Kabupaten Kutai Barat

Keluarga Sebagai Pelopor Dalam Pencegahan Peredaran dan Penggunaan Narkoba

KB-15-Wabup (2)

Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan SE yang juga ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) mengajak 209 pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten, serta pengurus cabang di enam Kecamatan yang baru saja dilantik untuk menjadi pelopor dalam pencegahan, peredaran dan penggunaan narkoba di Kubar dimulai dari dalam lingkungan keluarga, Minggu (12/2).

Wabup juga menuturkan, dengan keberadaan dari BKMT kedepan tentunya akan memiliki ribuan anggota, ibu-ibu majelis taklim dari keanggotaan tersebut tentu memiliki anggota keluarga dan anak-anak. “Ada satu hal yang perlu kita ingatkan yakni adanya penyakit sosial perkembangan penggunaan narkoba yang cukup tinggi sekarang ini. Kita harus lebih waspada kedepan dan untuk anggota keluarga yang sudah terkena jangan dikucilkan, rangkul mereka karena mereka juga ingin keluar dari permasalahan tersebut,” terang Wabup.

Dalam kesempatan tersebut Wabup meminta agar para ibu mengenali ciri-ciri pengguna narkoba, serta mengetahui apa pengaruh narkoba terhadap kesehatan dan apa kemungkinan dampak hukum dari pengunaan narkoba tersebut, karena jika menggunakan narkoba akan menjadi bencana bagi pribadi yang bersangkutan dan keluarga, serta menjadi bencana bagi masa depannya.

Wabup juga berpesan kepada ibu-ibu majelis taklim, agar dalam kegiatan pengajian bisa mengundang narasumber dari Polres Kubar, Dinkes Kubar untuk menjelaskan bagaimana pengaruh narkoba terhadap tubuh, dan dampak hukum yang terjadi bagi yang bersangkutan. Dengan demikian penyampaian masalah narkoba dan penanganan secara hukum bisa diketahui, serta mengetahui proses penyembuhan ketergantungan narkoba dengan cara rehabilitasi.

“Rehabiliitasi bawasanya tidaklah melanggar hukum jika ada anggota keluarga yang terkena narkoba, dengan cara mememinta rehabilitasi secara mandiri, sebelum proses hukum artinya jika kita tahu ada keluarga kita yang menggunakan narkoba kita minta untuk direhab, pihak kepolisian tidak akan menangkap apabila menyatakan diri untuk direhab, jika sudah tersangkut kasus hukum maka rangkaiannya sulit dan panjang hal tersebut sudah di diskusikan dalam forum BNK,” tegas Wabup.

Di Kubar ada yang namanya Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) yang mana jika ada masyarakat yang mau berkonsultasi terkait masalah narkoba di Kubar bisa dilakukan di IPWL, karena di IPWL sudah ada beberapa dokter yang dilatih untuk dapat digunakan untuk berkonsultasi bagi masyarakat yang anggota keluarganya ada yang mengunakan narkoba.

Sekali lagi diharapkan melalui anggota BKMT mampu membantu mencegah dan mengurangi peredaran pengunaan narkoba di Kubar. Apabila masalah narkoba ini kita biarkan, maka pembangunan baik fisik maupun mental akan sirna karena generasi muda kita terkena pengaruh narkoba, oleh sebab itu sejak dini harus kita jaga dan kita sayangi dengan cara merangkul seluruh generasi muda. Karenanya Pemkab Kubar memberikan dukungan penuh  kepada BKMT karena ini merupakan niat strategis untuk mencerdaskan bangsa dan Negara.(hms10)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>