Kabupaten Kutai Barat

Pemkab Kubar Hasilkan MoU Dengan Perusahaan Sawit

KB-10- Pimpin Rapat

SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menghasilkan Memorandum Of Understanding (MoU) tentang perbaikan dan pemeliharaan jalan umum terhadap Tiga Grup Perusahaan Sawit. Ini terkait  Tentang Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan Sawit. Dimana dalam  Rapat tersebut juga disampaikan presentasi beberapa ruas titik spot jalan yang dilalui mengalami kerusakan. Seperti ada titik ruas jalan kecamatan yang rusak, diantaranya ruas Jalan Kecamatan Muara Lawa, ruas jalan kecaKB-10- Tanda tanganmatan Bentian Besar, ruas jalan kecamatan Mook Manaar Bulatn, ruas jalan Kecamatan Melak dan ruas jalan dikecamatan Tering. Rapat yang berlangsung hampir empat jam lamanya ini dipimpin Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan, di Ruang Koordinasi Lantai III, Kantor Bupati, Rabu (9/8).

Wabup mengatakan Rapat dengan mengundang Perusahaan Sawit diantaranya PT Ketapang Agro Lestari (PT KAL), PT Kaltim CT Agro dan PT Kruing Lestari Jaya (PT KLJ) dimana membawahi kurang lebih 24 perusahaan Kebun Sawit. Lanjut Wabup katakan, Rapat ini salah satunya keinginan membangun sesuatu kesetaraan dimana perusahaan-perusahaan tersebut diberikan kesempatan oleh Pemerintah untuk menggunakan fasilitas publik berupa jalan umum. Untuk itu, diminta kepada Perusahaan ada kontribusi kewajibannya untuk memperbaiki jalan yang telah dilewati minimal mendekati kondisi awal disaat sebelum mereka lewati.  Sehingga, kepentingan-kepentingan perusahaan juga terlayani dan juga terutama kepentingan masyarakat tidak terganggu. Ini yang kita lakukan dengan mengatur agar dapat melakukan perbaikan bersama-sama terutama bagi perusahaan-perusahaan yang melewati satu ruas jalan yang sama, sehingga dapat kontribusinya secara adil. Dimana akan didampingi Pemerintah Kabupaten oleh OPD Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang secara teknis, jelasnya.KB-10- Perusahaan Menandatangani

“ Perusahan menyambut baik  dan bersedia memperbaiki jalan tersebut, ini atas inisiatif Pemkab Kubar mengundang mereka (Perusahaan Kebun Sawit) untuk menjembatani dalam rangka memperbaiki jalan rusak yang diakibatkan oleh aktivitas perusahaan sawit yang ada. Karena, jalan merupakan hajat hidup masyarakat, baik angkutan bahan, sembako, BBM, barang dan orang akan terganggu apabila tidak ada perbaikan-perbaikan,” bebernya. Dalam waktu dekat, ujar Wabup akan dibuat Perjanjian Kerjasama atau PKS antara Bupati mewakili Pemkab Kubar dengan perusahaan –perusahaan sawit bersangkutan, yang didalamnya memuat hak dan kewajiban para pihak, ujarnya lagi. Pemerintah dalam hal ini perlu mengayomi semua pihak dan berbaik sangka kepada perusahan-perusahaan sawit bersangkutan untuk mengikuti kesepakatan MoU tersebut. Sebab, ini juga demi kebaikan  apabila jalan baik maka, para perusahaan perkebunan sawit  akan lancar mengangkut sawit, TBS hingga CPO nya. Pemerintah akan terus mengingatkan apabila tidak dilaksanakan, agar kerusakan tidak semakin parah, tegas Wabup lagi.

Disinggung mengenai status kelas jalan yang ada diwilayah Kabupaten Kutai Barat, Wabup menuturkan Pemerintah Kubar akan segera mengusulkan ke Pemerintah Propinsi Kaltim hingga Pemerintah pusat baik Kementrian PU dan Perhubungan untuk meningkatkan status kelas jalan yang ada di Kubar. Karena kedepan di Kubar akan menjadi sentra penghasil sawit yang besar, dengan luas kurang lebih 520 ribu hektar ijin yang diberikan akan menjadi peningkatan penggunaan jalan dua hingga tiga kali lipat, dimana untuk saat hanya bisa memuat 8 ton saja angkutan sawit. Sehingga, kedepan dengan menaikkan status kelas jalan dapat lebih ditingkatkan kembali agar bisa mengangkut 10 ton hingga 12 ton. Kita lihat sekarang ini dengan 20 persen yang baru ditanam, aktifitas kegiatan sudah semakin padat, tuturnya. Selain tiga perusahaan ini, kedepannya akan mengundang lagi perusahaan –perusahaan lain yang ada diwilayah Kecamatan Jempang dan Bongan. PT Parindra, PT Lonsum dan PT Putra Bongan Jaya yang sudah beproduksi dan pabrik CPO sudah berjalan. Agar membangun komitmen untuk memperbaiki dan merawat jalan yang dilalui Perusahaan kebun sawit, tuturnya lagi.

Turut hadir dalam Rapat tersebut, Assisten II (Ekonomi, Pembangunan, SDA), Drs Yohanes Kinam, Kepala Inspektorat Wilayah Kubar, Robertus Bellarminus B D Widodo, Kepala Dinas Perhubungan Kubar, Rakhmad, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Ali Sadikin, Kepala Seksi Lalu Lintas, Akhmad Bey, Perwakilan dari OPD Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap, Kapolsek Bentian Besar, Lorensius, Sekretaris Kecamatan Muara Lawa, Elati, Perwakilan Pemerintahan Kecamatan Bentian Besar, Manager Umum PT KAL, Supriyanto, Manager Legal PT KAL, M Rudi Ranaq, General Manager Operasional PT Kaltim CT Argo, Helmy Fuad Syam, Manager Humas dan PL PT Kruing Lestari Jaya, Dedi Hermawan.  (hms19)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>