Kabupaten Kutai Barat

Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017

KB-29-Paripurna (2)

SENDAWAR – Bupati Kubar FX Yapan SH menyampaikan Enam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2017, dalam Rapat Paripurna XVI Masa Sidang II Tahun 2017 yang diterima langsung oleh Wakil Ketua I Paul Vius di Rung Sidang Utama Kantor Dewan, Senin (28/8). Turut hadir Sekretaris Daerah, Assiten II dan III, Perwakilan TNI AU, Polres, Dandim 0912, Pengadilan dan Kejaksaan.

Bupati menjelaskan Perubahan proyeksi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah yang dijadikan sebagai dasar penyusunan dalam rangka perubahan struktur APBD, maupun prioritas program serta plafon anggaran menurut urusan pemerintah. Perubahan ini dijabarkan lebih lanjut kedalam perubahan rencana kerja anggaran (RKA-P) pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) dengan mengacu kepada kesepakatan kebijakan Umum Perubahan APBD dan Prioritas Program dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD TA 2017 yang telah tetapkan dan ditandatangani bersama dalam Nota Kesepakatan Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Daerah pada 15 Agustus 2017.

Selanjutnya untuk menjelaskan rencana perubahan APBD Tahun Anggaran 2017 ini secara komprehensif dan sistematis, maka secara garis besar disampaikan uraian enam bagian penting. Pertama Evaluasi terhadap pelaksanaan pada belanja tidak langsung dan belanja langsung APBD Tahun Anggaran 2017, keadaan sampai akhir bulan Juli 2017. Kedua Proyeksi penerimaan daerah tahun anggaran 2017 sesuai dengan peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2016 tentang Rincian APBN Tahun 2017 dan perkiraan penerimaan sampai dengan bulan Desember 2017. Ketiga Analisis terhadap penerimaan tersebut meliputi bagian penerimaan yang secara realitas dan optimis dapat dicapai sampai dengan bulan Desember 2017.

Bupati menambahkan, keempat peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2016 tentang rincian anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2017. Kelima perubahan Peraturan Bupati Nomor 5 Tentang Penjabaran APBD TA 2017 terkait dengan perubahan hutang kepada pihak ketiga yang belum terbayar dalam APBD TA 2016. Dan ke Enam Kriteria yang dapat dipakai untuk menilai program dan kegiatan-kegiatan prioritas dan urgen yang perlu dibayar sampai dengan akhir tahun 2017.

Berkenaan dengan evaluasi pelaksanaan belanja tidak langsung dan belanja langsung anggaran 2017 sampai dengan bulan Juli 2017 secara umum dapat dijelaskan. Secara khusus keseluruhan belanja tidak langsung dari target anggaran yang ditetapkan terealisasi sebesar 45,17 persen. Selanjutnya belanja langsung dari target anggaran yang ditetapkan sampai dengan bulan Juli 2017 terealisasi 27,30 persen dengan realisasi fisik 45,34 persen yang tersebar untuk membiayai program dan kegiatan pembangunan.

Bupati juga menguraikan perkiraan perubahan penerimaan pendapatan daerah APBD TA 2017 yang komponennya didominasi oleh dana perimbangan, yaitu dari sektor bagi hasil bukan pajak/sumber daya alam dan lain-lain pendapatan yang sah.(hms10)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Banner

Tweets