Kabupaten Kutai Barat

Peringatan HUT Kubar Ke 18

2017. Ucapan SYUKUR. (1)

“JAS MERAH” Ingatkan Peran Tokoh Pendahulu

SENDAWAR- JAS MERAH. Yang kepanjangannya “Jangan Melupakan Sejarah”. Kalimat kiasan ini, menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh lupa akan jasa perjuangan para pendahulu kita. Demikian juga yang disampaikan Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan saat bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 18 Kubar, Senin 6/11 di Taman Budaya Sendawar (TBS).

Yapan menegaskan, terbentuknya Kabupaten Kubar yang kini sudah menginjak usia yang ke-18 tidak lepas dari hasil perjuangan para tokoh masyarakat, tokoh adat hingga jajaran pemerintah pada masa silam, atas pelaksanaan otonomi daerah hingga terbentuknya Kabupaten Kutai Barat.

Peringatan HUT ke-18 Kubar sendiri, seharusnya diperingati pada tanggal 5 November. Namun, karena bertepatan pada hari Minggu (libur), maka pelaksanaan upacara baru bisa dilakukan pada hari Senin (6/11) kemarin.

Bupati Kubar FX Yapan SEH melakukan pemotongan tumpeng nasi kuning disaksikan sejumlah pejabat, sebagai ungkapan syukur atas usia Kabupaten Kutai Barat yang ke-18. Dan menyerahkan potongan tumpeng kepada Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan

Bupati Kubar FX Yapan SH melakukan pemotongan tumpeng nasi kuning disaksikan sejumlah pejabat, sebagai ungkapan syukur atas usia Kabupaten Kutai Barat yang ke-18. Dan menyerahkan potongan tumpeng kepada Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan SE

Para peserta upacara memakai baju batik adat khas Kubar, kecuali aparat keamanan, Satpol PP dan para siswa sekolah yang memakai seragam kebesaran masing-masing.

“Dengan niat dan perjuangan yang sama, kita membangun dan memajukan daerah. Melalui otonomi ini pula lah kita mengupayakan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang optimal, pembangunan sebagaimana kita pahami adalah proses multidimensi yang menyentuh dan merangkum semua aspek kehidupan masyarakat,” ungkap Yapan.

Oleh karena itu, lanjutnya, proses dan dinamika pembangunan termasuk pembangunan di Kubar haruslah dikawal dengan landasan pendekatan yang terintegrasi serta sinkronisasi. “Sinkronisasi dibutuhkan agar tidak terjadi perbedaan arah dan tujuan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,”jelasnya..

Suksesnya pembangunan ini hingga 2021 mendatang, sungguh memerlukan partisipasi seluruh elemen tanpa terkecuali. Melalui peran dan fungsi kita masing-masing. “Wujudkan Kutai Barat yang Semakin Adil, Mandiri dan Sejahtera Berlandaskan Ekonomi Kerakyatan dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia. Sebagai masyarakat Kubar, secara menyeluruh,” tegasnya.

2017. SERAHKAN

Bupati Kubar FX Yapan SH, menyerahkan piala dan piagam penghargaan ke sejumlah pemenang lomba tradisional, menyumpit, belogo, begasing serta karoke lagu rijok.

Ia menuturkan perlu diketahui, untuk menuju suksesnya visi tersebut diatas berbagai program pembangunan diupayakan untuk direalisasikan.  Di antaranya adalah tuangan misi yang pertama, yaitu peningkatan pembangunan infrastruktur dasar publik yang semakin merata ke seluruh wilayah Kubar. “Dalam waktu hampir 1 tahun 7 bulan ini melalui APBD Pemerintah diupayakan melaksanakan pembangunan ke daerah terpencil dan terisolasi, serta belum terjamah. Bahkan pada jalur protokol penghubung antar kecamatan,”jelasnya.

Pembangunan itu diwujudkan melalui pembangunan jembatan, peningkatan jalan, pembukaan dan peningkatan jalan, semenisasi hingga rehabilitasi jalan jembatan.

Kedua, yaitu peningkatan kualitas SDM melalui penyediaan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang semakin berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Bupati mengatakan, melalui dana kesra sosial Sekretariat Daerah Kubar dialokasikan anggaran bantuan beasiswa kepada sejumlah PTT, TKK untuk melanjutkan program pendidikan ke jenjang pendidikan strata satu di Universitas Terbuka.

“Berikut biaya SPP SDN digratiskan dan pemberian bantuan beasiswa pada para siswa yang kurang mampu. Selain itu, dalam hal pemerataan fasilitas kesehatan, hingga saat ini demi memenuhi kebutuhan layanan kesehatan telah tersedia 18 unit Puskemas yang tersebar di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Barat,” paparnya.

Serta upaya meningkatkan pelayanan kesehatan publik yang paripurna, RSUD HIS, serta puskesmas kini giat melaksanakan upaya akreditasi. Di mana ini membutuhkan kerja keras. “Saya yakin dengan komitmen dan kerja nyata, pada 2018 hingga tahun 2019 mendatang  saya harap RSUD HIS dan seluruh Puskesmas yang ada di Kutai Barat mencapai target mendapatkan akreditasi,” kata bupati.

Sementara pada misi yang ketiga, reformasi tata kelola pemerintahan dalam mengupayakan pemerintah yang bersih, dan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah dan murah. Bupati meminta, agar terus digiatkan reformasi untuk melakukan debirokratisasi. Terutama dalam hal urusan yang menyentuh langsung pada kebutuhan publik, seperti pelayanan perijinan IMB.

“Untuk  pelayanan bidang kependudukan pada 3 November lalu telah dilaunching paket komplit layanan kependudukan (akta kelahiran, akta nikah dan akta kematian). Ini kita lakukan demi memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Bupati mengatakan, Pemkab Kubar akan terus membangun ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan dan sektor ekonomi potensial melalui pemberdayaan peran kampung, pemuda dan perempuan sebagai basis pembangunan masyarakat. Terus di giatkan pembangunan pertanian dan pemanfaatan pekarangan. Terlebih dengan Kutai Barat sebagai penghasil komoditi karet terbesar di Kalimantan Timur.  (ADV/hms36/NAW).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Banner

Tweets