Kabupaten Kutai Barat

Mentiadakan Roda Dua Ikut Pawai Demi Keselamatan

KB-14- Pimpin Rapat

SENDAWAR– Panitia Hari Besar Islam (PHBI) mengadakan Rapat persiapan pawai takbir menyambut hari raya Idhul Fitri 1438 H. Rapat yang dipimpin Ketua PHBI Kubar, H Edy Achmadi mengundang juga perwakilan dari Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kubar, H M Isnaini, Polres Kubar, Perwakilan Kodim 0912 Kubar, Satpol PP- Linmas Kubar, serta melibatkan Humas Protokol Setkab Kubar bertempat Aula di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, Senin (12/6) kemarin.

Dalam Rapat tersebut untuk duduk bersama membahas persiapan Pawai Takbir. Juga membahas agenda penting lainnya, acara halal bihalal yanKB-14- Peserta Rapatg rencananya akan dilaksanakan 3 Juli 2017 mendatang. Dalam Rapat tersebut menghasilkan kesepakatan mentiadakan roda dua untuk ikut dalam Pawai Takbir tersebut. Kesepakatan ini diambil mengingat menjaga keselamatan bagi pengendara roda dua dan kelancaran pawai. Hal ini diungkapkan Ketua PHBI Kubar, H Edy Achmadi dalam Rapat tersebut.

Tidak hanya itu, larangan berikutnya jenis kendaraan truk  diatas roda empat juga tidak dibolehkan ikut, dengan alasan body truck yang terlalu tinggi. Sebab di khawatirkan mengganggu jaringan kabel yang melintas di atas jalan, ujarnya. Penentuan rute yang akan dilewati bagi peserta rombongan Pawai Takbir nantinya, demi kenyamanan para peserta Pawai Obor. Dalam pawai nanti akan dilombakan juga  bagi peserta yang mampu  menghias mobilnya dengan baik dan menarik. Kriteria penilaian lainnya diharapkan suara takbir berasal dari peserta yang ikut bukan  berasal dari pita kaset suara, jelas H Edy Achmadi.

Sementara itu acara halal bihalal direncanakan dilaksanakan di Alun-Alun Itho Pemkab Kubar, mengingat luasnya lahan parkir di tempat tersebut. “Secepatnya PHBI akan menulis surat perizinan kegiatan yang akan dialamatkan ke Polres, Kodim, serta Instansi terkait lainya berkenaan dengan acara ini, “ tuturnya. Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Polres Kubar Kompol, Sarman mengatakan  mendukung hasil kesepakatan ini. Beliau dan jajarannya senantiasa mem-Back Up  jalannya kegiatan sesuai hasil kesepakatan bersama.

Petasan ataupun mercon dilarang digunakan  dalam pawai ini. Kalaupun ada yang mencoba membunyikan atau memperdagangkan, anggotanya siap mengamankan pelakunya, tegas Sarman. Sarman juga meminta rute perjalanan segera di tentukan. Berdasar kesepakatan awal pawai dimulai dari alun-alun Itho Pemkab Kubar dan berakhir di masjid Islamic center, jelasnya. Sementara itu Kakankemenag, H M Isnaini menyarankan apabila kesepakatan telah tercapai segera dipublikasikan dan di iformasikan agar masyarakat mengetahuinya, mengingat waktu pelaksanaan sudah tidak lama lagi.

“Kebanyakan peserta pawai dari kalangan pelajar sekolah menengah, oleh karena itu informasi sebaiknya juga di berikan kepada pihak sekolah, “pintanya. Usai rapat seluruh jajaran terkait yang  ikut dalam rapat ini langsung meninjau rute pawai, mencari kendala  yang mungkin ditemui di perjalanan. Berdasarkan informasi ada badan jalan di Jalan A. Yani mengalami longsor sehingga rute ini dialihkan ke jalan Diponegoro Melak ulu. (hms19)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>