Kabupaten Kutai Barat

Rekonsiliasi Aset Semester I

KB-21- Rapat

SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kutai Barat melakukan kegiatan Rekonsiliasi Aset Semester I tahun 2017. Aset Semester I ini pada Bulan Januari hingga Juni.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Umum Tanaa Purai Ngeriman (BPU TPN), diikuti kurang lebih 106 orang pengelola barang di tiap-tiap OPD dan 16 Kecamatan. Kegiatan dibuka oleh Kepala BKAD Kutai Barat, Sahadi, baru-baru ini.

Kepala BKAD Kubar, Sahadi mengatakan Kegiatan ini menindaklanjuti audit rutin yang  dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan BPKP sendiri maupun BPKP Kaltim terkait aset-aset milik daerah Kubar. Apakah saat sebelum pemekaran dan sesudah pemekaran Kabupaten Kutai Barat.

Untuk itu, ujarnya BKAD Kubar akan segera membenahi aset-aset Pemkab Kubar. Maka, dalam mempermudah itu semua kedepan akan memunculkan produk-produk payung hukum terkait aset barang milik daerah ini. Produk-produk payung hukum terkait aset barang milik daerah memang agak banyak termasuk didalamnya mengatur kapitasinya dan penyusutan dan lain sebagainya, ujar Sahadi.

“ Setiap tahun melakukan langkah-langkah terkait penataan aset milik daerah. Serta langah selanjutnya, akan berkoordinasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak salah satunya melakukan koordinasi dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Pembendaharaan Perwakilan Propinsi Kaltim, dimana dikemudian hari akan dilakukan Bimtek Akuntansi Aplikasi. Dan juga akan dikuatkan lagi dengan melakukan pembinaan SDM dalam menata dan mengelola aset milik daerah yang bermuara dalam aplikasi sehingga lebih dipermudah,” terangnya.

Lanjutnya diantaranya kedepan akan menyusun master plan terkait aset milik daerah serta dilakukan pemetaan aset-aset milik daerah diseluruh wilayah Kabupaten Kubar, termasuk kecamatan hingga kampung, serta pemisahan aset-aset  yang melewati Anggaran Dana Desa (ADD) dan lain sebagainya, hingga jelas asal aset  dan pelaporannya dan pencatatannya akan terpisah, ” bebernya.

Sementara itu, Rion selaku Kepala Bidang Kekayaan dan Aset pada BKAD Kubar menambahkan ini merupakan rangkaian kegiatan pengelolaan aset, dimana melakukan koordinasi melalui pengelola barang pada tiap-tiap OPD dan kecamatan dalam rangka untuk Rekonsiliasi aset.

“Mendata apakah aset yang baru dilakukan pengadaan pada 2017 maupun pergerakkan terhadap perubahan aset milik daerah.  Secara bertahap dilakukan dua kali dalam setahun,” jelasnya.

Berharap pengurus barang di tiap-tiap OPD melakukan tugasnya dalam memberikan informasi tekait kondisi terbaru aset yang ada di tiap-tiap OPD.

“Kemudian, nantinya dalam menginput data-data secara akurat yang  bisa dipertanggungjawabkan kedepannya. Sehingga,  dengan penyajian data yang benar mempunyai peran penting dalam kebijakan pemerintah untuk pengelolaan aset,” pungkas Rion. (hms19)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Banner

Tweets