Kabupaten Kutai Barat

Paparkan Hasil Kajian Pengembangan Tanaman Doyo Oleh Tim Pendamping. Rabu (28/08/2019)

Hasil Kajian Tanaman Doyo

Tim Pendamping Ahli Persentasi Laporan Akhir kajian tanaman Doyo. Kominfo Dpn.kutaibaratkab.go.id.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR – Laporan akhir kegiatan pendampingan dan kajian budidaya tanaman “Doyo” khas Kabupaten Kutai Barat, bekerjasama Fakultas Pertanian IPB dengan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Kutai Barat di Ruang Rapat BP3D Perkantoran Kutai Barat. Sendawar, 27 Agustus 2019.

Mewakili Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kutai Barat, Yuyun Diah. Menyampaikan, “Kegiatan kerjasama ini, lebih fokus dalam pengembangan budidaya tanaman doyo, yang tempat tumbuhnya secara alami paling banyak di Kecamatan Jempang Kampung Tanjung Isuy. Diharapkan kedepannya akan semakin banyak bahan baku benang dari daun doyo tersebut, Hasil kajian ini merupakan aspek yang sangat penting untuk pengembangan budidaya tanaman doyo dan data ini nantinya sebagai bahan persyaratan paten indikasi geografis salah satu potensi dan ciri khas daerah Kutai Barat”, Terangnya

Ketua Tim pendamping ahli Ni Made Armini Wiendi (Bioteknologi Tanaman), mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilaksanakan selama 2 tahun, untuk melakukan kajian budidaya tanaman doyo; yang meliputi perbanyakan konvensional dan bioteknologi, penanaman dan budidaya dalam peningkatan tanaman doyo, serta mendampingi BP3D Kutai Barat melakukan konservasi tanaman doyo.

Hasil Akhir dari langkah penyelesaian pekerjaan antara lain; melanjutkan penanganan demplot (demonstration plot) merupakan metode penyuluhan pertanian kepada petani dengan cara membuat lahan percontohan hingga umur 6 bulan.

Menurut kajian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tanaman demplot lebih lemah seratnya dibanding tanaman lokal (tumbuh asli dari alam), kemudian kekuatan serat daun doyo antara daun yang mendapat naungan dari tumbuhan sekitar lebih kuat seratnya dibandingkan yang tanpa naungan atau pada lahan terbuka dan telah dilakukan sosialiasi kepada masyarakat pada Agustus 2019 terkait budiday tanaman doyo tersebut . Kominfo Dpn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>