Kabupaten Kutai Barat

Panen Raya Kampung Long Iram Seberang

KB-8-Panen Raya (3)

SENDAWAR – Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan SE melakukan panen raya padi dilahan seluas 70 Hektar dan pengisian lumbung padi diareal persawahan Meladuq Kampung Long Iram Seberang Kecamatan Long Iram. Selasa (7/2).

Lebih lanjut Wabup menuturkan, dengan panen raya dan pengisian lumbung padi diharapkan masyarakat bisa semakin sejahtera, dengan peningkatan hasil produksi dari 4,8 Ton hasil setiap hektar diharapkan kedepan bisa meningkat menjadi 5-6 ton/hektar. Turut hadir Angota DPRD Kubar, para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kubar,

Wakil Bupati Edyanto Arkan Melakukan didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Melakukan Panen Raya Padi Diareal Persawahan Meladuq Kampung Long Iram Seberang Kecamatan Long Iram

Wakil Bupati Edyanto Arkan Melakukan didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Melakukan Panen Raya Padi Diareal Persawahan Meladuq Kampung Long Iram Seberang Kecamatan Long Iram

Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten, Kapolsek, Koramil Long Iram serta Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Long Iram.

Dalam kesempatan tersebut Wabup berharap, melalui panen raya ini petani mendapatkan manfaat lebih tinggi, melalu pemasaran dalam bentuk beras yang sudah dikemas, sehingga petani mendapatkan nilai tambah. Oleh sebab itu KTNA diharapkan tidak hanya memproduksi padi tetapi juga menjual beras dalam kemasan sehingga pertanian ini lebih tersemangati untuk mamaksimalkan lahan maupun tenaga yang ada.

Pemerintah juga tentunya memberikan dukungan melalui Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas sarana produksi maupun fasilitas penunjang lainnya, seperti pengelolaan sawah memalui teknologi yang menggunakan mesin, perbaikan mutu benih/benih unggul seperti yang ada sekarang, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi perhektarnya. Selain itu kita juga menginginkan penurunan biaya produksi melalui perhitungan-perhitungan komponen yang mempengaruhi seperti biay
a tenaga kerja/biaya produksi sehingga beban dan nilai pokok dari beras akan lebih murah.

Dalam kesempatan tersebut Wabup berharap Kecamatan Long Iram bisa memproduksi Padi/Beras tidak untuk masyarakat Long Iram tetapi bisa dijual dan dipasarkan untuk masyarakat Kubar. Pemasaran bisa melalui TP PKK Kabupaten dan Korpri, karena beras yang diproduksi para petani memiliki keunggulan karena beras baru, selain itu rasa lebih enak, wangi, dan tanpa pengawet karena konsumen mendapatkan beras yang langsung dari hasil persawahan yang ada.

Kecamatan Long Iram juga diharapkan menjadi salah satu daerah lumbung padi di Kubar, karena hasil produksi rata-rata setiap hektar mencapai 4,8 ton gabah ini cukub bagus, dengan demikian Camat dan kepala BPP bisa terus meningkatkan semangat membina petani yang ada.

Berkaitan dengan infrastruktur jalan yang belum maksimal, maka Pemkab Kubar terus berupaya mengakomodir usulan dari tingkat dasar seperti RT, Kampung dan Kecamatan. Untuk mengakomodir usulan tersebut tentu disesuaikan dengan kemapuan dan kecukupan anggaran Kabupaten. Oleh sebab itu apabila kegiatan yang diusulkan belum tertampung dalam APBD maka melalu ADD, dan ADK bisa dimemulai secara bertahap.

Wakil Bupati Edyanto Arkan Menyerahkan Bibit Padi Kepada Petani Berasal Dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kaltim

Wakil Bupati Edyanto Arkan Menyerahkan Bibit Padi Kepada Petani Berasal Dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kaltim

Dalam kesempatan yang sama kepala Dinas Pertanian Ir Finsen Allotodang M Si menjelaskan, pihaknya melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi penanaman padi baik padi sawah maupun padi gunung, karena di kubar ini baru sekitar 20 persen lahan yang ada dimanfaatkan, jika bisa ditingkatkan 30 persen maka bisa 2/3 dari kebutuhan beras di Kubar akan terpenuhi. “Saat ini baru sekitar 34 persen, kebutuhan beras masyarakat Kubar diproduksi di Kubar, selebihnya didatangkan dari luar daerah,” kata Finsen.

Selanjutnya Finsen juga menjelaskan kebutuhan beras di Kubar selama setahun berkisar 16 ribu Ton lebih, sementara produksi petani di Kubar hanya sekitar 7500 Ton beras, jumlah tersebut kurang dari setengah beras yang dibutuhan masyarakat Kubar.

Untuk 2017 ada program upaya khusus dari pusat dan Kubar mendapatkan jatah 1000 hektar lahan, yang dibantu benih dengan total bantuan 27 Ton benih untuk 1000 hektar. Yang tersebar di 5 kecamatan sentra produksi di Kubar, yakni Kecamatan Bongan, Mook Manaar Bulatn, Barong Tongkok, Mauara Pahu dan Nyuatan. Untuk benih sendiri akan dibagikan berdasarkan luasan lahan yang akan dikembangkan, dimana setiap hektar mendapatkan jatah 27 kg benih.(hms10)