Kabupaten Kutai Barat

Kuota Haji Kubar Bertambah

KB-28- Serius.jpg (2)

SENDAWAR- Kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud  ke Indonesia beberapa waktu yang lalu rupanya berimbas positif untuk umat Islam di Kaltim dan Kutai Barat khususnya. Kuota jemaah haji seluruh negara mulai tahun ini kembali normal, setelah dalam empat tahun terakhir mengalami pemotongan sebesar 20% karena adanya renovasi Masjidil Haram.Pihak kerajaan menambah kuota haji tahun ini, sehingga Kuota Indonesia pun kembali menjadi 221.000 Jemaah Haji, dimana sebelumnya 168.800 Jemaah Haji.

Wakil Bupati Kutai Barat, selaku Koordinator Penyelenggaran Haji Daerah, H Edyanto Arkan ditemui saat menerima unsur dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pelaksana Untuk Kuota Haji di ruang kerjanya baru-baru ini. Wabup menuturkan, Kutai Barat mendapatkan tambahan kuota 2017 sebanyak 92 jemaah haji regular ditambah satu orang Petugas haji daerah atau TPH, sehingga menjadi 93 Jemaah Haji. Dimana sebelumnya kuota haji 2012 sebanyak 69 jemaah haji regular ditambah satu orang Petugas haji daerah atau TPHD.

Adapun, lanjut Wabup dari seluruh jumlah kuota 92 jemaah haji regular tersebut terdiri dari 86 jemaah haji regular ditambah satu orang Petugas haji daerah atau TPHD. Kemudian, Indonesia mendapatkan tambahan 10 ribu kuota haji yang dibagi seluruh Indonesia. Dari jatah 10 ribu tersebut Propinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara mendapatkan sebanyak 193 kuota Jemaah haji regular. Sehingga, Kabupaten Kutai Barat mendapatkan jatah sebanyak 6 kuota jamaah haji. Dengan demikian, 86 jemaah haji regular ditambah satu orang Petugas haji daerah atau TPHD ditambah lagi 6 kuota tambahan. Mudah-mudahan tambahan tersebut terealisasi, tutur Wabup.

Dengan tambahan kuota ini, lanjutnya patut disyukuri sebab daftar tunggu menjadi diperpendek. Dimana sebelumnya daftar tunggu 16 tahun menjadi berkurang tiga tahun menjadi 13 tahun. Dan fasilitas yang dinikmati bagi Jamaah Haji Indonesia umumnya dan Kubar khususnya baik dari lokasi pemondokan, dan fasilitas lainnya dapat lebih ditingkatkan lagi.

“Kepada masyarakat untuk jangan lalai dan lebih mempersiapkan diri. Karena, mengingat daftar tunggu yang diperpendek waktu tunggunya. Sehingga, masyarakat lebih siap untuk melakukan persiapan-persiapan melaksanakan berbagai rangkaian haji. Seperti manasik haji, persiapan mental dan sebagainya. Mudah-mudahan semua terlaksana dan masyarakat Kubar bisa mempersiapkan diri,” imbau Wabup.

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Kutai Barat, H Isnaini menambahkan untuk estimasi biaya hingga saat ini masih dalam proses pembahasan di DPRD RI Pusat bersama dengan Pemerintah untuk mencapai hal sepakat.

“ Dokumen Administrasi Petugas Ibadah Haji (DAPIH) atau estimasi biaya Kabupaten Kubar pada tahun 2016 yang lalu sekitar 37,5 juta. Mudah-mudahan tahun 2017 sudah ada kepastian dari estimasi biaya tersebut,” harapnya.  (hms 19)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Banner

Tweets