Kabupaten Kutai Barat

Anggota Reses Serap Aspirasi Menjadi Program

KB-16- Dengar Aspirasi

Anggota DPR Propinsi Kalimantan Timur yang juga Ketua DPRD Propinsi Kaltim, H M Syahrun H S melakukan kunjungan ke daerah pilihan (Dapil) Kutai Kartanegara dan Kutai Barat.

Kunjungan tersebut dalam masa Reses atau menyerap aspirasi masyarakat pada Masa Sidang I Tahun 2017 DAPIL IV yakni Kukar dan Kubar.

Meskipun dalam masa libur nasional reses tersebut tetap dilaksanakan di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU)  kampung Lambing, Kecamatan Muara Lawa, Rabu (15/2).

Wabup Kubar, H Edyanto Arkan, didampingi Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kubar, Ir. H Achmad Sofyan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pilip, Anggota DPRD Kubar, Mulyadi Effendi, Camat Muara Lawa, Suhaimi.

Wabup Kutai Barat, H Edyanto Arkan menyambut baik kegiatan reses ini, dalam rangka menampung aspirasi masyarakat. Di mana berbagai keluhan sebagian perlu menjadi perhatian Kabupaten Kubar dan sebagaian perlu perhatian dari Propinsi Kaltim.

“ Seperti halnya dengan jalan, untuk itu dengan kewenangan beliau dapat dianggarkan dan realisasikan. Kita ketahui, rusaknya karena arus angkutan karet, rotan, sawit yang sering lewat jalan tersebut yang melebihi kapasitas yang ada.

Serta juga seringnya banjir yang mengakibatkan jalan menjadi rusak tentunya, ini menjadi perhatian yang serius dari pihak Pemerintah Propinsi. Sehingga, ini memerlukan keseriusan penanganan sehingga cepat teratasi. Berharap kepada pemerintah Propinsi agar bisa menjadi perhatian masyarakat,” jelasnya.

Dijelaskan Wabup, beberapa titik jalan yang rusak diantaranya simpang Blusuh (Kecamatan Siluq Ngurai), Simpang Kalteng (Kecamatan Muara Lawa), hingga ke simpang Mencimai ( Kecamatan Barong Tongkok).

Serta yang menjadi perhatian Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Melak dan Mook Manaar Bulatn yang harus segera dalam penyelesaiannya, ujar Wabup.

Sementara itu, Anggota sekaligus Ketua DPR Propinsi Kaltim, HM Syahrun menambahkan terimakasih kepada warga DAPIL Kukar dan Kubar pada pemilihan yang lalu. Reses yang menjadi kewajiban pada tiga kali dalam setahun.

“ Salah satu fungsi DPR yakni mengawal program-program dimana ingin secara langsung mengetahui pokok-pokok pikiran dan menyerap aspirasi dari masyarakat. Tentunya apa yang disampaikan akan menjadi pemikiran wakil, tentunya tidak semua melihat keterbatasan anggaran yang ada,” ujarnya.

Selama saya Reses tidak pernah disambut oleh Wakil Bupati, biasanya hanya Camat saja. Ini suatu kehormatan yang membuat saya bahagia dan bangga menjadi perhatian langsung oleh Kepala Daerah di Dapil saya, beber Pria yang akrab dengan panggilan H Alung.

Tentunya, dalam hal ini saya juga membawa Ibnu Abbas selaku Perwakilan PU Propinsi Kaltim, Yusdi Ismawan selaku PPATK dan Perwakilan Dinas PU Propinsi Kaltim.

Informasi yang disampaikan tahun ini jika memang anggaran yang tersedia, maka akan langsung dikerjakan, reses kali ini membawa perwakilan dari Dinas PU Propinsi Kaltim dan juga Perwakilan BAPPEDA Propinsi Kaltim. Tentunya juga menjadi tugas – tugas dari kami selaku anggota DPRD untuk mengawal program-program dan perhatian yang besar terhadap jalan-jalan poros di Kaltim. Meskipun dengan keterbatasan anggaran , karena dengan baiknya jalan dapat menyingkat waktu perjalanan dan memberikan kenyamanan pada pengguna jalan,  jelasnya.

Selaku anggota DAPIL semaksimal mungkin memberikan perhatian  dan terbaik serta maksimal pada masyrakat.

Camat Muara Lawa, Suhaimi menyampaikan beberapa hal yang menjadi keluhan dari masyarakat. Terutama yakni, kondisi jalan yang rusak yang merupakan jalan Trans Kalimantan. Jalan-jalan yang rusak ini melewati Kecamatan Muara Lawa, dimana pengguna jalan bukan saja masyarakat umum, tetapi angkutan perusahaan juga melewati jalan tersebut. Sehingga, jalan-jalan yang dilewati dengan beban melebihi kapasitas yang ada.

Selama ini sudah berusaha koordinasi dengan CSR perusahaan tambang, namun tidak semuanya bisa terealisasi hanya penanganan sementara dengan menabur batu palu. Nantinya juga dibuat gorong-gorong pinggir badan jalan tersebut, jelasnya.

Kemudian adanya beberapa kegiatan seperti, misalkan perbaikan-perbaikan jalan yang tidak masuk laporannya pada Pemerintahan Kecamatan. Sehingga, pihak Pemerintah Kecamatan tidak memiliki sama sekali data tersebut.

Mohon kedepannya jika ada kegiatan-kegiatan apapun itu, dapat diiformasikan kepada pihak Pemerintahan Kecamatan, pintanya.

Lainnya, yakni bantuan pada pembangunan Masjid yang menghabiskan dana tidak sedikit. Serta pembebasan lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bagi sampah yang ada di Kecamatan Muara Lawa, serta juga armada angkutan sampah, pintanya lagi.

Mudah-mudahan kedepan dapat bertemu lagi dalam kegiatan Reses mendatang, harapnya.

KB-16- Berbincang

Mendengarkan aspirasi yang langsung disampaikan masyarakat

Diketahui jumlah penduduk Kecamatan Muara Lawa sebanyak 6.809 Jiwa, dengan  laki-laki dengan jumlah 3.508 jiwa, perempuan sebanyak 3.301 jiwa dan 1.858 Kepala Keluarga yang tersebar di 8 kampung serta 29 Rukun Tetangga (RT). (hms 19)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>