Kabupaten Kutai Barat

Hari Jadi Ke-19 Tahun Kabupaten Kutai Barat,  Sebagai Momentum Pembenahan Berbagai Aspek Pembangunan Kabupaten Kutai Barat Mendatang (2/11/2018)

1 Dialog Publika TVRI KALTIMoke

Dialog interaktif prorgam acara TVRI KALTIM bersama Pemerintahan Kabupaten Kutai. Photo kominfo36. diskominfo.kutaibaratkab.go.id

Bupati Kutai Barat FX. Yapan menyampaikan diusia yang Ke-19 tahun Kabupaten Kutai Barat,   pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi  salah satu prioritas  utama dalam rangka menjawab pemerataan pembangunan Kutai Barat dengan wilayah yang sangat  luas, yang  terdiri dari 16 kecamatan, 190 kampung/desa dan 4 kelurahan, untuk infrastruktur antara kampung ke kecamatan dan kecamatan ke kabupaten secara bertahap, konsisten dan berkelanjutan. Terdapat 12 lokasi daerah yang terdata dan terisolir menjadi prioritas, “karena ini merupakan jalur ekonomi, sebagai contoh kecamatan Muara Pahu dan Penyinggahan merupakan sentra perikanan budidaya dan ikan tangkap”, dengan prinsip 5 M, yaitu mendengar, melihat, merasakan, menganggarkan dan melaksanakan sehingga output pembangunannya dapat  memenuhi kebutuhan masyarakat secara tepat, efektif dan efisien.

Sementara Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan peran aktif berbagai stakeholders kepada pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam melaksanakan pembangunan terutama bidang ekonomi kerakyatan dimana terdapat puluhan bahkan ratusan ribu jiwa yang bergantung pada sektor ini, berkenaan dengan hal tersebut Pemerintah Kutai Barat telah meluncurkan program yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi kerakyatan berupa kegiatan peremajaan perkebunan karet, pengembangan perkebunan Kelapa Sawit dan budidaya singkong gajah, demikian juga sektor lainnya terus ditingkatkan seperti bidang Perikanan dan Pertanian. Untuk mendukung hal tersebut pemerintah Kutai Barat tidak hanya memfasilitasi, menyediakan dan atau membenahi sektor hulu ekonomi kerakyatan  tetapi juga memfasilitasi sektor hilir berupa pendampingan pengelolaan produk, bahkan sampai pada pasilitasi pemasaran produk-produk ekonomi kerakyatan.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Yacob Tullur, juga menyampaikan terkait pengelolaan anggaran, “Kabupaten Kutai Barat masih relatif mengandalkan dana perimbangan dari pemerintah pusat dan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, sementara anggaran yang  bersumber dari PAD Kabupaten Kutai Barat masih relatif kecil sehingga pengelolaan dan pemanfaatan anggaran  harus dikelola sedemikian rupa agar pembangunan daerah dapat dilaksanakan secara maksimal dengan memprioritaskan pada skala prioritas dan super prioritas yang berdampak pangsung kepada masyarakat dan yang sifatnya sangat mendesak.“, tegasnya. Untuk tercapainya visi misi pembangunan Kabupaten Kutai Barat.

Acara talkshow ini dihadiri oleh, seluruh Kepala OPD Kabupaten Kutai Barat, Kasdim 0912 Kutai Barat, Kepala Polres Kutai Barat, Organisasi Kepemudaan, dan Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kutai Barat serta para pihak terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>