Kabupaten Kutai Barat

PPKBD dan Sub PPKB Ikuti Pelatihan

KB-8- Foto Bersama

SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Kutai Barat memberikan Pelatihan. Pelatihan diberikan kepada 150 Kader Peran Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II, Kantor BP3D baru-baru ini.

Kepala Dinas P2KBP3A, Yohana melalui Ida Rosalina selaku Kepala Bidang Penggerak Penyuluhan Keluarga Berencana, Advokasi, KomuniKB-8- Foto Bersama (2)kasi Informasi dan Edukasi mengatakan ini merupakan salah satu Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan sub PPKBD.  Nantinya Kader PPKBD akan dibentuk Sub PPKBD dimasing-masing Rukun Tetangga (RT).

“ Kader PPKBD merupakan perpanjangtanganan dari Penyuluh Keluarga Berencana (KB), sebab dengan terbatasnya Penyuluh KB, maka kader PPKBD terjun langsung ke masyarakat,” ujarnya. Ditekankan dengan kegiatan ini, lanjut Ida Rosalina berkaitan dengan kesejahteraan bagi keluarga. Sebab, untuk KB sendiri artiannya sangat luas. Dimana tujuan KB tidak hanya memberikan jarak lahir tetapi juga dapat mensejahterakan perekonomian bagi keluarga tersebut di kampung itu sendiri dengan berbagai kegiatan. Kedepan diberikan berbagai kegiatan agar menghasilkan keluarga mandiri, jelasnya.

“ Masyarakat hanya mengetahui KB seputar pil, alat kontrasepsi dan lain sebagainya, namun didalamnya banyak kegiatan yang dilaksanakan. Seperti menghasilkan kerajinan, atau home industry yang dapat menghasilkan sesuatu,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan dan Pendayagunaan PKB, PLKB dan IMP, Sasmito Raharjo menambahkan Kegiatan orientasi baru pertama kali dilaksanakan, dengan tujuan agar memberikan pengetahuan bagi kader PPKBD dan Sub PPKBD dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Dimana Nara sumbernya dari BKKBN Propinsi Kaltim, ujarnya.

Dengan berbagai pelatihan yang diberikan dan terbentuknya kader PPKBD dapat menerapkan di kampungnya masing-masing dengan membawa ikut bergabung dengan masyarakat yang memiliki kemampuan, keahlian untuk bisa mengembangkannya dan menjadikan keluarga yang sejahtera. Serta memberikan pengetahuan kepada keluarga seperti menikah diusia muda, gizi selama kehamilan dan lain sebagainya, bebernya.

Berharap PPKBD dan Sub PPKBD dapat bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten hingga kampung agar jika ada kegiatan dapat sama-sama untuk turun langsung ke lapangan untuk memberikan penyuluhan. Salah satu peserta Nurhaeruddin mengatakan kegiatan ini sangat bagus untuk meningkatkan mutu. Selama ini kendala yang dihadapi yakni, transportasi dan jarak tempuh dalam memberikan pelayanan. Namun kesemua itu lambat laun dapat diatasi.

Diketahui, PPKBD adalah seseorang atau beberapa orang kader dalam wadah organisasi yang secara sukarela berperan aktif melaksanakan, mengelola program KB di tingkat kampung/desa. Sementara Sub PPKBD merupakan seseorang atau beberapa kader dalam wadah organisasi dengan peran yang sama namun pada tingkat Rukun Tetangga (RT)/ Rukun Warga (RW). (hms19)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>