Kabupaten Kutai Barat

Kantor Kas Belum Standar Melayani Kondisi Normal Pegawai dan Masyarakat, Bank Kaltimtara Usul Penambahan Luas Bangunan BLUD RSUD HIS, Senin (25/03/2019)

BLUD RSUD Harapan Insan Sendawar

Rapat Tindak Lanjut Kerja Sama Pemanfaatan Tanah Aset Pemerintah Kutai Barat untuk BLUD RSUD Harapan Insan Sendawar. Kominfo Jen/Afn.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah, bidang Kekayaan dan Aset, mangadakan rapat terkait tindak lanjut kerja sama pemanfaatan aset tanah Pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang dilakukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), di Ruang Rapat Koordinasi Lantai III Sekretarit.

BLUD RSUD Harapan Insan Sendawar, merupakan bagian dari perangkat Pemerintah Daerah yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktik-praktik bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.  Salah satu fasilitas yang ada di RSUD HIS yaitu Kantor Kas BPD Kaltim yang dianggap bangunannya belum standar dengan ketentuan, hanya berukuran 4×4 m, di mana tidak hanya melayani orang sakit serta keluarga tapi juga melayani masyarakat yang ada di sekitarnya.

Bankkaltimtara Pimpinan Cabang Sendawar Yudhi Susatyo mengungkapkan, rancena pembangunan kantor Kas yang berada di RSUD HIS merupakan Kantor Kas pertama dan terbesar untuk level kantor kas yang ada di Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu berjumlah 14 kantor kas.

Bank BPD sendiri sudah memberikan surat kepada RSUD HIS terkait penambahan perluasan lokasi dan mendapat jawaban pada tanggal 9 Oktober 2018 untuk proses selanjutnya yaitu tanggal 12 Februari 2019 bersama rekan-rekan BKAD dan HIS dilakukan peninjauan lapangan.  Untuk tempat kantor kas di HIS dan BLUD HIS sudah menyerahkan mekanisme kepada BKAD agar dapat berjalan dengan baik dalam pemanfaatan aset tanah sesuai aturan yang harus di penuhi.

“Sementara Kantor Kas yang ada sekarang, dianggap belum memenuhi standar dimana ukuran hanya 4×4 meter persegi, kondisi normal pegawai dan masyarakat kurang layak supaya dapat dilakukan penambahan lokasi yaitu 8×15 meter persegi, karena nantinya kantor kas yang diperuntukan untuk Rumah Sakit Umum ini, tapi tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat umum sehingga perlunya perluasan Kantor Kas.” Terang Yudhi Susatyo

Kepala Bidang Kekayaan dan Aset Rion mengatakan BLUD RSUD HIS punya otoritas dalam pengelolaan keuangan secara otonom dalam mengatur dan menggunakan, sementara dalam Permendagri 19 tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, Aset berperan sebagai fasilitasi dalam memberikan persetujuan melalui Surat Rekomendasi Bupati Kutai Barat. Rumah sakit memiliki wewenang dalam penempatan lokasi dan Bank BPD menjadi penanggung jawab dalam pembangunan. “Setelah Surat Rekomendasi Bupati ada, baru HIS dan Bank BPD dapat menindaklanjuti pembangunannya.” Jelas Rion

Kepala Tata Usaha RSUD HIS Kristin Palentina menyampaikan lokasi yang akan digunakan sebagai bangunan kantor kas berada di sebelah kiri dari depan HIS, lahan kosong yang belum ada rencana pembangunan.  Hapannya kedepan agar pembangunan dapat dilaksanakan dengan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Kominfo Jen/Afn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>