Kabupaten Kutai Barat

Perayaan Natal Kawanua

KB-25- Nyalakan Lilin

SENDAWAR- Kerukunan Keluarga Kawanua (K-3) atau Manado yang berasal dari Propinsi Sulawesi Utara adakan Perayaan Natal.  Dengan Tema Selalu Hidup Berdamai Seorang Dengan Yang Lain (Markus 9:50b) dan Sub Tema Dengan Hikmah Natal Yang Penuh Kasih dan Damai Kita Tingkatkan Semangat Torang Samua Bersudara Di Tanaa Purai Ngeriman For Hari Esok Yang Lebe Bae Dari Hari Ini berlangsung di Balai Pertemuan Umum Tanaa Purai Ngeriman, Selasa (24/1)malam.

Sambutan Bupati Kutai Barat, FX Yapan yang dibacakan Assisten II, Drs Yohanes Kinam mengatakan perayaan Natal merupakan bentuk aktualisasi  iman dan kasih kepada Tuhan dan sesama, melalui berbagai tugas pelayanan dan pengabdian sesuai dengan karunia juga talenta yang kita miliki, agar sekiranya kita dapat saling melengkapi, menciptakan keharmonisan, saling memaafkan, membina kerukunan dan kedamaian.

Bupati berpesan dalam sambutannya, Kepada Keluarga Besar Kerukunan Kawanua hendaknya kita dapat  menjadi mitra Pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan melalui program-program kerja yang perduli atas pembangunan disegala aspek kehidupan termasuk didalamnya mendukung lewat doa juga partisipasi aktif be

Paguyuban Kerukunan Keluarga Kawanua (K-3) saat Ibadah Perayaan Natal

Paguyuban Kerukunan Keluarga Kawanua (K-3) saat Ibadah Perayaan Natal

rbagai kebijakan dan program pemerintah, demi mewujudkan HARI ESOK YANG LEBIH BAIK DARIPADA HARI INI di Kabupaten Kutai Barat.

Dalam sambutan tersebut juga dikatakan, kita sadari bersama, bahwa di Kabupaten Kutai Barat sendiri terdapat kemajemukan suku, agama, etnis, bahasa serta budaya. Kunci utama menghadapi kemajemukan ini, antara lain  dengan membangun kebersamaan, saling menghormati serta saling menghargai perbedaan masing-masing. Keberagaman yang ada disekitar kita harus disikapi dengan penuh rasa syukur, karena ini adalah bagian dari anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita bukan untuk menjadi akar permasalahan dan kebencian. Kita harus saling perduli dan mau menolong satu sama lain tanpa terkecuali sebab kita adalah sama, imbau Bupati.

Selain itu, Ketua Panitia Natal, Marlin Sumual menerangkan kegiatan Natal ini merupakan kegiatan tahunan dimana tujuan menjalin persekutuan, membina hubungan yang baik antara sesama warga Kawanua, memberikan perhatian yang khusus kepada warga Kawanua juga yang belum aktif dalam Paguyuban Kerukunan ini. Serta memberikan motivasi bagi warga Kawanua supaya bisa hidup bergandengan tangan dengan semua orang untuk dapat mewujudkan hari esok lebih baik dari hari ini.

“ Keberadaan Kerukunan Keluarga Kawanua di Kabupaten Kutai Barat kurang lebih 15 tahun, sudah sejak lama membaur dengan warga Kutai Barat. Bahkan ada yang perkawinan dengan masyarakat Khas Kubar.  Ikut andil membangun Kutai Barat dalam hal rohani maupun pembangunan. Berharap kedepan bisa bersama-sama dengan Pemkab Kubar untuk membangun Kutai Barat dan sejalan dengan Program yakni dengan menanam beberapa bibit-bibit sayur ,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua K-3 Kabupaten Kubar, Fary Walanda menambahkan K-3 datang dalam wilayah Kubar pada awal tahun 90’an. Sekarang jumlah sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) dimana sebanyak 187 KK hampir Pendeta. Warga Paguyuban K-3 tersebar di hampir 167 Kampung dari 190 Kampung yang ada, 112 kk yang sudah kawin campur dengan warga lokal.

Paguyuban warga K-3 menyadari dikirim Tuhan untuk datang dan membangun warga Kubar dalam pelayanan, jelasnya.

Turut Hadir, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). (hms 19)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Banner

Tweets