Kabupaten Kutai Barat

Kutai Barat Kembangkan Qori dan Qoriah

KB-28- Serius.jpg (2)

SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen untuk mengembangkan Qori dan Qoriah yang ada di Kubar, dengan memaksimalkan potensi yang ada sehingga tidak mengambil Qori ataupun Qoriyah dari luar Kabupaten ataupun dari Propinsi lain. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Kutai Barat, H Edyanto Arkan ditemui sesaat setelah menerima beberapa unsur dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pelaksana Untuk Kuota Haji di ruang kerjanya baru-baru ini.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akan menjadi tuan rumah MTQ Ke-39 tahun 2017. Penetapan ini juga sesuai Surat Keputusan Gubernur Kaltim tentang Penetapan Penyelenggara MTQ Ke-39 tahun 2017, pelaksanaan tersebut dilaksanakan pada bulan Mei 2017 yang akan datang.

Wabup menuturkan, Kontingen Kabupaten Kutai Barat ikut ambil bagian dan mengikuti berbagai macam lomba. Adapun berbagai jenis lomba baik dari pembacaan Al-Qur’an, kaligrafi dan lain sebagainya. “ LPTQ Kab Kubar akan mengoptimalkan melakukan pembinaan yang intensif  didalam pembinaan Qori dan Qoriah Kabupaten Kutai Barat ditahun-tahun yang akan datang. Bagaimana bentuknya, minimal pembinaan dilaksanakan mulai dari tingkat Kecamatan, ataupun pendalaman dengan dibentuknya training center. Sehingga potensi yang ada dapat dipoles kembali bahkan dikembangkan, “bebernya.

Dengan adanya kesepakatan tidak mengambil dari luar akan menyambut baik dengan mengoptimalkan Qori dan Qoriah yang ada, pungkasnya.

Persiapan Kontingen Kubar, Wabup mengatakan sudah mulai dari sekarang. Dimana Qori dan Qoriah yang terpilih diambil dari pemenang pada kegiatan MTQ Tingkat Kabupaten 2016 yang lalu.

“ Sekarang dipersiapkan berupa training center  serta akan diberikan pembinaan lebih lanjut secara intensif. Salah satunya menghadirkan Pembina dari luar Kabupaten yang berkompeten yang memiliki pengalaman di tingkat propinsi maupun tingkat nasional. Pembinaan tersebut berupa guru-guru mengaji yang telah memenuhi standar, sehingga peserta dapat meningkatkan potensi diri,” ” jelasnya.

Disinggung mengenai kendala, Wabup menuturkan diantaranya kurangnya Qori dan Qoriah kita yang berpeluang di Tingkat Nasional dan dapat ikut serta pada tingkat Nasional. Jangan putus asa akan hal tersebut. Mengharapkan juga adanya partisipasi seluruh lapisan masyarakat dan juga pihak-pihak lainnya, tutur Wabup lagi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, H Isnaini berharap ada perhatian yang besar seperti penganggaran dalam rangka intensifkan pembinaan Qori dan Qoriah di Kubar. “ Mudah-mudahan dengan dana ini bisa menopang potensi-potensi bagi peserta sehingga bisa memotivasi,”ujarnya.  (hms 19)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>