Kabupaten Kutai Barat

4 Hari Hilang, Kakek Manteh Masih Belum Ditemukan, Tim Tagana Dinsos Kembali Melanjutkan Pencarian, 07/01/2019.

4 Hari Hilang

Memotivasi Asisten III Setdakab. menemui warga masyarakat Kampung Juhan Asa, Kecamatan Barong Tongkok. Foto kominfo. diskominfo.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR – Kakek yang bernama Mateh usia sekitar (70) tahun dilaporkan hilang sejak Jumat (04/01/2019) lalu belum ditemukan, Pemerintah Kutai Barat melalui Tim Dinas Sosial yaitu Tagana (Taruna Siaga Bencana) bersama masyarakat kampung Juhan Asa untuk  melanjutkan pencarian pada hari ini, Senin (07/01/2019).

Bupati Kutai Barat FX. Yapan menyampaikan keprihatinan atas hilangnya warga kampung Juhan Asa Kecamatan Barong Tongkok,  melalui Asisten III Setdakab Kutai Barat Asrani saat bertandang ke rumah kakek Manteh “Terima kasih kepada Dinsos Kutai Barat khususnya Tim Tagana yang berperan aktif dan tanggap membantu masyarakat hingga kemarin sudah melakukan pencarian, dan akan dilanjutkan kembali pada hari ini, selalu menjaga kerjasama semoga kakek tersebut bisa ditemukan.” Harapnya.

Kakek Manteh yang tinggal di RT 01 jalan poros Kampung Juhan Asa, Kecamatan Barong Tongkok tersebut hilang dari rumah di pagi hari. “Saat kami bangun bapak saya sudah tidak ada dari rumah. Karena sampai lewat tengah hari tak kunjung pulang, kamipun minta pertolongan masyarakat setempat dan melaporkan kejadian ini kepada pemerintah kampung setempat,” papar supri(29) anak kandung dari kakek manteh saat menjelaskan kronologi kepada Tim Tagana.

Upaya pencarian oleh warga masyarakat Kampung Juhan Asa, Kecamatan Barong Tongkok. Foto kominfo

Upaya pencarian oleh warga masyarakat Kampung Juhan Asa, Kecamatan Barong Tongkok. Foto kominfo

Petinggi Juhan Asa, diwakili oleh Ketua Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), Senius, memaparkan bahwa upaya pemerintah kampung telah maksimal dan telah memasuki hari ke-3, beragam upaya dilakukan bersama masyarakat menyisir area hutan sekitar tempat tinggal jarak radius 4 kilo meter dari rumah kakek Mateh.  Saat pencarian, warga menemukan sepasang sendal yang diduga milik kakek tersebut disekitar lokasi pemandian berjarak sekitar  300 meter dari rumahnya, namun  tanda keberadaan kakek tersebut belum ditemukan. “Terima kasih kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Barat terutama Tim Tagana yang tanggap langsung turun kelapangan membantu pencarian.  Kami sangat memerlukan bantuan semua pihak.” Ucapnya sembari mengarahkan masyarakat.

Niwir istri dari Kakek Manteh didampingi anaknya Supri (29) mengungkapkan bahwa sang suami sudah lansia, Pikun dan keterbatasan fisik tidak mungkin bisa berjalan jauh dari rumah mereka. “ciri-cirinya berpostur tubuh kurus tinggi dan berjanggut serta rambut putih,” katanya menerangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>