10 Orang Suntik Pertama, Tandai Pencanangan Vaksin Covid-19 Di Kutai Barat

(Kiri) Plt. Asisten II Setdakab Kutai Barat, saat disuntik pertama Vaksin Covid-19. Foto: Pipin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kutai Barat lakukan penyuntikan perdana vaksin Covid-19, kegiatan pencanangan penyuntikan vaksin pertama secara simbolis dilakukan terhadap 10 orang di Alun-alun Itho Sendawar Kutai Barat, yang terdiri dari Forkopimda Kutai Barat,  tenaga kesehatan Dinas Kesehatan dan serentak bagi tenga kesehatan 19 puskesmas di 16 kecamatan, Kabupaten Kutai Barat. Kamis (28/1).

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan mengatakan, Kabupaten Kutai Barat mendapatkan Vaksin Sinovac sebanyak 3800 untuk 2 kali penyuntikan. Dan menyambut baik atas pencanangan kegiatan vaksinasi, hal ini untuk mengedukasi masyarakat, bahwa vaksin yang ada ini adalah vaksin yang telah memenuhi standar kesehatan dengan dikeluarkannya ijin dari BPOM melalui uji kelinis, dan standar halal dari MUI.

Edukasi pentingnya Vaksin covid-19 ini kepada masyarakat harus terus dikembangkan oleh tim Covid-19 yang dimotori Dinas Kesehatan dan 19 Puskesmas di Kutai Barat,  untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak meragukan Vaksin yang ada. “Vaksin merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan imun tubuh untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, disamping itu kita harus tetap menerapkan protocol kesehatan,” imbau Wabup.

Wabup Kutai Barat berharap, Kepada Forkofimda yang telah mendapatkan Vaksin supaya tetap menerapkan protocol kesehatan begitu juga dengan tenaga kesehatan dan masyarakat lainnya, kepada jajaran tim covid-19 Kabupaten dan Kecamatan untuk memantau terus perkembangan covid-19 yang ada di wilayahnya masing-masing.

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat Ritawati Sinaga menyampaikan, pemberian vaksin dimulai pada usia 18-59 tahun, pada periode pertama penerimaan vaksin tenaga kesehatan, petugas Publik, lansia, masyarakat rentan dan masyarakat lainnya.

Ditambahkan Kadiskes Kutai Barat, pemberian vaksin covid-19 dilakukan di 19 Puskesmas yang ada di Kutai Barat dan Rumah sakit Umum Harapan Insan Sendawar (RSU HIS). penyuntikan vaksin pertama dilakukan terhadap 10 orang masing-masing perwakilan tokoh masyarakat dan setelah 14 hari dilakukan penyuntikan vaksin kedua.

“Penyuntikan vaksin pertama bertujuan untuk mengenalkan vaksin yang ada didalam kandungannya kepada system kekebalan tubuh manusia sehingga memicu respon kekebalan tubuh tahap awal sedangkan dosis kedua bertujuan menguatkan imun yang sudah terbentuk sebelumnya. Dan antibody akan offtimal 14-20 hari setelah suntikan kedua dilakukan dan mendapatkan sertifikat. Bagi yang telah  di vaksinasi protocol 5 M harus terus dilakukan,” jelasnya.

Plt. Asisten II Setdakab Kutai Barat Nopandel mengatakan, “penyuntikan Vaksin Covid-19 hampir tidak terasa, mungkin kalau dianalogikan pernah digigit serangga hampir mirip dan rasanya tidak sakit, dan setelah beberapa menit setelah menerima dan diobservasi selama 30 menit sejauh ini tidak ada efek negative yang saya rasakan,” terangnya.

Masyarakat yang belum divaksin supaya jangan takut, jika ada kesempatan mendapatkan vaksin sebaiknya dilakukan. “Kita yakin masyarakat Kutai Barat sangat antusias untuk di vaksin, upaya ini adalah untuk menanggulangi covid-19 diwilayah kita,” harapnya.

“Bagi siapa saja yang masuk dalam kategori usia 18-59 tahun bisa berpartisifasi aktif mendapatkan vaksin untuk perlindungan diri kita, keluarga dan melindungi sesama disekitar kita,”pungkasnya.

Penulis: Pipin, Editor: Hermanto

Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat
Perkantoran IV Sendawar Kutai Barat
Tel – +62 (545) 455564

Email – pemda@kutaibaratkab.go.id