Kabupaten Kutai Barat

Pemeriksaan Koper dan Cek Kesehatan Sebelum Pulang

KB-12- Penimbangan Koper (2)

MAKKAH- Menjelang H-1 kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Kutai Barat untuk pulang ke tanah air sudah siap dan aKB-12- Pemerikasaan Kesehatanntusias untuk pulang.   Jamaah Haji Kutai Barat pada Minggu, 10 September 2017 telah melakukan penimbangan barang pada pukul 12.00 WAS (Waktu Arab Saudi).

Diperkirakan Jamaah Haji Kubar akan sampai ditanah air pada 12 September 2017 pada pukul 17.40 Wita di Bandara Aji Salehuddin Sepinggan Balikpapan. Hal ini diungkapkan H Achmad Syofian, S Ag selaku Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang juga berasal dari Kabupaten Kutai Barat saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (11/9).

Dituturkannya, penimbangan barang pada hari Minggu tersebut ada sebanyak 453 Jamaah Haji ditambah 5 Petugas kloter. Dimana ketentuannya 1 Jamah haji maksimal 32 Kg dan tidak boleh sama sekali memasukan air zam-zam didalam koper tersebut. “ 100 jamaah Haji asal Kutai Barat yang tergabung pada kloter IV Embarkasi Haji Balikpapan telah siap dengan tas kopernya masing-masing dan mematuhi segala ketentuan yang telah ditetapkan pihak petugas bandara Arab Saudi. Bahkan sebelum ditimbang oleh petugas resmi, masing-masing jamaah bersusah payah menimbang sendiri untuk mengecek jumlah berat barang bawaan sebelumnya diminta dikeluarkan oleh petugas jika barang bawaannya melebihi 32 Kg,” terangnya.

Senin 11 September 2017 pada setelah Solat Subuh akan melaksanakan Thawaf Wada’’ atau thawaf perpisahan sebelum meninggalkan Baitullah. Kemudian Siang pada pukul 15.50 WAS akan diberangkatkan Ke Jeddah. Selanjutnya dari Jeddah akan diberangkatkan menuju Tanah Air pada Selasa pukul 01.40 WAS, sehingga dijadwalkan pada pukul 17.40 Wita telah mendarat di Bandara Aji Salehuddin Sepinggan Balikpapan, bebernya. Tidak hanya itu, 1 hari sebelum kepulangan jamaah Kubar pada umumnya sehat, hanya memang sebagian besar batuk dan pileknya yang belum berhenti.

Hal senada dikatakan dr Zainal selaku Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Kabupaten Kutai Barat, pada umumnya kondisi Jamaah Sehat. Namun ada beberapa yang mengalami ISPA (Inspeksi Saluran Pernapasan Akut). Hal ini terjadi arena kondisi cuaca yang panas mencapai 44 derajat celcius dan udara kering berdebu, dimana memungkinkan meningkatkan faktor resiko mengalami penyakit tersebut. kemudian Jamaah usia lanjut ada yang mengalami susah makan atau bahasa medisnya anoreksia. Bahkan salah satu jamaah terpaksa dilarikan ke klinik untuk mendapatkan infus karena susah makan dan sempat gastritis di Mina. Namun kesehatannya semakin membaik, Insyallah akan pulang bersama-sama rombongan ke tanah air. Mohon dukungan doa agar kami disini (jamaah) keadaanya sehat walafiat,pinta dr Zainal. (hms19)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>