Kabupaten Kutai Barat

Kubar Kembali Raih WTP

2017.2905.predikat

Sudah Dua Kali Mengantongi Predikat WTP Selama Kepemimpinan FX Yapan SH dan H Edyanto Arkan SE

SAMARINDA Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) di bawah kendali FX Yapan SH dan Wakilnya H Edyanto Arkan SE kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kedua kalinya selama pemerintahannya berjalan.

Predikat ini diraih saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun 2016 Kabupaten Kota se-Kalimantan Timur berlangsung di gedung BPK Perwakilan Provinsi Kaltim. Pukul 14.00 WITA yang dihadiri oleh 10 Kepala Daerah dan Ketua DPRD se Kaltim berserta OPD terkait.

Di mana pemeriksaan atas LKPD tahun anggaran 2016 merupakan pemeriksaan atas pertanggungjawaban Pemerintah Daerah atas Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016. BPK melaksanakan pemeriksaan berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara. Standar tersebut mengharuskan BPK mematuhi kode etik BPK serta merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan tersebut bebas dari kesalahan penyajian material.

BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kewajiban konstitusional menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas LKPD Kabupaten/Kota di Provinsi Kaltim Tahun Anggaran 2016 kepada DPRD dan Pemerintah Daerah. Hal ini sesuai dengan ketentuan pasal 23E ayat (2) UUD 1945, pasal 17 ayat (2) dan (3) UU No. 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung jawab Keuangan Negara Jo pasal 7 ayat (1) UU No. 15 Tahun 2006 tentang BPK.

Dalam acara ini dilakukan penandatanganan dan penyerahan berkas juga pemberian penghargaan kepada Kabupaten atau Kota yang menerima Opini terkait LKPD tahun 2016 yang salah satunya Kutai Barat berhasil memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Laporan hasil pemeriksaan atas LKPD memuat Opini berdasarkan empat kriteria yaitu kesesuaian dengan standar akuntansi Pemerintahan, kecukupan kelengkapan, kepatuhan pada peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Bupati Kutai Barat FX Yapan ditemui usai acara menjelaskan WTP ini adalah sesuai cita-cita, oleh karena itu dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu beliau mengingatkan para OPD bahwa ia memimpin tidak banyak kepentingan dan intervensi karena hal itu bisa merusak sistem. “Kedua laporan keuangan harus tertata dan terdata dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Hasil yang dicapai hari ini adalah kerja sama yang baik antar Pemimpin Daerah, Inspektorat, Badan Keuangan dan OPD lainnya “saya sangat berterima kasih”, katanya.

Selanjutnya Ia mengatakan terkait dengan defisit anggaran dalam kebijakan pengelolaan keuangan “keadaan defisit saat ini bukan penghalang dalam pembangunan tetapi  kita harus lebih berhati-hati atau bijak mengelola oleh sebab itu sebagai Bupati saya mengajak seluruh OPD mari membangun Kubar bukan karena keinginan tetapi karena kebutuhan, maka saya harap masing-masing OPD tahu apa kebutuhan yang paling diutamakan, dengan defisit ini kita lebih terampil dan bisa memprioritaskan dan harus berhati-hati apalagi terkait laporan keuangan harus diperketat lagi, harus sesuai aturan, harus logis dan kiranya hasil terbaik yang akan kita raih bersama-sama untuk Kutai Barat Hari esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini”, ungkapnya.

Kemudian Inspektur Inspektorat Robertus Bellarminus Belly Djuedi Widodo menuturkan “bersyukur Kubar bisa mempertahankan WTP, kami dari Inspektorat sebisa mungkin memfasilitasi hal-hal yang menjadi catatan dari BPK agar bisa  segera diperbaiki, tahun ini dan tahun kedepannya akan mengoptimalkan fungsi aplikasi terkait E-Planning atau KAS Online yang bisa mencegah hal-hal tidak benar terhadap anggaran, nanti kami juga akan kerjasama dengan BKAD terkait aset agar kita bisa memperoleh WTP yang lebih baik lagi”, harapnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah Sahadi mengatakan. “Terkait Opini WTP ini hal yang baik sekali untuk Kubar, untuk kedepannya kiranya kita (KUBAR) bisa mempertahankan dan nantinya akan ada banyak sekali pembenahan juga penambahan aplikasi untuk memudahkan dalam pengontrolan pengelolaan keuangan”, tutupnya.(ADV/hms11/NAW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Banner

Tweets