Kabupaten Kutai Barat

Kubar Siap Terapkan Sistem SP2D Online

2017.SINERGI

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyambut baik dan siap menerapkan sistem aplikasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online.

“Kami sangat menyambut baik adanya sistem SP2D secara online dan segera diterapkan. Semoga sistem aplikasi SP2D tersebut, memudahkan proses pencairan,” tegas Bupati Kubar FX Yapan. Saat di temui disela – sela menghadiri acara soft launcing SP2D online yang terintegrasi dengan sistem informasi manajemen daerah (Simda) keuangan dan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) implementasi SP2D online, pada pemerintah daerah, di wilayah Kaltim dan Kaltara, Kamis 2/11. Di Sapphire I Ballroom Hotel Grand Tjokro Balikpapan.

Dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak. Langkah itu sejalan dengan imbau Gubernur Kaltim mewajibkan kepada kepala daerah dan walikota se-Kaltim, agar menerapkan sistem aplikasi SP2D secara online, di wilayahnya masing-masing.

“Hal ini menuju pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif dan efisien,” imbuh Gubernur saat membuka acara tersebut.

Di mana penandatanganan perjanjian kerjasama itu terkait implementasi kas daerah (kasda) online berbasis Simda Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang terintegrasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan kas daerah yang lebih baik dengan membangun cashless system.  Guna menekan penyalahgunaan keuangan daerah di Kaltim dan Kaltara.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kubar, Sahadi mengatakan sebagaimana  yang diketahui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tersebut menyatakan bahwa dalam melakukan pencairan giro kas daerah wajib menggunakan SP2D sebagai dokumen yang sah.

“Sementara itu, rencana pemberlakuan implementasi transaksi non tunai pada pemerintah daerah kabupaten/kota dilaksanakan pada 1 Januari 2018 mendatang,”ujarnya.

Sistem aplikasi SP2D ini merupakan aplikasi web, sehingga dapat diakses dengan cepat melalui komputer, di organisasi perangkat daerah (OPD) nya masing-masing terutama di wilayah Kubar. Hanya saja saat ini, untuk di Kubar masih terkendala dengan permasalahan jaringan internet yakni kapasitas jaringannya sekarang, sudah overload.

“Untuk mendukung agar sistem aplikasi SP2D ini lancar, kita akan melakukan koordinasi dan bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, serta informasi dan teknologi (IT) baik, Bankaltim dan BPKP,” jelasnya.

Serta akan melakukan sosialisasi implementasi SP2D online kepada OPD di Kubar. rencana akan dilaksanakan akhir Desember 2017 mendatang,”imbaunya. (ADV/hms6/NAW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Banner

Tweets