahayu Yapan itu, mendapat sambutan hangat dari TP PKK kota Minyak, di kantor PKK Balikpapan di jalan Ruhui Rahayu 2.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia dan kapasitas SDM Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat. Balikpapan sengaja dipilih menjadi tempat yang tepat untuk menimba ilmu, hal ini dikarenankan TP PKK Kota Balikpapan salah satu mendapatkan Piala Bergilir Gubernur Kalimantan Timur sebagai Juara Umum Lomba pada Peringatan HKG ke-45 di Penajam Pasir Utara.  Dan sering sekali menoreh sejumlah prestasi  mendapatkan penghargaan lainnya baik di tingkat Provinsi bahkan tingkat Nasional.

Ketua TP PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini merupakan salah satu upaya peningkatan kinerja Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat. Baik dalam segi administrasi, panji-panji, optimalisasi dan dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dan juga program terpadu PKK.

“Agar kedepannya PKK Kutai Barat semakin berjaya dan mampu menjadi mitra Pemerintah yang memberikan sumbangsih yang besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,”tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat Yayuk Seri Rahayu Yapan menyatakan ungkapan syukur dan bahagianya, telah mendapat sambutan hangat dari PKK Balikpapan.

“Terima kasih kami sudah diterima dengan baik disini, begitu banyak hal yang perlu kami pelajari melalui forum diskusi kali ini agar kami dapat melakukan perbaikan, pembaharuan juga penyempurnaan sehingga dapat lebih baik lagi dalam melakukan setiap program kegiatan PKK, masukan pada dialog hari ini menjadi sangat berarti bagi kami”, ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Balikpapan Hj.Anita Rizal Efendi .“Suatu kehormatan bagi kami karena Bapak dan Ibu bisa hadir ditempat kami melalui kunjungan kali ini menempuh waktu 12 jam untuk sampai disini,kehadiran rekan-rekan dari Kubar merupakan penyemangat tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Dan hal yang  terpenting dalam sebuah organisasi ialah pertama menjaga interaksi dan memiliki komunikasi yang baik dalam pelaksanaan program. Kedua memiliki kekompakan untuk sama-sama mensukseskan setiap program kerja.

Serta yang ketiga menyatukan semua unsur dalam PKK tanpa melihat memandang SARA. “ Semoga kunjungan kali ini bermanfaat bagi kita semua”,  ujarnya.

Ia pun berharap agar dalam kesempatan mendatang dapat berkunjung ke Kutai Barat, kiranya kunjungan ini juga dapat membuka sinergitas dan kerjasama yang baik satu sama lain. (ADV/hms11/NAW)

TP-PKK Kubar Gelar Pelayanan dan Pengobatan Gratis di SLB

TP-PKK Kubar Gelar Pelayanan dan Pengobatan Gratis di SLB

SENDAWAR - Tim Penggerak PKK Kutai Barat (Kubar) kembali menggelar pelayanan dan pengobatan gratis untuk masyarakat. Namun kali ini, pelayanan dan pengobatan tersebut dilakukan dengan mendatangi  langsung Sekolah Luar Biasa (SLB) Kubar, di kampung Mencimai atau kawasan jalan trans Provinsi.

Dalam kesempatan itu puluhan penyandang disabilitas yang menuntut ilmu di sekolah tersebut baik ditingkat TK, SD, SMP, hingga SMA mendapatkan pelayanan dan pengobatan  berupa pemeriksaan gigi, mulut dan kesehatan umum secara  gratis oleh tim medis TP – PKK Kubar yang berasal dari puskesmas Barong Tongkok.

Seperti yang diketahui saat ini sebanyak 92 orang anak penyandang disabilitas menuntut ilmu di SLB Kubar. Bahkan beberapa diantaranya telah memiliki keahlian dan siap untuk ikut praktek di salon dan teknik mesin atau bengkel.

Ketua TP PKK Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan, mengatakan kegiatan pelayanan dan pengobatan sengaja dilakukan dengan mendatangi  SLB ini, sebab SLB ini setara dengan masyarakat lainnya dan berhak mendapatkan pelayan publik yang sama seperti pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan mereka sama memiliki hak yang sama atas  penyelenggaraan hidup ini dan kita tidak boleh mendiskiriminasi. "Oleh karena itu kami meningkatkan akses bagi para penyandang disabilitas untuk mendapatkan pelayanan dan pengobatan yang bermutu dan pelayanan publik lainnya," ujarnya.

Yayuk menjelaskan TP PKK sebagai pemberdayaan wajib menjangkau semua aspek yang dibutuhkan masyakarat termasuk SLB ini yang kurang dikenal. Oleh sebab itu TP –PKK yang membantu dan mendukung SLB ini.

“Saya berharap kepada masyarakat di kubar yang memiliki anak berkebutuhan khusus jangan malu untuk membawanya ke sekolah untuk dilatih dan dididik secara khusus karena anak-anak seperti ini memiliki bakat yang harus dikembangkan,’ ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kubar untuk mensupport penyandang disabilitas, masyarakat harus memberikan lingkungan ini kondusif untuk pengembangan psikologis mereka, imbuhnya.

Menurutnya orang yang membutuhkan penanganan khusus harus diberikan perhatian lebih dari keluarga, karena mereka tidak berdaya. "Kami dari TP- PKK juga akan melakukan pembinaan kepada keluarga yang orang tua yang memiliki anak yang menderita disabilitas, melalui edukasi dan peningkatan pemahaman perlunya pendidikan bagi keluarga kita yang berkebutuhan khusus ini," pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh, Koordinator Pokja IV TP PKK Kubar, Sumiati. Di mana program, pelayanan dan pengobatan secara gratis ini merupakan agenda rutin yang setiap tahunnya di lakukan oleh TP – PKK Kubar sebagai bentuk kepedulian sesama masyarakat.

“Program ini tindak lanjut dari tahun lalu yang telah dilakukan, di mana para siswa/I SLB mendapat pemeriksaan gigi dan mulut serta kesehatan secara umum. Kami juga merasa bangga karena bisa melihat anak – anak di sekolah ini tersenyum,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SLB Kubar Paina Mardiyanti  mengucapkan ribuan terimakasih atas aksi sosial yang telah dilakukan oleh TP-PKK Kubar,  karena telah melakukan pelayanan dan pengobatan gratis di SLB ini. “Perhatian seperti ini lah yang sangat diharapkan di SLB ini,”ujarnya.

Dia menuturkan di SLB tersebut memiliki 92 orang murid dan 26 tenaga pengajar yang melayani dengan tulus mengajarkan anak- anak berkebutuhan khusus agar bisa memanagement diri sendiri.

“Kunjungan ini bukan pertama kalinya di lakukan oleh PKK Kubar namun sudah kali ke dua sejak tahun lalu, kami sangat senang atas perhatian yang telah diberikan TP PKK dan Pemerintah,” jelasnya.

Bantuan dan dukungan seluruh pihak sangat diperlukan mengingat SLB ini masih membutuhkan peningkatan sarana prasarana untuk mendukung kegiatan belajar seperti alat – alat dan bahan belajar. “Agar mereka tertarik mengikuti pelajaran, lapangan olahraga dan lain – lain,”tandasnya. (ADV/hms11/NAW)

Pertumbuhan Ekonomi Kubar Terus Membaik

Pertumbuhan Ekonomi Kubar Terus Membaik

Jalin Kerjasama Tingkatkan Peluang Pengembang Usaha Ekonomi Mikro dan UKM

 SENDAWAR - Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dari tahun ke tahun kian membaik. Dengan mengembangkan peluang pengembang usaha ekonomi mikro dan usaha kecil menengah, di sektor kerajinan, kuliner khas tradisional, dan pariwisata.

Membaiknya kondisi ekonomi Kubar saat ini dapat dilihat dari angka kemiskinan yang kian menurun. Menurut data yang ada tahun ini jumlah angka kemiskinan hanya berkisar  7,52 persen, sementara di tahun 2016 lalu berkisar 8,72 persen

Hal itu juga bisa dilihat juga dengan berkurangnya penerima jatah beras sejahtera (Rastra) tahun ini dari tahun sebelumnya. Untuk tahun ini jumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang menerima beras itu mengalami penurunan menjadi 8.878, sementara tahun lalu jumlahnya mencapai 9.864 KPM. Serta tingginya jumlah nasabah potensial Bankaltim cabang Kutai Barat yang saat ini mencapai 62.299 orang, sehingga memposisikan Kutai Barat nomor tiga setelah Samarinda dan Kutai Kartanegara.

”Secara umum pencapaian kinerja ekonomi Kubar dari tahun ke tahun sudah mulai menunjukan perbaikan dan optimis ke depan lebih baik,”tegas Bupati Kubar FX Yapan SH.

Dia menjelaskan untuk menggerakkan tumbuhnya perekonomian kreatif di Kutai Barat, pihaknya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, bahkan dengan lembaga perbankan dan beberapa perusahaan demi meningkatnya peluang pengembangan usaha ekonomi mikro dan usaha kecil menengah.

Baik dibidang kerajinan dan kuliner khas tradisional. Dan ini digiatkan melalui peningkatan SDM dan kapasitas serta pemberdayaan kampung, pemuda dan perempuan.(adv/hms10/NAW)

Bantuan Korban Banjir Masih Mengalir

Bantuan Korban Banjir Masih Mengalir

SENDAWAR-Musibah banjir yang terjadi di 95 kampung yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah Kutai Barat  pada awal Mei lalu, mendapat perhatian dari sejumlah elemen masyarakat.

Termasuk Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar yang menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir di Kubar, guna untuk meringankan beban para korban bencana alam akibat meluapnya debit air sungai Mahakam ini.

Bantuan secara tersebut diserahkan langsung oleh orang nomor satu di tanah penajam, yang diterima langsung oleh Camat Melak, Muhammad Japar di RT 8 Jalan Mulawarman Kelurahan Melak Ilir, Jumat (25/5).

Adapun bantuan sembako ini diantaranya beras, indomie dan lainnya. “Meski nilainya tidak cukup besar, bantuan itu diharapkan dapat mengurangi beban musibah yang dirasakan korban banjir ini,”kata Bupati PPU Yusran Aspar di sela-sela memberikan bantuan ini.

Camat Melak Muhammad Japar menyampaikan terima kasih atas kepada semua pihak yang telah peduli kepada warganya dalam membantu musibah banjir di kecamatan Melak baik bantuan dari Pemkab Kubar terutama Bupati Kubar FX Yapan, dan wakilnya Edyanto Arkan dan Bupati PPU Kubar Yusran Aspar dan lainnya.

“Bantuan yang diberikan Bupati PPU ini, rencana akan kami serahkan kepada warga masyarakat di RT 8 Jalan Mulawarman Kelurahan Melak Ilir,”ujarnya.

Karena dari banjir lalu hingga kini, Jumat (26/5) lalu air di RT tersebut masih menggenangi setinggi pinggang orang dewasa,”katanya.

Untuk sementara ini, bantuan masih kami simpan di kantor camat Melak. “Bantuan akan diserahkan kembali bersamaan bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kubar,”terangnya. (ADV/hmh6/NAW)

Pemkab Kubar Dapat Penghargaan dari Taspen

Pemkab Kubar Dapat Penghargaan dari Taspen

Urutan Pertama Ketepatan Waktu Membayar IWP

SENDAWAR  Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) kembali menorehkan prestasi yang membanggakan, kali ini dalam hal keuangan yaitu mengenai ketepatan waktu membayar Iuran Wajib Pegawai (IWP) dan mendapatkan urutan pertama dalam ketepatan waktu membayar dari sepuluh Kabupaten/kota di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal tersebut ditetapkan pada acara Implementasi Integrasi Simgaji Taspen dan Simda BPKP serta Rekonsiliasi IWP Kwartal I Tahun Anggaran 2017 di Samarinda beberapa waktu lalu.

Kegiatan Integrasi Simgaji Taspen dan Simda keuangan BPKP memberikan manfaat yang baik yaitu supaya dapat mengurangi proses manual sehingga terhindar dari kekeliruan User dalam melakukan proses entry data kedalam sistem Aplikasi SIMDA keuangan dan menjamin keakuratan data pembayaran gaji dan iuran dana pensiun sehingga kesalahan perhitungan dapat diminimalisir.

Dari hasil Rekonsiliasi IWP yang berkaitan dengan JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) untuk periode Januari sampai April antara PT.  TASPEN (Persero) cabang Samarinda dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat tidak didapati perbedaan pembayaran IWP

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kubar, Sahadi, S.Hut, M.Si. yang ditemui di ruang kerjanya Rabu 24/5 lalu, mengungkapkan. “Ini hasil yang baik dicapai Kubar mengingat saat kondisi keuangan yang kurang baik tetapi kewajiban harus kita bayar”, katanya.

 Ia menjelaskan bahwa kedepannya karena Kubar  telah menggunakan SIM aplikasi maka perlu peningkatan sumber daya untuk menunjang penyesuaian-penyesuaikan, sebab sistem aplikasi ini memakai teknologi yang harus dikuasa selanjutnya sistem aplikasi ini dirasa mempermudah pengontrolan, lalu nantinya akan dibuat kerja sama dengan BKD untuk pegawai yang memasuki usia pensiun terkait data-data.

Saat pegawai tersebut dinyatakan TMT memasuki pensiun maka tidak akan dibayar gaji tanpa menunggu SK pensiun agar pegawai yang pensiun tidak perlu mengembalikan uang jika salah prosedur, sistem yang lama harus diperbaiki.

Sahadi menjelaskan BKAD akan berkerja sama dengan OPD lainnya menggunakan sistem aplikasi terkait E-Planning, E-Budgeting sampai kepada SIMDA. “Kedepannya juga akan dilakukan MOU dengan BPD Kaltim mengenai sistem Kas Online terkait transaksi keuangan sehingga tidak terjadi penumpukan berkas-berkas untuk pencairan,”ujarnya.

Dia menjelaskan pembaharuan sistem kerja dan peningkatan sumber daya dilingkup Keuangan akan terus dilakukan sehingga pembenahan bisa dilakukan dalam rangka mendukung Penyelenggaran Pemerintahan untuk Kubar yang lebih baik.  (ADV/hms11/NAW)

Berikan Pelayanan KB

Berikan Pelayanan KB

SENDAWAR-  Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  bekerjasama dengan Kodim 0912 Kubar laksanakan Pelayanan Keluarga Berencana (KB). Pelaksanaan tersebut dilaksanakan di Lamin Kampung Geleo Baru, Kecamatan Barong Tongkok, baru-baru ini. Rusminah selaku Kepala Bidang Keluarga Berencana, Kesehatan Keluarga dan Pengendalian Penduduk  menjelaskan kegiatan pemberian pelayanan KB kesehatan bekerjasama atau bermitra dengan TNI yakni Kodim 0912 Kubar.

DijelaskannyaKB-27- Berikan Pelayanan KB (2), untuk saat ini pelayanan khusus dilakukan baik itu Pelayanan KB maupun pemberian penyuluhan. Pelayanan mencakup kampung terdekat seperti Geleo Baru, Geleo Asa, Muara Asa dan kampung-kampung terdekat sekitarnya. “ Ini merupakan tempat ketiga Pelaksanaan pemberian pelayanan KB. Dimana sebelumnya, telah dilakukan di Kampung Muara Mujan (kecamatan Tering) kemudian dilanjutkan dengan Launching KB di Kampung Jambuk ( Kecamatan Bongan),” tuturnya. Lebih lanjut Rusminah beberkan pelayanan KB ini dimana Pelayanan memasang alat kontrasepsi jangka panjang (MKJP) baik itu implant maupun alat IUD (Intra Uterin Devices) dibaca ayudi.

Tidak hanya memberikan pelayanan KB saja tetapi juga memberikan penyuluhan, dengan memberikan motivasi dan pengetahuan bagi ibu-ibu yang sudah terlalu lama mengkonsumsi hormon seperti pil, suntik termasuk implant.  Sebab hampir semua masyarakat tidak mengetahui bahwa semakin lama mengkonsumsi hormon dapat mempengaruhi kesehatan bagi ibu-ibu yang menggunakannya, jelasnya. Serta mengubah persepsi bahwa KB bukan berarti tidak boleh memiliki anak sama sekali, tetapi memberikan jarak lahir bagi anak demi keselamatan si ibu serta kesejahteraan keluarga, baik mampu fisik maupun finansialnya, beber RKB-27- Berikan Pelayanan KB (1)usminah.

Berharap dengan adanya penyuluhan KB ini para ibu-ibu mengetahui pemahaman seputar KB. Serta tidak hanya ibu-ibu saja, tetapi juga bapak-bapak juga konsen atau peduli akan KB ini, harap Rusminah. Sementara itu, Dandim 0912 Kubar, Letkol Inf Hendriawan Senjaya melalui Sutrisno salah satu perwakilan Kodim 0912 menambahkan ini merupakan kegiatan rutin. Bekerjasama dengan BKKBN serta hampir tiap triwulan dilaksanakanya kegiatan ini. “ Sejauh ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan, sebab pihak-pihak terkait saling membantu, hal sama juga  Tim dokter dan alat-alat pendukung juga dilibatkan,” jelasnya.

Disinggung seberapa penting KB, beliau menjawab pentingnya KB sangat besar sekali , dimana dengan kehidupan ekonomi yang makin meningkat, jika banyak anak akan kerepotan. Makanya, dengan adanya KB dapat menjaga jarak lahir dan menentukan jumlah anak ini demi masa depan kesejahteraan anak tersebut,” jelasnya.   Diketahui, KB IUD (Intra Uterin Devices) dibaca ayudi, dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Sedangkan dimasyarakat biasa dikenal dengan istilah KB Spiral yakni suatu alat kontrasepsi yang pemasangannya dilakukan dengan cara memasukkan alat berbentuk T ke dalam Rahim.  (hms 19)

Mengetahui Pencapaian dan Progress di Masing-Masing OPD

Mengetahui Pencapaian dan Progress di Masing-Masing OPD

SENDAWAR- Bupati Kutai Barat, FX Yapan memimpin Rapat Evaluasi  Pelaksanaan Pelelangan Pengadaan Barang dan Jasa di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Selasa (23/5).

Turut Hadir, Sekretaris Kabupaten (Sekkab), Drs Yacob Tullur, Assisten III, Drs Aminuddin, Inspektur Inspektorat Wilayah, Robertus Bellarminus Belly Ajuedi Widodo. Serta Pegawai Esselon IV, III, dan II.

Bupati mengatakKB-24- Hadirian Rapat ini perlu diadakan evaluasi, sebab sudah masuk bulan Mei atau Triwulan ke II.

“ Dalam Rapat ini saya juga ingin mengetahui pencapaian dan sejauh mana progress pelaksanaan Pelelangan Barang dan Jasa di masing-masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga ada bayangan atau gambaran pelaksanaan kedepannya. Sebab, sangat penting bagaimana mengimplementasikan tugas kita di masing-masing OPD “ ujarnya.

Lanjut Bupati katakan, dengan adanya evaluasi ini mendapatkan informasi yang faktual sejak awal. Serta mengetahui sejauh mana koordinasi yang dilaksanakan pada masing-masing OPD didalam lingkungannya, evaluasi ini hal yang sangat penting sekali dalam melaksanakan tugas kedepannya. Sehingga, meminimalisir kekeliruan ataupun kesalahan-kesalahan yang dihadapi dikemudian hari. Dimana kegiatan ini dipantau langsung oleh pemerintah pusat, jelasnya.

Sementara itu, Sekkab Kubar, Drs Yacob Tullur menambahkan kemungkinan ada dugaan ketakutan dari OPD akan pelelangan barang dan jasa terkait ketersediaan anggarannya.   Harapan saya, program-program di 2017 dapat berjalan meskipun defisit anggaran.

Apapun masalah yang dihadapi di masing-masing OPD dapat segera dilaporkan, agar segera dicarikan jalan keluarnya.  (hms 19)

Rapat percepatan pembangunan Sutet

Rapat percepatan pembangunan Sutet

SENDAWAR – Dalam rangka percepatan pembangunan jaringan sarana penyediaan tenaga listrik sekmen Kota Bangun-Bongan-Jempang-Siluq Ngurai-Muara Lawa-Damai-Barong Tongkok-Sekolaq Darat-Melak Kab Kubar. Perwakilan PT PLN UIP Kalbagtim melakukan rapat koordinasi dengan tim fasilitasi untuk pembangunan jaringan listrik 479 tower Sutet, dengan target pada tahun 2018 jaringan listrik yang ada sudah bisa dioperasikan karena saat ini gardu induk di Royoq Kecamatan Sekolaq Darat sudah dalam proses land clearing, dan gardu induk di Kota Bangun sudah siap beroperasi, Selasa (23/5)

Lebih lanjut Dipo Akbar  HKP PT PLN UIP Kalbagtim menjelaskan, yang masuk lahan masyarakat ada 442 tower, masuk areal PT GBPC 9 Tower, PT Gelora Mahapala 7 tower, PT Lonsum 2 tower, PT Farinda Bersaudara 16 tower, PT Hutan Tanaman Industri 2 Tower, dan PT Gema Rahmi KB-24-Sutet (4)Persada 1 Tower.

Dipo juga menjelaskan untuk pembangunan menara sutet dari Kota Bangun-Kubar yang akan dibangun 479 tower sutet dan 328 tower masuk dalam wilayah Kubar. Saat ini juga PLN sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Bongan di Kampung Muara Gusiq dan Jambuk dalam kawasan kampung tersebut ada 14 lokasi tower yang sudah dibebaskan tinggal menunggu proses pembangunan.

Dalam kesempatan yang sama Asisten I Pemerintahan dan Hukum Drs Gabriel Oktavianus yang memimpin rapat koordinasi menuturkan listrik merupakan kebutuhan hajat hidup orang banyak. “Berkaitan rapat koordinasi ini tentunya  untuk melihat sejauh mana progres yang sudah dilakukan PLN dilapangan serta kendala dilapangan terkait lahan tempat pembangunan sutet, karena lahan yang digunakan untuk membangun sutet ini memerlukan luasan yang cukup besar dan kadang kala terkena lokasi kebun atau kawasan perumahan penduduk atau bisa juga masuk kawasan hutan KBK,” kata Gabriel.

Selanjutnya Asisten I mengimbau Dinas teknis bisa memberikan rekomendasi serta memfasilitasi dalam rangka memperlancar kegiatan yang dilakukan oleh PT PLN yang merupakan untuk kepentingan seluruh masyarakat.

Asisten I juga menyinggung soal pembangunan listrik dari Bangkanai, sesuai janji PT PLN diselesaikan pada 2014 lalu. Namun dengan adanya regulasi dan kendala dilapangan, serta kebijakan Provinsi Kalteng membuat rencana yang ingin dicapai tidak bisa dilakukan. Oleh sebab itu kita harus berpacu untuk segera melakukan penlok sehingga kegiatan yang dilakukan oleh PLN bisa lancar dalam pembangunan menara sutet. (hms10)

Penutupan BIMTEK Humas & Protokol

Penutupan BIMTEK Humas & Protokol

SENDAWAR - Sesi pertama dihari kedua bimtek Humas dan Protokol yang menghadirkan narasumber Kasubbag Penyiapan Acara Diplomatik dan Kenegaraan Simson Leider Nadeak S Sos M Pub Pol yang menyampaikan materi tentang MC Profesional diikuti 161 peserta dari SKPD, Perwakilan Kodim dan Kecamatan se Kubar. Pada sesi kedua dilanjutkan dengan materi Penyiapan Naskah Pidato Dalam Memperkuat Branding Daerah dan kehumasan yang disampKB-17-Tutup Bimtek (1)aikan DR Tanon Aria Dewangga S IP M Si  Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Internasional, Sekretariat Kabinet, Selasa (16/5).

Asisten III Administrasi Umum Drs Aminuddin M Si, yang menutup Bimtek Humas dan Protokol dengan membacakan sambutan tertulis Bupati FX Yapan SH menuturkan pentingnya peran dan fungsi Humas ini sangat vital dalam pembentukan citra positif pemerintah. Baik dalam pemenuhan kebutuhan informasi, agenda setting serta pembentukan opini positif tentang Pemerintah. Namun sayang tak jarang kita memiliki kesalahan paradigma bahwa tugas dan tanggungjawab ini secara teknis dilakukan oleh Bagian Humas dan Protokol saja.

Selanjutnya Bupati memaparkan, besar harapan saya agar paradigma dapat berubah. Kita semua tanpa terkecuali memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dalam membangun pemahaman yang baik. Dan ini kita nyatakan dan implementasikan dalam pelaksanaan penghoKB-17-Tutup Bimtek (4)rmatan kepada pejabat pemerintahan, kenegaraan, serta sambutan yang utamanya mampu memberikan penyampaian kebijakan-kebijakan pemerintah dalam membangun Kutai Barat ini. Penyampaian ini melalui informasi yang update akurat dan terpercaya.

Pemahaman yang baik ini pada akhirnya akan mendorong masyarakat dalam mendukung penuh suksesnya pembangunan Kutai Barat ini. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat juga mengucapkan terimakasih kepada para narasumber yang telah berkenan mengagendakan jadwal untuk berkunjung dan  memberikan peningkatan pengetahuan SDM Para Aparatur Sipil Negara dan Unsur Staf serta TKK dalam bidang kehumasan dan protokoler ini.

Ucapan yang sama kami sampaikan kepada Bapak Ibu yang telah mengikuti dengan sungguh-sungguh kegiatan ini seperti yang telah menjadi arahan Bapak Bupati Kutai Barat yang paling terpenting dari kegiatan ini adalah hasil akhir dan tindak lanjut kegiatan ini. Yang berupa adanya perbaikan, perubahan, pembaharuan dan penyempurnaan. Semoga Tuhan menyertai kita semua dan memampukan kita semua dalam implementasi Humas dan Keprotokolan ini. Bersama kita wujudkan Hari Esok Lebih Baik daripada Hari ini. (hms10)

5 Tahun Fokus Pembangunan Infrastruktur

5 Tahun Fokus Pembangunan Infrastruktur

SENDAWAR – Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan SH menyatakan dalam 5 tahun atau periode 2016 – 2017, pihaknya akan berkonsentrasi dan fokus pada pembangunan infrastruktur, yang merata hingga ke tingkat pelosok daerah. Karena kesempatan itu akan menumbuhkan ekonomi kerakyatan yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Hal ini disampaikan orang nomor satu di ‘Tanaa Purai Ngeriman’ ini saat menerima kunjungan kerja Bupati PPU Drs H Yusran Aspar M Si, berserta rombongan di balai agung Aji Tulur Jejangkat (ATJ).

“Saya menyadari bahwa hal yang paling mendasar dan fundamental dalam pembangunan ini adalah terwujudnya pelayanan infrastruktur yang adil dan merata,” tegasnya.

Sehingga pembangunan tidak hanya terpusat pada kecamatan yang letaknya dekat dengan ibukota kabupaten saja. Namun juga di seluruh daerah hingga ke pesisir/pelosok. “Tekankan prinsip adil dan merata, pembangunan infrastruktur inilah yang kemudian akan membawa pemerataan pembangunan, pembangunan akan dimulai dari kecamatan yang belum dibangun secara optimal,” tegasnya.

Menyadari akan pentingnya hal ini maka misi yang pertama diletakkan dalam pemerintahan Kabupaten Kutai Barat 2016-2021 adalah Peningkatan pembangunan infrastruktur dasar publik yang semakin merata ke seluruh wilayah Kutai Barat.

“Infrastruktur yang baik akan membawa dampak yang sangat signifikan pada tumbuh kembangnya perekonomian.Keberhasilan ekonomi  inilah yang menyejahterakan rakyatnya,”tegasnya kembali.

Namun ia menyadari  upaya, demi Terwujudnya Kutai Barat yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia memerlukan usaha dan perjuangan keras. “Kami memerlukan adanya kerjasama dan sinergitas oleh seluruh pihak baik pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat,”tegasnya.

Dalam lingkup sosial budaya, masyarakat Kutai Barat pada umumnya adalah masyarakat yang menjunjung tinggi adat dan budaya, hal ini dilihat dari fenomena adat dan budaya bahwa masyarakat setempat yang hingga kini masih melestarikan nilai adat dan budaya dalam ragam kegiatan adat yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bagian dari NKRI Kubar juga majemuk, di kabupaten ini didiami masyarakat yang terdiri dari 6 etnis antara lain: etnis benuaq, etnis tunjung, etnis aoheng, etnis kenyah, etnis bahau, etnis melayu. “Dan syukur puji Tuhan melalui penyertaan dan anugerahNya kami diperkenankan  untuk hidup rukun dan damai,”tegasnya. (ADV/hms10/NAW)