Kabupaten Kutai Barat

15 Orang Ikuti Pelatihan Pendamping Lokal Desa

kb-24-pendamping-lokal-660x330

SENDAWAR- Sebanyak 15 orang ikuti Pelatihan Pratugas Pendamping Lokal Desa (PLD) Propinsi Kalimantan Timur. Ke-15 Pendamping lokal ini akan bertugas di dua tempat yakni, Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu. Dimana 13 orang Pendamping Lokal Desa dari Kabupaten Kutai Barat dan 2 orang Pendamping Lokal Desa dari Kabupaten Mahakam Ulu, berlangsung di Aula Hotel Sidodadi baru- baru ini.

Assisten I, Achmad Sofyan dalam Sambutan Bupati Kutai Barat yang disampaikannya mengatakan kegiatan pembekalan ini sangat berarti dalam  demi optimalisasi peran dan fungsi dari PLD ini. Materi demi materi yang disampaikan akan memperkaya dan memperdalam pemahaman dan pengetahuan saudara dalam mendampingi para aparat desa atau kampung dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, pemberdayaan, pemantauan dan evaluasi pembangunan serta keuangan desa.

Dalam sambutan tersebut juga dikatakan,  dengan Pelatihan seperti ini para peserta dapat mengerti Tugas dan fungsi (Tupoksi) yang diemban. Faktor utama dalam suksesnya pelaksanaan pembangunan kampung, selain ketersediaan dana fokus lainnya yakni sumber daya aparat kampung yang berkualitas. Perlu adanya upaya terwujudnya berkesimabungan dan berkelanjutan, salah satunya kegiatan seperti ini. Dengan demikian, Pendamping Lokal Desa (PLD) ini menjadi bagian kunci dan keberhasilan optimalisasi pembangunan desa.  Dengan demikian PLD yang telah mendapat bekal dan memiliki latar belakang disiplin ilmu yang beragam ini dapat mengaplikasikan pengetahuan, pengalamannya yang dimiliki demi kemajuan pembangunan kampung lebih baik lagi kedepannya.

Dalam sambutan tersebut juga dikatakan Banyak hal yang dapat dan harus dibenahi, dipersiapkan, disertai dengan pengalokasian anggaran yang tepat serta memberdayakan potensi yang dimiliki masyarakat setempat dan jangan lupa untuk senantiasa melakukan monev. Sebab, dengan monev diperoleh ragam informasi dan dijadikan masukan yang baik demi penyempurnaan kegiatan pembangunan desa. “ Ini merupakan bentuk dukungan atas terselenggaranya pemerintahan kampung yang bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Muryanto menambahkan Pelatihan ini merupakan  amanah UU no 6 tahun 2014 tentang Desa, Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2015 tentang Dana Desa yang memiliki fungsi melakukan fasilitasi pelaksanaan perencanaan dan pembangunan desa. Adapun tujuan kegiatan ini memberikan pengetahuan pendamping tentang regulasi terkait desa. Kemudian memberikan orientasi dan pembekalan kepada peserta dalam melakukan pembandingan dilapangan. Dan juga meningkatkan keterampilan pendamping dalam memfasilitasi proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengendalian program.

Selain itu, Kepala Bidang Ketahanan Sosial Budaya Masyarakat pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Propinsi Kaltim, H Musa Ibrahim menambahkan membangun semangat bersama dalam pengembangan pembangunan desa. Semoga peserta yang mengikuti kegiatan ini saat bekerja dilapangan memilliki semua pengetahuan yang telah didapat untuk diaplikasikan secara langsung, harapnya. Turut hadir, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (BPM-PK) Kubar, Faustinus Syaidirahman.  (hms19)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Banner

Tweets